in: News | June 6, 2014 | by: Ozal

Jepang Siap Hadirkan Siaran TV 4K dan 8K

Jepang memang selalu membuat gebrakan inovasi dalam teknologinya. Setelah menjadi yang pertama memopulerkan standarisasi teknologi gambar visual beresolusi 4K dan 8K, kini Jepang mulai menggelar uji coba siaran program televisi (TV) dengan resolusi digital 4K. Setelah itu, dengan menggandeng industri lokal, pihaknya bersiap merampungkan proyek uji coba siaran TV 8K dalam dua tahun mendatang.

jepang

“Saya pikir ini luar biasa bahwa penyiaran 4K melalui satelit akan tersedia di rumah-rumah secara nasional untuk pertama kalinya di dunia. Kami akan terus mengupayakan siaran penuh 4K dan uji penyiaran 8K pada 2016,” kata Yoko Kamikwa, Wakil Menteri Departemen Komunikasi Negara.

Proyek konsorsium (usaha bersama) ini memang disponsori langsung oleh Pemerintah Jepang melalui departemen komunikasi. Langkah ini juga sebagai upaya Pemerintah Jepang guna menyelamatkan industri TV mereka yang tengah merosot, termasuk Sony, akibat gempuran produk-produk TV buatan Korea Selatan dan Cina.

Oleh karena itu, sejumlah produsen TV, stasiun penyiaran TV, dan pengusaha telekomunikasi di Jepang akan bergabung dalam konsorsium ini. Tujuannya, agar siaran TV semakin berkualitas 16 kali lipat lebih baik dari standar tayangan ada saat ini dan bisa mengudara di seluruh Kepulauan Jepang, juga dinikmati oleh 128 juta warga Jepang.

Jepang 2

“Industri Jepang harus bertahan hidup dalam lingkungan industri (TV) yang parah ini,” ujar Katsuaki Watanabe, mantan Presiden Toyota dan Chairman (emeritus) NexTV-F yang memimpin konsorsium uji coba tayangan program TV 4K. Ia menambahkan, lembaga penyiaran juga masih berhati-hati dalam menggelontorkan investasi besar, di tengah industri TV lokal yang sedang carut-marut.

Kendati demikian, minat masyarakat Jepang terhadap tayangan visual TV 4K memang sedang tinggi. Hal ini dibuktikan dari hasil penjualan TV 4K Sony yang cenderung lebih baik dari model low-end. Dan memang produk premium itulah yang mampu  menyelamatkan bisnis TV Sony dalam setahun terakhir ini.
Sumber: Channel News Asia

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES