in: Gadget | April 29, 2014 | by: Dimas Galih Windujati

Review ASUS ZenFone 6: Smartphone Android Intel Layar Lebar Murah

Benchmark

Kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark dan sebuah benchmark untuk browser. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui seberapa baik hardware yang dimiliki sebuah smartphone atau tablet. Walaupun begitu, hasil benchmark belum tentu menandakan kencang atau tidaknya performa keseluruhan. Hal tersebut bergantung kepada tingkat optimalisasi produsen dari segi software terhadap hardware-nya. Saat tablet atau smartphone teroptimalisasi dengan benar, seharusnya kinerja berbanding lurus dengan hasil benchmark tersebut. Aplikasi benchmark yang kami gunakan dapat diunduh secara gratis di Google Play.

Satu hal yang menurut kami cukup menarik adalah masalah panas yang dihasilkan oleh ZenFone 6. Ternyata setelah melakukan serangkaian tes, kami tidak merasa terganggu dengan panas yang dihasilkan. Uniknya, saat smartphone ini mengeluarkan panas, hanya bagian atas belakang smartphone ini yang akan terasa panas. ASUS memang sangat baik dalam mengatur suhu pada smartphone ini.

LinPack Benchmark

ASUS ZenFone 6 - Benchmark LinPack

LinPack merupakan benchmark untuk mengukur kinerja sebuah perangkat dalam menghitung floating point. Hasilnya dalam bentuk nilai operasi floating point per detik atau MFLOPS (Million Floating Point Per Second). Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

PeaceKeeper

ASUS ZenFone 6 - Benchmark Peacekeeper

Peacekeeper merupakan sebuah benchmark gratis yang disediakan oleh Futuremark. Pengujian yang dilakukan sebagian besar adalah untuk menguji sistem dalam bernavigasi, terutama dalam akses HTML5.

Quadrant Standard

ASUS ZenFone 6 - Benchmark Quadrant

ASUS ZenFone 6 - Benchmark Quadrant Details  

Aplikasi gratis yang satu ini menghitung nilai dari CPU, I/O, dan GPU dengan menggunakan engine software tersendiri. Semakin tinggi nilainya, semakin baik. Di versi standar yang dapat dipakai oleh semua orang ini, perolehan yang didapat hanyalah nilai totalnya. Versi yang digunakan pada artikel kali ini adalah Quadrant Standard versi 2.0 yang memiliki hasil berbeda dengan versi sebelumnya, akan tetapi menampilkan hasil lengkap tanpa harus membeli versi berbayarnya.

AnTuTu 4 Benchmark

Antutu 4

ASUS ZenFone 6 - Benchmark Antutu

ASUS ZenFone 6 - Benchmark Antutu Details

AnTuTu Benchmark merupakan sebuah benchmark suite yang menguji RAM, CPU, GPU, dan Storage yang ada, termasuk SD Card bawaan. Perhitungan total nilainya cukup mudah, yaitu dengan menjumlahkan nilai perolehan dari tiap detail. Karena tidak semua smartphone Android memberikan SD Card sebagai bonus perlengkapan, kami menghadirkan dua nilai akhir yang dapat Anda jadikan patokan. Untuk menghindari kecurangan, kami melakukan pengujian pula pada Antutu Benchmark X.

GFX Bench T-REX

Benchmarking GFXBench TREX

 

ASUS ZenFone 6 - Benchmark GFXBench TREX

Kami menggunakan aplikasi GFXBench. Dengan nama lama GLBenchmark, aplikasi ini akan melakukan benchmarking GPU untuk menguji kinerja 2.0 untuk Android dan iPhone. Semakin tinggi hasil yang didapat, semakin baik sebuah GPU dalam menangani OpenGL ES yang banyak dipakai untuk game di platform Android.

Daya Tahan Baterai

Walaupun menggunakan desain unibody, pengguna masih dapat melihat baterai yang ada pada smartphone ini. ZenFone 6 menggunakan baterai dengan kapasitas 3230 mAh. Dan kami pun melakukan pengujian daya tahan baterai pada smartphone ini dengan memutar file MP4 secara looping sampai baterai habis.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa smartphone ASUS ZenFone 6 dapat bertahan selama 8 jam 3 menit. Hasil seperti ini kami dapatkan tanpa menyalakan fasilitas smart saving. Hasil tersebut pun mungkin dapat berubah saat feature penghemat baterai dinyalakan.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES