in: News | June 8, 2014 | by: Ozal

Google Siapkan Dana Fantastis Hadirkan 110 Satelit

Rakasasa internet Google tengah berambisi menyediakan akses internet ke sejumlah wilayah yang sulit jangkau jaringan penyedia layanan internet (ISP). Dengan begitu, hampir semua layanan Google yang berbasis internet bakal lebih banyak lagi penggunanya. Salah satu cara paling efektif guna merealisasikan proyek ambisius tersebut ialah pancaran jaringan internet melalui teknologi satelit. Dana yang dikeluarkan Google pun tak tanggung-tanggung.

google

Pihaknya berencana menyiapkan dana sekitar US$ 1 miliar hingga US$ 3 miliar untuk menghdirkan teknologi satelit. Dan ini masih berupa taksiran angka karena terdapat kemungkinan untuk bisa melambung lebih tinggi lagi dana investasi yang mesti digelontorkan Google. Semuanya itu akan bergantung kepada tahap rancangan akhir jaringan dan tahapan proyek selanjutnya untuk menggandakan jumlah satelit.

Google memang belum memberikan rincian terkait proyek tersebut. Namun, diperkirakan ada sekitar 110 unit satelit kecil yang bakal digarap Google sehingga kesemuanya itu mengitari bumi pada ketinggian di bawah satelit konvensional yang sudah ada.

Proyek ini akan dpimpin langsung oleh Greg Wyler, pendiri 03b NetWork, startup di bidang komunikasi satelit yang kini bergabung ke Google. PIhak Google juga merekrut sejumlah insinyur dari perusahaan satelit terkemuka Space System/Loral LLC.

Satelit sendiri bukan satu-satunya perangkat teknologi yang digunakan untuk merealasikan proyek mahalnya ini. Belum lama ini, pihaknya juga sudah menguji coba balon udara bernama Project Loon yang mampu memancarkan jaringan internet dari udara. Selain itu, Google bersama Titan Aerospace, perusahaan yang diakuisisinya, tengah mengembangkan pesawat tanpa awak atau drone bertenaga solar yang diperuntukan dalam proyek serupa.

“Sambungan internet dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Namun, sepertiga dari penduduk dunia belum memiliki akses terhadap jaringan internet,” kata seorang juru bicara Google yang menambahkan, teknologi ini memungkinkan ratusan juta orang di seluruh dunia bisa memiliki akses internet, seperti dilansir dari Wall Street Journal.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES