in: News | November 4, 2013 | by: Ozal

Facebook Gratiskan Akses Penuh ke Filipina

Mulai 31 Oktober lalu, jejaring sosial terbesar di dunia Facebook memberikan akses penuh dan gratis ke seluruh pengguna smartphone di Filipina. Biasanya, Facebook baru menyediakan akses gratis kepada pengguna di negara tertentu asalkan ada kerja sama dengan pihak operator seluler dengan jangka waktu tertentu dan akses terbatas.

facebook 2

“Kami memulai prograam ini di Filipina karena 30 juta orang mengakses internet tiap bulannya. Dalam beberapa tahun mendatang, bakal terjadi pergeseran dalam penggunaan smartphone dan data, dan kami ingin menjembatani kesenjangan ini agar mendapatkan akses online,” kata Chris Daniels, Facebook Vice President of Partnerships, dilansir dari Mashable.

Kebijakan Facebook yang ditawarkan ke Filipina ini, menandai pertama kali mereka memberikan pengguna smartphone di Asia akses penuh tanpa biaya data sedikitpun. Pengguna di Fiipina akan mendapatkan akses dan berbagi konten Facebook secara gratis melalui browser mobile dan aplikasi Facebook Mobile.

“Kami pikir Asia merupakan kesempatan besar untuk pertumbuhan. Dua miliar orang yang tidak terhubung ke internet di Asia merupakan pasar yang besar,” kata Daniels yang perusahaannya menjalin kemitraan dengan operator lokal, Globe Telecom guna memberikan akses tersebut.

Akses mobile gratis ini bukan pertama kali dilakukan Facebook ke pengguna setianya. Pada 2010 silam, pihaknya meluncurkan Facebook Zero (0.facebook.com), yakni akses gratis facebook dengan tampilan sederhana dan banyak pengurangan berbagai fitur penting. Sayangnya, program ini menyebabkan beberapa kebingungan pengguna karena domain tersebut dianggap bukan resmi milik Facebook.

Kehadiran akses penuh Facebook gratis ini di Filipina dan negara lainnya memberikan dampak kemanusiaan yang signifikan saat terjadi bencana alam dan pengguna tidak memiliki pulsa atau paket data. Sebagai contoh, pada awal Agustus tahun lalu, di tengah banjir besar melanda Manila, sebanyak 80 ribu penduduk bergantung dengan jejaring sosial. Warga Filipina yang terjebak di tengah kepungan banjir mengandalkan Facebook dan Twitter untuk menyebarkan informasi agar diselamatkan ketika mereka berlindung di atap rumah.

 

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES