in: News | March 19, 2014 | by: Ozal

Nikon Hadapi Kritikan Media TV Atas Produk Cacatnya

Malang bagi Nikon yang tengah berambisi menguasai pasar kamera terbesar dunia. Raksasa asal Jepang itu dilaporkan tengah berupaya meredam kekhawatiran konsumennya setelah media TV lokal di Cina membuat tayangan bahwa kamera yang dijual di Cina merupakan produk cacat.

nikon

Hal ini dibantah keras oleh pihak Nikon. Namun, apa daya, tayangan investigasi yang dibuat China Central Television (CCTV) itu malah membuat saham Nikon merosot hingga lima persen pada awal pekan ini.

Tayangan yang disiarkan pada 15 Maret dan bertepatan dengan Hari Hak Konsumen Dunia itu  melaporkan, sejumlah kameranya yang dijual di Cina merupakan produk cacat yang disebabkan adanya titik hitam atau black spot pada foto yang dijepretnya. Selain itu, CCTV mennyebutkan, Nikon telah memberikan perlakuan yang tidak adil di layanan purna jualnya.

Untuk diketahui, tayangan investigasi CCTV tersebut bernama “3-15”. Tayangan ini mirip dengan program acara “60 Minutes” yang disiarkan CBS di Amerika Serikat. Bahkan, CBS melalui program tersebut pada Sabtu pekan lalu juga melaporkan hal yang sama bahwa sejumlah kamera DSLR Nikon untuk tipe D600 memiliki cacat black spot pada lensanya. Selain itu, media tersebut juga menuduh Nikon, menolak permintaan pelanggannya untuk mengganti produk  cacat dengan yang baru.

Pihak Nikon pun akhirnya menanggapi sejumlah kritikan media melalui akun Sina Weibo, microblogging Cina. “Mulai saat ini, atas dasar sikap tanggung jawab terhadap pengguna kami, Nikon akan terus menawarkan pelanggan kami pada pasar berkualitas tinggi dan layanan global standar Cina,” tuli Nikon dalam Bahasa Cina, seperti dikutip dari Reuters.

Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES