in: Graphics Card | November 10, 2013 | by: Fidelis Andryanus

Review HIS R9 270X IceQ X² Turbo: Racikan Lawas Untuk VGA AMD Generasi Terbaru

Kehadiran graphics card Radeon R9/R7 200 Series untuk menghadapi GeForce GTX 700 Series boleh dikatakan cukup terlambat. Walaupun begitu, kehadiran graphics card generasi terbaru itu memang sangat dinantikan oleh berbagai kalangan mulai dari produsen graphics card hingga para penggemar produk AMD. Salah satu tipe Radeon R9/R7 200 Series yang akan menjadi incaran sejumlah besar gamer adalah Radeon R9 270X. Dari sisi harga, Radeon R9 270X dijual pada kisaran harga $199 (MSRP) dimana kelas harga tersebut merupakan incaran utama kebanyakan gamer di seluruh dunia yang hendak membeli graphics card baru. Terlebih Radeon R9 270X menawarkan performa gaming memuaskan di kelas harga tersebut

SONY DSC

Salah satu produsen graphics card yang ikut menyambut baik peluncuran Radeon R9 270X adalah HIS yang langsung mengaplikasikan inovasi terbaik miliknya untuk menghadirkan versi non-reference andalan mereka. Untuk membuktikan kehandalannya dalam meracik graphics card berbasis chip GPU AMD, HIS mengirimkan salah satu jagoan andalannya untuk kami uji kemampuannya. Graphisc card tersebut tidak lain adalah adalah HIS R9 270X IceQ X² Turbo. Dengan menggunakan akhiran “Turbo” sudah bisa ditebak bahwa graphics card ini merupakan versi factory-overclocked. Penasaran dengan kemampuan graphics card ini untuk memainkan berbagai game masa kini? Langsung saja kita simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Platform Pengujian HIS R9 270X IceQ X² Turbo

  • Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
  • Motherboard: Intel DX79SI LGA2011 socket
  • Graphics Card: AMD R9 200/HD 7000/HD 6000/HD 5000 Series; NVIDIA GTX 500/600/700 Series & GTX TITAN
  • Memory: 4x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)

kingston-hyperx-blu-dc-kit2

  • Storage: Kingston HyperX SSD 120GB

kingston-hyperx-ssd

  • Power Supply: Corsair AX1200

corsair-ax12002

  • CPU Heatsink: Corsair H100 (Fan Speed Minimum)

corsair-h1002

  • Casing: Corsair 500R (All Fan On)

corsair-carbide-500r2

  • Monitor: LCD Monitor 1920×1080
  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver : Catalyst 13.11 Beta (R9 200)|13.10 Beta 2|13.6 Beta 2|13.1|12.2|12.3|12.8; Forceware 326.80|326.4|320.49|320.39|314.07|306.23|304.79 Beta

(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.

Arsitektur

amd-pitcairn-xt

Unit pengolah grafis Radeon R9 270X tidak lain adalah chip GPU Southern Island kelas tengah yaitu Pitcairn XT. Chip GPU serupa juga dapat ditemukan pada Radeon HD 7870 GHz Edition. Walaupun begitu, Pitcairn XT pada Radeon R9 270X memiliki nama lain yaitu Curacao XT. Pitcairn XT atau Curacao XT berbasiskan arsitektur GCN (Graphics Core Next) generasi pertama. Chip GPU tersebut memiliki 20 CU (Compute Units) dimana di dalamnya terdiri dari 1280 Stream Processor, 80 Texture Units, dan 32 ROP Units. Pitcairn XT atau Curacao XT tetap menggunakan proses fabrikasi 28 nm dengan 2,8 milyar transistor di dalamnya.

Spesifikasi

his-r9-270x-iceqx2-turbo-spec

Dalam tabel spesifikasi, kita dapat melihat pada graphics card yang memiliki akhiran “Turbo” ini, HIS menaikkan base clocknya sebesar 100 MHz dan boost clocknya sebesar 90MHz. Dengan boost clock sebesar 1140 MHz ini HIS R9 270X IceQ X² Turbo merupakan salah satu graphics card berbasis Radeon R9 270X terkencang yang ada saat ini. Pada bagian memori, HIS membiarkan memorinya untuk berjalan sesuai dengan clock reference dari AMD yaitu 5600 MHz.

Radeon R9 270X Features

  • Microsoft DirectX 11.2

amd-directx-11_2

  • AMD Mantle

amd-mantle

Mantle merupakan API terbaru dari AMD yang dapat dijadikan alternatif dari API DirectX milik Microsoft. Saat ini Mantle dioptimalkan untuk arsitektur GCN (Graphics Core Next) dimana arsitektur tersebut bisa ditemukan sejak Radeon HD 7000 Series (Southern Island). Secara teori, Mantle akan membuat game berjalan lebih lancar karena game mampu memanfaatkan sepenuhnya kemampuan sebuah graphics card terutama graphics card GCN. Dalam waktu dekat, DICE akan segera mengimplementasikan API Mantle pada game teranyar mereka, Battlefield 4.

  • AMD HD3D
  • AMD Eyefinity 2.0

amd-eyefinity-01

amd-eyefinity-02

Radeon R9 200X mendapatkan update pada teknologi Eyfinity dimana graphics card ini dapat menjalankan konfigurasi multi-monitor tersebut dengan menggunakan konektor DVI+DVI+HDMI. Pada graphics card generasi sebelumnya, konfigurasi Eyefinity mewajibkan penggunaan konektor Display Port. Tentu saja hal ini akan memudahkan pengguna, terutama di Indonesia, mengingat monitor dengan input Display Port jarang ditemukan.

  • AMD CrossfireX
  • AMD PowerPlay
  • AMD PowerTune with Boost

amd-powertune

  • AMD ZeroCore Power
  • AMD Accelerated Parallel Processing (APP)
  • Bitstreaming Audio
  • Discrete Digital Multi-Point Audio (Next Generation)

amd-ddma

Radeon R9 200X mendapatkan update lainnya pada teknologi Discrete Digital Multi-Point Audio yang kini dikombinasikan dengan teknologi Smart Channel Splitting. Jika pengguna menggunakan konfigurasi Eyefinity dimana setiap monitor memiliki speaker di dalamnya, maka pengguna akan mendapatkan konfigurasi speaker depan kiri, tengah, dan kanan seperti pada konfigurasi surround sound.

  • Enhance Quality Anti Aliasing
  • Universal Video Decoder 3.0
  • PCI Express 3.0 x16
  • Dual-Link DVI
  • Display Port 1.2
  • HDMI 1.4a

Kemasan Produk

SONY DSCSONY DSC

SONY DSC

Paket Penjualan

SONY DSC SONY DSC

 

Di dalam kemasan Anda akan mendapatkan paket penjualan yang terdiri dari:

  • Quick Installation Guide
  • CD Driver
  • Stiker
  • DVI to D-Sub converter
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES