in: News | October 20, 2013 | by: Ozal

Adidas Perkenalkan Smartwatch Berbasis Android

Adidas

Raksasa produsen perlengkapan olahraga, Adidas, resmi memperkenalkan smartwatch layar sentuh TFT 1,45 inci yang dikhususkan untuk atlet lari atau penggemar olahraga bernama miCoach SMART RUN. Arloji pintar ber-platform Android Jelly Bean 4.1.1 itu mampu memonitoring denyut jantung penggunanya, mengukur kecepatan, dan juga dilengkapi teknologi GPS.

Ini menandai langkah awal perusahaan asal Jerman itu untuk masuk ke pasar smartwatch. Uniknya lagi, pengenalan gadget ini seminggu setelah saingan terdekatnya, Nike juga ikut meramaikan produk smartwatth. Keduanya memang dikenal menciptakan pakaian dan sepatu olahrga dan cenderung melakukan persaingan sengit dengan produk andalan mereka masing-masing. Rencananya, Adidas akan melepas secara massal miCoach pada 1 November mendatang di AS dan disusul negara lainnya. Sementara Nike FuelBand SE dilepas di pasaran AS pada 6 November.

Adidas miCoach SMART RUN dibanderol dengan harga cukup mahal, yakni US$ 399 atau dua kali lipat lebih mahal dari yang ditawarkan smartwatch Nike FuelBand SE yang hanya seharga US$ 149. Bedanya, selain dikhususkan untuk segmen penikmat olahraga, smartwatch Adidas menambahkan kemampuan multimedia mendengarkan MP3 melalui headphone yang telah tersambung Bluetooth 4.0, memiliki sistem operasi yang dapat terhubung ke Android, Windows Phone, dan iOS, serta memiliki kapasitas penyimpanan 4GB. Sementara FuelBand SE yang sebenarnya pembaruan dari arloji pintar Nike sebelumnya, hanya bisa terhubung ke iOS guna mengirim data aktivitas olahraga penggunanya.

Dalam hal urusan daya tahan baterai, miCoach memiliki kemampuan unik yang dapat menyesuaikan kebutuhan penggunanya. Terdapat tiga mode yang mempengaruhi daya tahan baterai smartwatch tersebut, yakni mode casual (tidak dipakai untuk mengumpulkan data aktivitas olahraga), mode marathon (mengumpukan data tiap lima detik), dan mode training (mengumpulkan data tiap detiknya). Mode casual dapat membuat bertahan baterai miCoach hingga 14 hari, marathon delapan jam, sementara mode training hanya dapat hidup selama empat jam saja.

“Produk yang saat ini tersedia di pasar hanya menarik bagi kalangan tertentu aja. Padahal kita sedang bergerak menuju era smartwatch yang multifungsi. Kita berharap, mereka (produk Adidas) bisa menjadi leih menarik lagi. Ada kesempatan bagi Adidas di sini, namun seiring startup lain yang juga memasuki sektor wearable device, maka ada kecenderungan untuk berjuang di pasar yang akan semakin ramai ini,” kata analis di Juniper Research, Nitin Bhas, dilansir dari BBC.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES