in: Graphics Card | March 2, 2014 | by: Fidelis Andryanus

Review Gigabyte Radeon R7 240 OC: Entry-Level Kencang dengan Clock Extra

Graphics card pada segmen entry level biasanya memiliki keistimewaan tersendiri. Salah satunya adalah meskipun memiliki harga murah, graphics card entry level yang tersedia di pasaran saat ini rata-rata sudah mumpuni untuk memainkan game ternanyar dengan nyaman serta kualitas grafik yang masih cukup nyaman untuk dinikmati. Selain itu, graphics card tersebut membutuhkan menawarkan kelebihan di sisi rendahnya asupan daya serta ukuran ringkas yang biasanya menjadi incaran para pengguna HTPC.

SONY DSC

Untuk mengisi permintaan pada segmen entry level, AMD memiliki sejumlah varian menarik untuk segmen tersebut. Salah satunya adalah Radeon R7 240 yang merupakan seri paling ekonomis dari AMD Radeon R-Series. Di artikel kali ini kami akan kembali mengulas performa Radeon R7 240 dengan spesifikasi di atas nilai standar yang diwakilkan oleh produsen GIGABYTE. Inilah ulasan lengkapnya.

 

Platform Pengujian Gigabyte Radeon R7 240 OC

  • Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
  • Motherboard: Intel X79 with LGA2011
  • Graphics Card: AMD R9/R7 200/HD 7000/HD 6000/HD 5000 Series; NVIDIA GTX 500/600/700 Series & GTX TITAN
  • Memory: 4x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)

  • Storage: Kingston HyperX 3K SSD

kingston hyperx 3k

  • Power Supply: Corsair AX1200

corsair ax1200

  • CPU Heatsink: Corsair H100 (Fan Speed Low)

corsair h100

  • Casing: Corsair 500R (All Included Fan On)

corsair carbide 500r white

  • Monitor: ASUS VN247H

asus vn247h

  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver : Catalyst 13.11 Beta v9.2|13.11 Beta|13.10 Beta 2|13.6 Beta 2|13.1|12.2|12.3|12.8; Forceware 331.82|331.58|326.80|326.4|320.49|320.39|314.07|306.23|304.79 Beta

(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.

Arsitektur

Unit pengolah grafis Radeon R7 240 adalah Oland Pro alias versi ringkas dari chip GPU Oland XT/Cape Verde LE. AMD melakukan pemangkasan chip Oland XT dari 6 CU menjadi 5 CU sehingga membuat Radeon R7 240 memiliki 320 Stream Processor, 20 Texture Units, dan 8 ROP Units. Oland Pro tetap menggunakan proses fabrikasi 28 nm dengan 2,8 milyar transistor di dalamnya.

Spesifikasi

gigabyte-r7-240-oc-spec

Sesuai dengan inisial “OC” yang diusung, Radeon R7 240 kreasi Gigabyte hadir dalam kondisi sudah di-overclock. Hal tersebut terlihat pada nilai maksimum boost clock GPU dimana Gigabyte meningkatkan clock speed sebesar 120 MHz menjadi 900 MHz. Sementara itu pada clock memori tidak mengalami perubahan kecepatan dari nilai standarnya.

Radeon R7 240 Features

  • Microsoft DirectX 11.2

amd-directx-11_2

  • AMD Mantle

amd-mantle

Mantle merupakan API terbaru dari AMD dan merupakan alternatif dari API DirectX milik Microsoft. Saat ini Mantle dioptimalkan untuk arsitektur GCN (Graphics Core Next) dimana arsitektur tersebut bisa ditemukan pada Radeon HD 7000 Series (Southern Island), Radeon R9/R7 200 Series, dan iGPU APU Kaveri. Secara sederhana, Mantle akan membuat game mendapatkan frame rate lebih tinggi atau mendapatkan kualitas grafik lebih baik dibandingkan menggunakan API di luar Mantle karena game mampu memanfaatkan sepenuhnya kemampuan graphics card AMD GCN.

  • AMD HD3D
  • AMD Eyefinity 2.0

amd-eyefinity-01

amd-eyefinity-02

Radeon R9/R7 200 Series mendapatkan update pada teknologi Eyfinity dimana graphics card ini dapat menjalankan konfigurasi multi-monitor tersebut dengan menggunakan konektor DVI+DVI+HDMI. Pada graphics card generasi sebelumnya, konfigurasi Eyefinity mewajibkan penggunaan konektor Display Port. Tentu saja hal ini akan memudahkan pengguna, terutama di Indonesia, mengingat monitor dengan input Display Port jarang ditemukan.

  • AMD CrossfireX
  • AMD PowerPlay
  • AMD PowerTune with Boost

amd-powertune

  • AMD ZeroCore Power
  • AMD Accelerated Parallel Processing (APP)
  • Bitstreaming Audio
  • Discrete Digital Multi-Point Audio (Next Generation)

amd-ddma

Radeon R9/R7 200X mendapatkan update lainnya pada teknologi Discrete Digital Multi-Point Audio yang kini dikombinasikan dengan teknologi Smart Channel Splitting. Saat pengguna menggunakan konfigurasi Eyefinity dimana setiap monitor memiliki speaker di dalamnya, maka pengguna akan mendapatkan konfigurasi speaker depan kiri, tengah, dan kanan seperti pada konfigurasi surround sound.

  • Enhance Quality Anti Aliasing
  • Universal Video Decoder 3.0
  • PCI Express 3.0 x16
  • Dual-Link DVI
  • Display Port 1.2
  • HDMI 1.4a

Kemasan & Paket Penjualan

Paket yang kami terima dari Gigabyte kali ini hanya berupa unit graphics card saja, tanpa disertai kemasan serta paket penjualan.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES