in: News | June 27, 2014 | by: Cerira

80% Tiruan Flappy Bird Membawa Malware

Perusahaan keamanan terkemuka McAfee baru saja merilis riset terbaru mereka. Salah satu yang diumumkan, McAfee berhasil mendeteksi virus yang dibawa oleh game mobile yang beredar saat ini. Salah satu hasil yang cukup mencengangkan adalah, game-game tiruan dari Flappy Bird yang bermunculan sejak game aslinya ditarik dari online store beberapa waktu yang lalu, ternyata mengandung malware.

flappy-bird

Hampir semua game tiruan Flappy Bird yang beredar saat ini adalah game gratis. Flappy Bird sendiri merupakan game sederhana namun adiktif buatan developer asal Vietnam bernama Dong Nguyen. Game tersebut cukup menarik sehingga saat versi aslinya yang langsung menjadi favorit di kalangan pengguna piranti mobile ditarik dari peredaran, para gamer yang sudah terlanjur kecanduan langsung berburu game-game baru yang mirip dengan Flappy Bird yang langsung marak hadir di online store. Nguyen sendiri berhasil mendapatkan keuntungan sebesar $50,000 dalam sehari lewat game tersebut.

Begitu Nguyen memutuskan untuk menarik game tersebut, para developer pihak ketiga pun berlomba menciptakan game serupa meskipun dengan berbagai versi dan tokoh. Dan ternyata, menurut McAfee ada sebanyak 80% dari game kloning dari Flappy Bird yang beredar saat ini membawa virus. Dan karena sebagian besar aplikasi ini dijalankan di OS Android, McAfee menyebut bahwa ssebagian besar dari Flappy Bird yang terinfeksi malware ini merupakan game yang beredar di platform Android. Untuk platform iOS, jika piranti tersebut sudah di-jailbrake dan bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi pihak ketiga, kemungkinan besar juga rawan infeksi.

Lalu apa akibat dari malware yang dibawa game tiruan Flappy Bird tersebut saat dimainkan di piranti Anda? Menurut menurut Brian Kenyon, chief technical strategist McAfee, salah satu akibatnya adalah piranti akan melakukan panggilan telepon tanpa ijin dari pemiliknya. Panggilan ini biasanya merupakan panggilan ke nomor premium sehingga akan membengkakkan tagihan telepon tanpa sepengetahuan si pemilik. Tak hanya itu, piranti juga akan mengirim SMS yang bertujuan untuk meminta uang tanpa sepengetahuan pemilik, misalnya dengan mengatasnamakan badan amal Red Cross. Yang lebih parah lagi, virus ini akan meretas lokasi pengguna dan akhirnya menuntun ke scam kartu kredit. Jadi sebaiknya bagi Anda yang memainkan game-game tiruan Flappy Bird mulai berhati-hati dan menghentikan menggunakan game dari pihak ketiga tersebut demi keamanan Anda.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES