in: News | February 10, 2014 | by: Ozal

Penggunaan Smartphone di Jam Tidur Berdampak Buruk

Apakah Anda tipe seseorang yang masih mengutak-atik smartphone karena urusan kerjaan pada saat jam malam menjelang tidur? Tentu, Anda pun tidak sendiri. Namun waspada lah, perilaku ini membuat Anda semakin gelisah saat menikmati jam tidur malam Anda. Skenario terburuknya akan mempengaruhi produktivitas Anda di tempat kerja pada keesokan harinya.

tidur

Demikian menurut laporan penelitian dari peneliti di University of Florida, Michigan State University, dan University of Washington. Peneliti tersebut berasumsi, ketika penggunaan smartphone mengusik waktu dan kualitas tidur pemiliknya, maka bukan tidak mungkin pada keesokan harinya akan menjadi sesuatu yang buruk. Ini ada hubungannya dengan waktu tidur malam pemilik smartphone yang semakin minim.

“Pemanfaatan pengunaan (keseluruhan fitur) smartphone mungkin berkurang akibat ketidakmampuan karyawan untuk sepenuhnya pulih dari aktivitas kerjanya, bahkan ketika jauh dari kantornya,” tulis peneliti dalam laporannya itu, seperti dikutip dari Wall Stret Journal.

Perilaku inipun sudah menjadi rutinitas bagi sebagian pekerja kantoran. Mereka cenderung memeriksa email atau pesan dari bosnya atau menanggapi diskusi online bersama rekan-rekan kantornya pada malam hari meski sudah berada di rumah. Responden penelitian itupun mengakui, mereka merasa kelelahan di pagi harinya dan menunjukan gejala kurang fokus terhadap aktivitas kerjanya. Ini merupakan efek domino yang mencerminkan hari atau jam kerja mereka seakan tanpa akhir.

Peneliti pun menyarankan, karyawan segera memberitahu atasannya agar memintanya untuk mematikan ponsel di malam hari. Intinya, atasan juga mesti memberi perhatian dan privasi kepada karyawannya di saat mereka sudah pulang kerja.

Meski objek penelitian ini difokuskan untuk para pekerja kantor, tetapi ini bisa menjadi informasi penting bagi masyarakat umum, khsusunya pelajar. Tidak sedikit dari mereka hingga mengurangi jam tidurnya untuk sekedar mengejar skor tertinggi di salah satu games mobile favoritnya atau menyelesaikan film yang ditontonnya.

“Alasannya terutama karena smartphone merupakan perangkat yang mudah dibawa dan selalu aktif. Menatap layar smartphone begitu dekat dengan wajah pun mungkin tak akan membantu kita mempersiapkan tidur yang lebih baik,” kata Christopher M. Barnes, asisten profesor manajemen di University of Washington yang juga bagian dari salah satu penulis laporan itu.

 

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES