in: Gadget - News | September 18, 2014 | by: Dedy Irvan

IDF 2014: Hands-On Test Core M 5Y70

Core M adalah prosesor terbaru yang diperkenalkan Intel untuk menjadi motor tablet terkencang di muka bumi ini. Tampaknya terdengar sebagai angan-angan saja, bukan? Akan tetapi dalam sebuah kesempatan langka yang terbatas di perhelatan IDF14 di San Francisco baru-baru ini, kami berkesempatan untuk membuktikannya!

Core-M

3DMark 1.2 Ice Storm Unlimited

Benchmark ini memperlihatkan performa gaming sebuah tablet. Uniknya, benchmark yang satu ini bisa dijalankan di berbaga jenis tablet lainnya, termasuk yang berbasis Android.

*klik untuk memperbesar
*klik untuk memperbesar

Dalam pengujian ini, Core M menampilkan skor di kisaran 49.000 hingga 50.000 (dalam beberapa kali pengulangan). Nilai ini memang tergolong yang terbesar jika dibandingkan dengan tablet berperforma tinggi lainnya seperti MS Surface Pro3 dan MS Surface Pro2.

3DMark Cloud Gate

Core M 3DMark Cloud Gate
*klik untuk memperbesar

Sedikit “memaksakan”, kami menguji pula sebuah benchmark yang lebih berat yaitu 3DMark Cloud Gate. Paket benchmark yang ditujukan untuk sistem entry-level hingga kelas menengah ini menunjukkan nilai yang lagi-lagi tidak mengecewakan. Dengan skor overall di kisaran 4500, graphics score 5700, dan Physics score hampir mencapai 2600, menandakan bahwa Core M dalam wujud reference ini mampu bersaing dengan Core i3 atau bahkan Core i5 mobile di kelas Sandy Bridge dan Ivy Bridge.

Cinebench 11.5

Core-M Cinebench R11.5

Sebagai benchmark pamungkas, kami menguji Cinebench 11.5. Kami sebenarnya tidak berharap banyak dari performa prosesor Broadwell tanpa kipas ini. Akan tetapi, skor yang kami peroleh ternyata lagi-lagi tidak mengecewakan. Skor 2.67 yang ditampilkan Core M 5Y70 ini kurang lebih setara dengan Core i3 atau Core i5 laptop di generasi Haswell.

Kencang Meski Bergantung Suhu

Hasil pengujian singkat kami ini memang menampilkan skor yang amat menarik, terutama jika mengingat ini adalah prosesor tanpa kipas pendingin. Akan tetapi, patut diingat bahwa skor ini bisa saja berubah, bergantung pada skin temperature tablet. Jika skin temperature meningkat, prosesor akan “menahan” performanya agar tidak membuat panas kian tinggi. Meski demikian, pengujian ini pun menunjukkan bahwa dalam suhu ruangan yang ber-AC normal (sekitar 24-26 C), performa Core M ini sudah cukup tinggi untuk kebutuhan produktivitas dan bahkan beberapa game.

Sedikit catatan kecil yang menyenangkan: Kami tidak melihat tendensi Core M untuk menurunkan kecepatan prosesor terlalu rendah saat GPU (IGP) menerima load tinggi. Ini membuat performa keseluruhannya tetap terjaga baik.

 

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES