in: Direct Release | December 3, 2013 | by: Dian Syarifuddin

[PR] Intel dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Majukan Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Indonesia Melalui Intel Education Awards 2013

2013-01-21_17-39-34-Intel-corporation

Enam Guru Mendapatkan Penghargaan Untuk Transformasi Pendidikan Melalui Teknologi

  • Intel dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Intel Education Awards keempat dengan tema Transformasi Pendidikan: Belajar Sains melalui Teknologi.
  • Intel Education Awards merupakan bagian dari program inisiatif pendidikan Intel, sebagai apresiasi kepada guru-guru di Indonesia atas kerja keras, komitmen, dan inovasi dalam proses belajar mengajar dalam mengintegrasikan TIK.

Jakarta, 3 Desember 2013– Intel Indonesia memperkuat komitmennya untuk mendorong transformasi teknologi dalam pendidikan dengan mempersembahkan Intel Education Awards yang keempat yang diselenggarakan atas kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Dengan mengambil tema tahun ini “Transformasi Pendidikan: Belajar Sains Melalui Teknologi”, Intel memberikan penghargaan kepada guru yang berhasil menggunakan teknologi untuk mempromosikan keunggulan dalam pendidikan dan meningkatkan standar pendidikan nasional. Sebanyak 70 guru dari seluruh Indonesia menghadiri acara seremonial untuk menyaksikan enam guru berprestasi yang akan menerima penghargaan Intel Education Awards 2013.

“Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Intel global terhadap dunia pendidikan, kami selalu percaya bahwa sangatlah penting memberdayakan para guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar. Tahun ini, bersamaan dengan pembentukan MoU dengan United States Agency for International Development (USAID) dan Universitas Siswa Bangsa (USBI) untuk STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics), kami percaya, inisiatif ini pada akhirnya akan menguntungkan perkembangan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan membantu menciptakan individu berpendidikan tinggi yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dalam mencapai inisiatif ini pada tahun ini” kata Deva Rachman, Director of Public Affairs, Intel Indonesia.

Intel sangat bahagia dengan pengumuman enam pemenang Intel Education Awards 2013, yaitu: Restiningsih, S.Pd; Tri Nurcahayani, S.Pd; Rizal Dalil M.Pd.I; Alifah Indalika Mulyadi Razak, S.Pd; Sofyan, M.Pd; Ariyanti, M.Pd, untuk kreativitas mereka dalam menggunakan teknologi dalam metodologi pengajaran di tingkat K12.

Dipimpin oleh Intel dan Dewan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan serta Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud, prosedur penilaian untuk Intel Education Awards 2013 melibatkan dua tahap penting: penilaian portofolio para guru dan wawancara mendalam pada empat kriteria penting untuk mengevaluasi kemampuan guru. Empat bidang utama yang disorot di panel juri adalah pengelolaan kelas, evaluasi proses belajar, integrasi TIK dalam proses belajar mengajar, dan student-centered learning (SCL).

Sebelum pelaksanaan Intel Education Awards, Intel juga mendukung puncak peringatan Hari Guru di Istora Senayan Jakarta pada 27 November 2013 yang mengambil tema melahirkan guru yang kreatif dan inspiratif dengan menjunjung tinggi kode etik untuk mendukung kurikulum 2013.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Yudhoyono juga menganugerahkan medali pada 56 guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa. Sebelum penganugerahan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Ir. Mohammad Nuh, DEA juga memberikan penghargaan kepada 12 guru, di mana salah satu dari mereka untuk pertama kalinya memperkalinya Penghargaan Khusus Intel. Iin Martiningsih, M.Pd, dari SLB Negeri 1 Seluma, Desa Rimbo Kedui, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Bengkulu, menekankan penggunaan teknologi dan informasi di sekolah berpendidikan khusus.

Prof Dr Syawal Goeltom, M.Pd, kepala Dewan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kemdikbud, menyatakan bahwa teknologi akan mendukung Transformasi Pendidikan dan keberhasilan Kurikulum 2013 di Indonesia.

Penghargaan tahunan Intel Education Awards ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penghargaan ini mendukung kinerja guru Indonesia melalui Program Intel Mengajar (Intel Teach Program).

Selama enam tahun terakhir, Intel telah bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru Indonesia melalui Program Intel Mengajar (Intel Teach Program). Program ini membantu guru untuk menjadi tenaga pendidik yang lebih efektif dengan melatih mereka untuk memanfaatkan teknologi dalam studi mereka, mempromosikan pemecahan masalah, berpikir kritis dan membangun kemampuan kerjasama di antara para siswa. Sampai saat ini program ini telah melatih lebih dari 75.000 guru di seluruh Indonesia dan 10 juta guru lebih dari 60 negara secara global.

Program pendidikan yang diciptakan oleh Intel ini bertujuan untuk meningkatkan metode dan standarisasi belajar-mengajar melalui penggunaan teknologi yang efisien.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES