in: News | March 9, 2014 | by: Ozal

Sony Pamerkan Prototipe Kacamata Canggih

Tampaknya, Sony tak ingin tertinggal jauh dari Google Glass, kacamata pintar buatan Google. Rakasasa teknologi asal Jepang tersebut telah memperkenalkan prototipe SmartEyeglass dalam konferensi Wearables Devcon di San Francisco pada pekan ini.

Ajang tersebut merupakan tempat di mana pengembang dan vendor perangkat bertemu. Sony berharap, dengan memperkenalkan prototipe kaca mata pintar tersebut, pengembang dapat membangun aplikasi pihak ketiga yang sesuai dengan SmartEyeglass.

sony 2

Seperti halnya Google Glass, SmartEyeglass mampu menampilkan informasi langsung di depan mata pengguna. Prototipe tersebut memiliki layar prisma kecil dan tampak seperti kacamata normal. Informasi yang muncul tersebut ditampilkan ke dalam lensa tembus pandang. Hanya saja, Google Glass tidak dilengkapi kaca di kedua bingkainya, seperti kacamata pada umumnya.

Dalam sebuah video demo, SmartEyeglass memiliki beberapa kemampuan yang cukup unik. Contohnya, sewaktu pengguna berjalan menuju bandara, maka perangkat akan mengirimkan informasi virtual semacam arah atau navigasi ke meja check-in. Kacamata ber-frame putih itu juga memungkinkan pencinta sepak bola saat menonton pertandingan di televisi bisa mengetahui informasi tiap pemain.

sony 3

Canggihnya lagi, SmartEyeglass bisa menjadi semacam kaca pembesar atau teropong. Fitur tersebut dapat membantu pengguna ketika membaca teks yang letaknya agak jauh. Perangkat juga dilengkapi kamera, mikrofon, dan berbagai sensor canggih yang ada di smartphone, termasuk accelerometer, gyroscope, dan kompas.

Meski dianggap cukup canggih, namun kacamata tersebut tidak semaju milik Google. SmartEyeglass dioperasikan secara terpisah dan memiliki kabel untuk terhubung ke controller layar sentuh guna menavigasikan segala fiturnya, termasuk untuk tombol kamera.

Selain itu, kacamata baru bisa bekerja asal terhubung dengan smartphone Android melalui koneksi Bluetooth atau WiFi. Seperti halnya jam tangan pintar, aplikasi pihak ketiga untuk SmartEyeglass hanya berjalan di smartphone saja.

Sumber: Computer World

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES