in: Direct Release | January 27, 2014 | by: Dian Syarifuddin

[PR] Western Digital Mengumumkan Pendapatan Q2 Sebesar US$4 Miliar dan Laba Bersih Non-GAAP Sebesar US$532 Juta atau US$2,19 per Saham

Western Digital

JAKARTA, Indonesia — 27 Januari 2014 — Western Digital® Corp. (NASDAQ: WDC) hari ini melaporkan pendapatan sebesar US$4 miliar dan laba bersih sebesar US $430 juta, atau US$1,77 per lembar saham untuk kuartal fiskal pertama yang berakhir pada 27 Desember 2013. Laba bersih non-GAAP adalah sebesar US$532 juta atau US$2,19 per lembar saham.1 Pada kuartal tahun lalu, Western Digital melaporkan pendapatan sebesar US$3,8 miliar, laba bersih sebesar US$335 juta, atau US$1,36 per lembar saham. Laba bersih non-GAAP di kuartal tahun lalu sebesar US$513 juta, atau US$2,09 per lembar saham.2

Western Digital menghasilkan US$727 juta dalam bentuk tunai dari operasional selama kuartal Desember, sehingga total uang tunai dan setara dengan uang tunai yang dimiliki adalah sebesar US$4,7 miliar. Selama kuartal ini, Western Digital menggunakan US$150 juta untuk membeli kembali 2 juta saham dari common stock. Pada November  2013, Western Digital mengumumkan dividen common stock sebesar US$0,30, yang telah dibayar pada 15 Januari.

“Pelaksanaan kami berjalan dengan baik pada kuartal Desember karena kami terus berpartisipasi dalam pertumbuhan berkelanjutan data di semua pasar yang kami layani,” kata Steve Milligan, presiden dan chief executive officer.  “TAM industri sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan yang telah diantisipasi didorong oleh permintaan musiman karena kami melihat kekuatan dalam produk-produk gaming dan branded.

“Kami terus bersemangat mengenai posisi kami yang unik dalam ekosistem penyimpanan, memungkinkan perspektif berbasis luas pada perubahan dramatis yang sedang berlangsung,” kata Milligan. “Kami melayani pasar yang sangat besar didukung dengan prospek pertumbuhan data yang kuat. Secara strategis, posisi kami baik untuk memainkan peran kepemimpinan dengan berinovasi dan berkolaborasi dengan pelanggan kami untuk menentukan lanskap data digital masa depan”.

Tags:

Share This: