in: Direct Release | December 10, 2013 | by: Dian Syarifuddin

[PR] DEMIT Mengadakan Video Conference dengan 360 Desa

Jakarta, 9 Desember 2013Gerakan Desa Membangun (GDM), sebuah gerakan yang berangkat dari inisiatif kolektif desa-desa di Indonesia untuk mengelola sumber daya desa dan tata pemerintahan yang baik, hari ini mencatatkan sejarah yang membanggakan. GDM melalui suatu gagasan yang ditelurkannya yaitu Desa Melek Informasi dan Teknologi (DEMIT) mengadakan Video Conference dengan melibatkan kurang lebih 360 desa dari 36 titik berbeda di seluruh Indonesia dengan tema Sosialisasi RUU Desa di Plaza Bapindo, Jakarta pada Senin (9/12/2013). Kegiatan Video Conference DEMIT yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia ini memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Video Conference dengan titik lokasi terbanyak.

Peserta Video Conference ini adalah para kepala desa, perangkat desa dan warga desa yang ada di Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua. Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk membuktikan kesiapan desa mengambil bagian dalam kemajuan teknologi dan memanfaatkannya untuk kemajuan desa masing-masing, utamanya dalam menyambut RUU Desa yang akan segera disahkan. Dalam kegiatan ini, Budiman Sudjatmiko, Wakil Ketua Pansus RUU Desa dan Pembina GDM didapuk menjadi pembicara untuk berinteraksi langsung melalui teknologi video conference dengan para kepala desa, perangkat desa dan warga desa.

Budiman Sudjatmiko, Pembina Gerakan Desa Membangun(GDM) dan Wakil Ketua Pansus RUU Desa (baju putih berdiri) berinteraksi dengan kepaladesa, perangkat desa dan warga desa dalam kegiatan Video Conference dengan melibatkan kurang lebih 360 desa dari 36 titik berbeda di seluruh Indonesia dengan tema Sosialisasi RUU Desa di Plaza Bapindo, Jakarta pada Senin (9/12/2013).
Budiman Sudjatmiko, Pembina Gerakan Desa Membangun(GDM) dan Wakil Ketua Pansus RUU Desa (baju putih berdiri) berinteraksi dengan kepaladesa, perangkat desa dan warga desa dalam kegiatan Video Conference dengan melibatkan kurang lebih 360 desa dari 36 titik berbeda di seluruh Indonesia dengan tema Sosialisasi RUU Desa di Plaza Bapindo, Jakarta pada Senin (9/12/2013).

Bersamaan dengan sosialisasi RUU Desa ini, Budiman memperkenalkan visi Nol Kemiskinan untuk Indonesia. Budiman mengatakan bahwa UU Desa dan DEMIT adalah dua perangkat penting untuk menuju nol kemiskinan di Indonesia. “Saya punya visi ke depan Indonesia nol kemiskinan, yaitu cukup sandang, pangan dan papan. UU Desa adalah jalan untuk mencapai nol kemiskinan, melalui strategi membangun daulat desa. Pembangunan harus bertumpu dari bawah yaitu pada kemampuan 73.000 desa untuk menyangga kemajuan republik ini. Sedangkan DEMIT hadir sebagai salah satu wujud kesiapan desa untuk menjalankan UU Desa,” kata Budiman Sudjatmiko.

RUU Desa yang akan segera disahkan menjadi sangat bermakna bagi bangsa Indonesia karena akan menggalakkan ekonomi dari basis terkecil bangsa Indonesia. RUU Desa akan memberikan kesempatan bagi desa-desa untuk membangun dan berkembang atas dasar kebutuhan dan potensi sumber daya yang tersedia di wilayah masing-masing.

Salah satu aspek yang menumbuhkan potensi kemajuan desa nantinya adalah diaturnya hak penganggaran Desa dari APBN dan APBD. “Setelah RUU Desa disahkan nantinya, Desa akan mendapat anggaran langsung dari negara. Dari anggaran tersebut, Desa dapat merumuskan sendiri kebutuhan prioritas pembangunan, tanpa harus tergantung oleh kekuatan dari luar desa” ujar politisi yang dikenal sebagai penggagas dan pejuang UU Desa ini.

Jaya Suprana, Ketua Umum MURI (tengah) ditemani Aylawati Sarwono, Wakil Ketua Umum MURI (kiri), saat memberikan penghargaan Rekor MURI kepada Budiman Sudjatmiko (kanan) setelah kegiatan Video Conference dengan melibatkan kurang lebih 360 desa dari 36 titik berbeda di seluruh Indonesia dengan tema Sosialisasi RUU Desa di Plaza Bapindo, Jakarta padaSenin (9/12/2013). Kegiatan ini memecahkan rekor MURI sebagai kegiatan Video Conference dengan titik lokasi terbanyak.
Jaya Suprana, Ketua Umum MURI (tengah) ditemani Aylawati Sarwono, Wakil Ketua Umum MURI (kiri), saat memberikan penghargaan Rekor MURI kepada Budiman Sudjatmiko (kanan) setelah kegiatan Video Conference dengan melibatkan kurang lebih 360 desa dari 36 titik berbeda di seluruh Indonesia dengan tema Sosialisasi RUU Desa di Plaza Bapindo, Jakarta padaSenin (9/12/2013). Kegiatan ini memecahkan rekor MURI sebagai kegiatan Video Conference dengan titik lokasi terbanyak.

DEMIT dan GDM sendiri berisi para kepala desa yang punya inisiatif dan anak-anak muda pegiat Informasi dan Teknologi (IT) di Banyumas, Jawa Tengah dan Tasikmalaya, Jawa Barat. DEMIT memiliki tujuan utama membangun kapasitas pemerintahan desa untuk menguasai dan memanfaatkan teknologi dan informasi untuk kemajuan desa, dalam hal ini adalah jaringan internet.

Irman Meilandi, penggiat GDM mengatakan “Ini adalah terobosan bagi pelaku di Desa dalam membuktikan kesiapan Desa menyambut pintu pembangunan yang dibuka oleh UU Desa. Metode video conferece ini memungkinkan efisiensi komunikasi aparatur negara dengan unit terkecilnya. Metode seperti ini nantinya dapat menjadi metode komunikasi politik pemimpin dengan rakyatnya.”

Selanjutnya, GDM juga akan membangun dan mengembangkan fasilitas video conference seperti ini. “Tidak akan berhenti di sini saja, nantinya akan ada situation room GDM dengan basis video conference yang siap sedia untuk berkomunikasi secara intensif dengan para perangakat desa di berbagai wilayah di Indonesia sebagai fasilitator pemberdayaan,” ungkap Irman.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES