in: News | January 12, 2014 | by: Ozal

Petinggi Lenovo Skeptis dengan Konsep Dual-OS Intel

lenovo-laptop-thinkpad-x1-carbon-2-front-1

Sewaktu menjadi pembicara dalam ajang CES 2014 di Las Vegas beberapa hari lalu, CEO Intel Brian Krzanich membocorkan rencananya, menghadirkan perangkat PC yang mampu berjalan dengan dua sistem operasi berbeda, Windows dan Android. Ini konsep yang ditawarkan Intel guna meraih kembali pasar PC yang saat ini mulai suram. Namun hal tersebut malah dipandang skeptis oleh seorang petinggi Lenovo.

Jay Parker, presiden Lenovo untuk kawasan Amerika Utara mengungkapkan, pihaknya yang kini menjadi produsen PC terbesar di dunia, tak akan mengambil konsep yang ditawarkan oleh Intel tersebut. Sekalipun, langkah Intel tersebut guna mengimbangi penetrasi tablet terus mengambil alih penjualan PC.

“Saya tidak melihat itu sebagai peluang pasar massal jangka pendek atau mungkin bahkan jangka panjang. Saya yakin, pasar dapat mendukung beberapa sistem operasi dan ekosistem,” kata Parker dalam wawancara ekslusifnya dengan Venture Beat.

Secara khusus, Ia pun malah menyindir konsep “dual boot” Windows dan Android dalam satu perangkat PC. Konsep dual boot yang disebut sebagai “WinDroid” itu ialah pengguna mesti melakukan reboot PC-nya tiap kali ingin beralih ke sistem operasi lainnya. Ini merupakan konsep yang cukup meribetkan pengguna PC. Malah kekhawatirannya ialah tetap saja pengguna akan memilih satu OS meski diberi opsi antara Android dan Windows.

Sebaliknya, Parker percaya, ekosisitem OS di tiap perangkat akan terus berkembang guna memenuhi kebutuhan konsumen. “Kita tidak terlalu khawatir tentang persaingan bisnis. Saya percaya, apa yang mereka lakukan telah mendorong sedikit pasar. Namun kami percaya, kami adalah yang terbaik di hardware, dan akhirnya kita akan membiarkan pelanggan memilih apa yang mereka inginkan,” imbuhnya.

Bila seandainya Lenovo mengikuti konsep yang ditawarkan Intel tersebut, kemungkinan besar, raksasa asal Cina itu tak akan memiliki banyak keuntungan. Terlebih, eksosistem bisnis perangkat Lenovo saat ini bukan hanya di sektor PC saja, namun sudah merambah ke smartphone dan tablet ber-platform Android. Bahkan beberapa laporan terbaru ini, bisnis perangkat mobile-nya telah mengalami pertumbuhan yang lebih baik dibanding PC.

“Mereka (Intel) ingin kita menjadi sangat sukses dengan menjual tablet Windows 8, namun apa yang mereka lakukan dengan Surface (Tablet Windows 8 buatan Microsoft) malah tidak melawan (pasar) sama sekali,” imbuhnya.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES