in: News | August 5, 2014 | by: Ozal

ARM Belum Siap Masuk ke Pasar Prosesor Server

Dell mulai menunjukkan minatnya masuk ke pasar server berbasis desain arsitektur prosesor dari ARM sebagai upaya diversifikasi produk server X86 dari Intel. Namun sayang, ada satu masalah baru bagi Dell untuk masuk ke pasar tersebut, yaitu kesiapan ARM. ARM dikabarkan telah menunda arsitektur chip-nya untuk prosesor server.

arm

Forrest Norrod, Kepala Bisnis Server Dell mengaku kecewa dengan ketidaksiapan ARM saat ini. “Terus terang saja, menurut saya, pembangunan ekosistem (server berbasis prosesor ARM) sedikit lebih lambat dari yang diharapkan,” ungkap Norrod, seperti dikutip dari Computer World.

Ia menjelaskan, kehadiran Intel yang mulai serius menyediakan prosesor server low-energy dan ditambah AMD juga ikut masuk ke pasar server, membuat tingkat adopsi server berbasis ARM bakal makin sulit. “Kesempatan untuk server ARM lebih sedikit ketimbang dulu bila ARM telah melakukannya lebih awal,” kata Norrod.

Sekedar informasi, ARM tidak membuat komponen hardware sendiri. Mereka hanya menyediakan lisensi desain arsitektur chip ke produsen. Sejumlah raksasa IT di Sillicon Valley sudah menunjukkan minatnya membuat prosesor server berdasarkan blue-print dari ARM. Mereka berpandangan, prosesor ARM sebagai produk hemat daya alternatif potensial guna menggantikan chipset x86 Intel yang mendominasi pusat data saat ini.

Masalah seputar lisensi untuk mengadopsi server ARM turut mengganggu. Menurutnya, Dell dan perusahaan lainnya juga mesti ikut membayar lebih software untuk tiap core yang digunakan di prosesor tersebut. Hal ini agar lebih banyak lagi software yang bisa berjalan normal pada prosesor server berbasis ARM.

Saat ini, ARM baru menggandeng asosiasi industri seperti Linaro dan perusahaan Red Hat guna memajukan ekosistem software bagi prosesor server ARM. Di satu sisi, sebagian besar industri masih fokus pengembangan software untuk prosesor x86.

arm 2

Dell tidak sendiri untuk masuk ke pasar server ARM. Hewlett-Packard juga berencana mengaplikasikan prosesor ARM di bisnis servernya, namun belum mengumumkan tanggal rilis pasti. Sementara itu, awalnya NVIDIA dan Samsung tertarik dengan server ARM, mamun belakangan keduanya dikabarkan mundur.

Meski begitu, Dell masih berharap banyak server berbasis prosesor ARM bisa segera direalisasikan. “Kami akan terus tetap terlibat dengan ekosisitem ARM hingga pada waktunya tiba untuk adopsi konsumen tingkat akhir,” ujarnya.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES