in: Graphics Card | December 25, 2013 | by: Fidelis Andryanus

Review HIS Radeon R7 250 iCooler Boost: AMD R7 Murah dengan GPU Oland Terkencang

Sekali lagi kami kembali menguji salah satu model Radeon R9/R7 200 Series. Bintang utama pengujian kali ini tidak lain adalah Radeon R7 250. Di jual pada kisaran harga $89, Radeon R7 250 menjadi model termurah kedua dari seluruh lini graphics card Radeon R9/R7 200 Series. Walaupun masuk ke dalam kelas menengah bawah, tampaknya graphics card tersebut tidak dapat diremehkan performanya. Buktinya dapat Anda temukan di dalam artikel berikut ini.

SONY DSC

Belum lama ini HIS berbaik hati dengan mengirimkan Radeon R7 250 andalan mereka untuk kami uji performa keseluruhannya. Produk yang kami terima kali ini mengusung nama HIS Radeon R7 250 iCooler Boost 1GB GDDR5. Mampukah gamer berkantong pas-pasan mengandalkan graphics card tersebut untuk menjalankan game kesayangan mereka?

Platform Pengujian HIS R7 250 iCooler Boost 1GB GDDR5

  • Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
  • Motherboard: Intel X79 with LGA2011
  • Graphics Card:  AMD R9/R7 200/HD 7000/HD 6000/HD 5000 Series; NVIDIA GTX 500/600/700 Series & GTX TITAN
  • Memory: 4x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)

  • Storage: Kingston HyperX 3K SSD

kingston hyperx 3k

  • Power Supply: Corsair AX1200

corsair ax1200

  • CPU Heatsink: Corsair H100 (Fan Speed Low)

corsair h100

  • Casing: Corsair 500R (All Included Fan On)

corsair carbide 500r white

  • Monitor: ASUS VN247H

asus vn247h

  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver : Catalyst 13.11 Beta v9.2|13.11 Beta|13.10 Beta 2|13.6 Beta 2|13.1|12.2|12.3|12.8; Forceware 331.82|331.58|326.80|326.4|320.49|320.39|314.07|306.23|304.79 Beta

(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.

Arsitektur

Unit pengolah grafis Radeon R7 250 adalah Oland XT alias nama baru untuk chip GPU Cape Verde LE. Seperti kita ketahui Cape Verde LE pertama kali digunakan pada graphics card Radeon HD 7730. Alhasil hal tersebut membuat Radeon R7 250 memiliki spesifikasi chip GPU serupa dengan Radeon HD 7730 dengan 384 Stream Processor, 24 Texture Units, dan 8 ROP Units. Oland XT tetap menggunakan proses fabrikasi 28 nm dengan 2,8 milyar transistor di dalamnya.

Spesifikasi

his-r7-250-icooler-spec

Radeon R7 250 hadir dalam dua versi yaitu dengan memori tipe DDR3 dan GDDR5. Untunglah HIS mengirimkan Radeon R7 250 mereka dengan memori tipe GDDR5 sehingga kita dapat melihat performa maksimal dari graphics card tersebut. Terdapat hal menarik dari Radeon R7 250 dimana meskipun graphics card menggunakan konektor PCIe 3.0 x16, interface tersebut hanya bekerja pada kecepatan PCIe 3.0 x8. Apakah pengurangan spesifikasi PCIe 3.0 tersebut akan berimbas pada performa keseluruhan graphics card tersebut.

HIS R7 250 iCooler Boost 1GB GDDR5 sendiri mengusung spesifikasi clock serupa dengan spesifikasi reference dari AMD. Penggunaan memori GDDR5 tentunya akan memberikan total bandwidth memory jauh lebih kencang dibandingkan memori DDR3 sehingga akan mempengaruhi performa graphics card secara keseluruhan. Nilai TDP graphics card sebesar 65 watt juga membuat graphics card ini lebih mudah digunakan pada sistem dengan PSU keluaran daya kecil dan tidak membutuhkan konektor daya tambahan.

Radeon R7 250 Features

  • Microsoft DirectX 11.2

amd-directx-11_2

  • AMD Mantle

amd-mantle

Mantle merupakan API terbaru dari AMD yang dapat dijadikan alternatif dari API DirectX milik Microsoft. Saat ini Mantle dioptimalkan untuk arsitektur GCN (Graphics Core Next) dimana arsitektur tersebut bisa ditemukan sejak Radeon HD 7000 Series (Southern Island). Secara teori, Mantle akan membuat game berjalan lebih lancar karena game mampu memanfaatkan sepenuhnya kemampuan sebuah graphics card terutama graphics card GCN. Dalam waktu dekat, DICE akan segera mengimplementasikan API Mantle pada game teranyar mereka, Battlefield 4.

  • AMD HD3D
  • AMD Eyefinity 2.0

amd-eyefinity-01

amd-eyefinity-02

Radeon R9 200X mendapatkan update pada teknologi Eyfinity dimana graphics card ini dapat menjalankan konfigurasi multi-monitor tersebut dengan menggunakan konektor DVI+DVI+HDMI. Pada graphics card generasi sebelumnya, konfigurasi Eyefinity mewajibkan penggunaan konektor Display Port. Tentu saja hal ini akan memudahkan pengguna, terutama di Indonesia, mengingat monitor dengan input Display Port jarang ditemukan.

  • AMD CrossfireX
  • AMD PowerPlay
  • AMD PowerTune with Boost

amd-powertune

  • AMD ZeroCore Power
  • AMD Accelerated Parallel Processing (APP)
  • Bitstreaming Audio
  • Discrete Digital Multi-Point Audio (Next Generation)

amd-ddma

Radeon R9 200X mendapatkan update lainnya pada teknologi Discrete Digital Multi-Point Audio yang kini dikombinasikan dengan teknologi Smart Channel Splitting. Jika pengguna menggunakan konfigurasi Eyefinity dimana setiap monitor memiliki speaker di dalamnya, maka pengguna akan mendapatkan konfigurasi speaker depan kiri, tengah, dan kanan seperti pada konfigurasi surround sound.

  • Enhance Quality Anti Aliasing
  • Universal Video Decoder 3.0
  • PCI Express 3.0 x16
  • Dual-Link DVI
  • Display Port 1.2
  • HDMI 1.4a

Kemasan Produk

SONY DSC

SONY DSC

Paket Penjualan

SONY DSC

Di dalam kemasan Anda hanya akan mendapatkan sebuah panduan instalasi cepat dalam berbagai bahasa.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES