in: News | July 10, 2014 | by: Cerira

Factory Reset di Android Tak Jamin Data Terhapus Sempurna

Tentu kita tahu, selama ini jika ingin menghapus seluruh data pribadi di piranti Android hanya tinggal menghapus melalui menu factory reset. Namun ternyata menurut laporan penyedia software Avast, cara tersebut tidak akan menghapus data pribadi yang pernah ada di dalam piranti secara sempurna. Pasalnya, dengan tool tertentu, data-data yang sudah terhapus pada smartphone tersebut bisa dikembalikan lagi.

factory-reset-on-Android

Avast sendiri melakukan uji coba ke sekitar 20 piranti Android bekas yang dibeli secara online. Saat dibeli, piranti-piranti tersebut tidak membawa data apapun karena sudah dihapus dengan factory reset. Namun ternyata setelah dilakukan restore dengan tool khusus software forensik, Avats berhasil mengembalikan paling tidak 40 ribu foto dari piranti-piranti tersebut yang sebagian besar merupakan foto anak-anak. Tak hanya itu, Avast juga mencoba untuk melakukan recovery ke sejumlah pencarian ke Google plus email dan SMS dan Avast pun berhasil mengidentifikasi pemilik dari 4 piranti Android yang diuji coba tersebut.

Melihat hasil tersebut, Avast menyatakan bahwa tindakan penghapusan data dari piranti Android dengan cara factory reset bisa dikatakan tidak akan membersihkan secara maksimal. Satu-satunya cara mudah yang bisa dilakukan pemilik jika ingin data-datanya, terutama data rahasia bisa dihapus secara permanen adalah dengan cara ditimpa dengan data lain.

hal ini membuktikan bahwa factory reset yang disebut-sebut Google bisa membersihkan data secara total dari piranti Android ternyata tidak bisa menghapus secara sempurna dan tentunya menjadi perhatian tersendiri, baik bagi para pengguna maupun dari pihak Google. Google sendiri sudah dimintai keterangan apakah factory reset dari Android memang dirancang untuk mencegah pemulihan data semacam ini, namun Google belum memberikan tanggapan.

Sedangkan untuk iOS, Apple nampaknya telah menemukan cara untuk menggagalkan pemulihan data seperti yang bisa dilakukan dengan software forensik untuk iPhone atau iPad yang telah di-wipe. Pada hardware terbaru, fitur reset iOS bisa menghapus kunci enkripsi yang melindungi data user sehingga jika ada yang mau melakukan recovery data tanpa sepengetahuan pemilik maka tidak akan diberikan akses dan atau jika ada data yang bisa dibaca data tersebut pada dasarnya bukanlah data yang penting. Pada model iPhone dan iPod Touch lama, Apple menyatakan bahwa dengan menimpa setting dan informasi user, menulis serangkaian partisi data, merupakan langkah yang bisa digunakan untuk mencegah pemulihan data secara tidak sah dalam beberapa kasus.

Tags:

Share This: