in: Graphics Card | September 4, 2014 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Gigabyte GeForce GTX TITAN Z: Dual-GPU Mewah, Kencang, & Bertenaga

Perhelatan GTC (GPU Technology Conference) 2014 pada bulan Maret lalu ternyata berujung pada sebuah kejutan besar dari NVIDIA. Di tengah pertanyaan kalangan pengguna PC di seluruh dunia akan kemunculan graphics card dual-GPU dari lini GeForce GTX 700 Series, NVIDIA menjawabnya dengan memperkenalkan model graphics card yang tidak pernah diduga sebelumnya. NVIDIA akhirnya memperkenalkan graphics card dual-GPU terbaru dan berbeda dibandingkan produk serupa dari generasi sebelumnya, GeForce GTX TITAN Z. Tidak sampai disitu saja, kejutan NVIDIA berlanjut dengan diumumkannya harga jual GeForce GTX TITAN Z sebesar $2999 atau diperlukan dana lebih dari 30 juta rupiah untuk menebusnya.

gigabyte nvidia gtx titan z on system

GeForce GTX TITAN Z memang memiliki sejumlah keunikan yang tidak dimiliki graphics card dual-GPU generasi sebelumnya seperti GeForce GTX 690 atau GeForce GTX 590. Seperti graphics card NVIDIA GeForce seri TITAN lainnya, GeForce GTX TITAN Z tidak hanya dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain game maksimal di resolusi gambar tinggi serta setting detail grafik terbaik, graphics card tersebut juga mewarisi kemampuan NVIDIA Tesla dalam hal High Performance Computing (HPC). Oleh karena itu tidak aneh jika GeForce GTX TITAN Z dijual dengan harga kelas premium dan menjadi graphics card GeForce dengan harga jual paling tinggi sepanjang sejarah. Walaupun begitu, mengingat GeForce GTX TITAN Z merupakan kombinasi dua GeForce GTX TITAN Black pada satu PCB, kami cukup penasaran mengapa GeForce GTX TITAN Z memiliki harga tiga kali lipat GeForce GTX TITAN Black.

GeForce GTX TITAN Z merupakan kompetitor dari graphics card dual-GPU terbaru dari AMD yaitu Radeon R9 295X2. Menariknya, Radeon R9 295X2 ditawarkan dengan harga jual hanya separuh dari GeForce GTX TITAN Z yaitu $1499. Akan tetapi dengan harga seperti itu, Radeon R9 295X2 hanya dirancang sebagai graphics card gaming dan tidak memiliki kemampuan lebih seperti ditawarkan GeForce GTX TITAN Z.

Di artikel kali ini, kami akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengulas kemampuan GeForce GTX TITAN Z dimana kali ini diwakilkan oleh produk dari GIGABYTE. Seperti apakah kemampuan GeForce GTX TITAN Z dan feature unggulan apa saja yang dimilikinya akan kami sajikan ulasannya berikut ini.

Platform Pengujian GIGABYTE GeForce GTX TITAN Z

  • Prosesor: Intel Core i7 3960X @4.5 GHz
  • Motherboard: ASUS X79 Pro
  • Graphics Card:

AMD Radeon R9 200/R7 200/HD 7000/HD 6000/HD 5000 Series

NVIDIA GeForce GTX TITAN/GTX 700/GTX 600/GTX 500 Series

  • Memory: 4x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.65 V)

  • Storage: Kingston HyperX 3K SSD

kingston hyperx 3k

  • Power Supply: Corsair AX1200

corsair ax1200

  • CPU Heatsink: Corsair H100

corsair h100

  • Casing: Corsair 500R

corsair carbide 500r white

  • Display: LCD Monitor @1920 x 1080 pixels & LCD Monitor @3840 x 2160 pixels
asus pb287q
ASUS PB287Q 4K Monitor
  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver:

Catalyst 14.7 RC|14.6 Beta|14.4|13.12|13.11 Beta v9.2|13.11 Beta|13.10 Beta 2|13.6 Beta 2|13.1|12.2|12.3|12.8

Forceware 340.52|337.88|337.50 Beta|335.23|334.89|332.21|331.82|331.58|326.80|326.4|320.49|320.39|314.07|306.23|304.79 Beta

(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.

Arsitektur

nvidia gk110 full smx
GK110 Block Diagram

GeForce GTX TITAN Z ditenagai dua chip GPU GK110 dimana setiap chip GPU memiliki 15 unit SMX dalam kondisi aktif. Tentu Anda tidak asing mengingat chip GPU tersebut telah digunakan pada dua model graphics card kelas atas lainnya seperti GeForce GTX 780 Ti dan GeForce GTX TITAN Black. Chip GPU GK110 dengan 15 units SMX aktif memiliki 2880 CUDA Cores, 240 Texture Units, dan 48 ROP Units. Alhasil secara keseluruhan, GeForce GTX TITAN Z dilengkapi 5760 CUDA Cores, 480 Texture Units, dan 96 ROP Units. Untuk membangun sebuah chip GPU GK110, dibutuhkan 7,1 milyar transistor yang dikemas ke dalam ukuran 561 mm² dengan menggunakan proses fabrikasi 28 nm.

Spesifikasi

gigabyte nvidia gtx titan z spec

Walaupun menggunakan chip GPU serupa dengan GeForce GTX 780 Ti dan GeForce GTX TITAN Black, setiap chip GPU pada GeForce GTX TITAN Z beroperasi pada spesifikasi clock lebih rendah. Chip GPU GeForce GTX TITAN Z memiliki base clock GPU sebesar 705 MHz dan boost clock GPU sebesar 876 MHz. Penggunaan spesifikasi clock GPU seperti itu memang kerap ditemukan pada graphics card tipe dual-GPU. Hal tersebut biasanya dilakukan untuk menjaga temperatur dan konsumsi daya graphics card tetap terjaga pada batas normal yang telah ditentukan oleh produsen chip GPU. Untunglah, NVIDIA tetap mempertahankan clock memori GeForce GTX TITAN Z pada 7000 MHz seperti juga digunakan oleh GeForce GTX 780 Ti dan GeForce GTX TITAN Black.

GeForce GTX TITAN Z dilengkapi bandwidth memory dengan ukuran sebesar 384-bit untuk setiap chip GPU. Tidak sampai disitu saja, GeForce GTX TITAN Z juga dilengkapi kapasitas total memori sebesar 12 GB atau 12288 MB. Kapasitas memori seperti itu membuat GeForce GTX TITAN Z siap menangani game rakus memori di resolusi gambar Ultra HD/4K atau pada konfigurasi multi-monitor NVIDIA Surround.

Pada pengujian GeForce GTX TITAN Z kali ini kami akan menggunakan produk dari GIGABYTE dimana graphics card tersebut masih mengunakan spesifikasi serupa dengan tipe reference.

Double Precision

Salah satu keistimewaan graphics card NVIDIA GeForce seri TITAN adalah kemampuan jauh lebih bertenaga dalam menangani komputasi double precision. Kemampuan tersebut biasanya dijumpai pada graphics card kelas profesional seperti NVIDIA Tesla K20, K20X dan K40. Komputasi double-precision biasanya digunakan pada bidang seperti computer aided design (CAD), defense and intelligence, media and entertaintment, medical imaging, physics, oil and gas/seismic, wheater climate, dan masih banyak lagi.

gigabyte nvidia gtx titan z double precission

Untuk mengaktifkan kemampuan komputasi double precission GeForce GTX TITAN Z, aktifkan setting “Double Precision” pada NVIDIA Control Panel>Manage 3D Settings>Global Setting. Setting “Double Precision” tidak akan muncul pada graphics card non-TITAN. Pada saat feature Double Precision aktif, GeForce GTX TITAN Z akan menggunakan 960 CUDA Cores (1/3 CUDA Cores per-SMX) pada setiap chip GPU untuk melakukan proses komputasi. Jumlah CUDA Cores untuk melakukan komputasi tersebut jauh lebih banyak dibandingkan graphics card NVIDIA GeForce non-TITAN dengan 1/24 CUDA Cores per-SMX.

GeForce GTX TITAN Z Features

  • Microsoft DirectX 12 (feature level 11_0)
  • NVIDIA GPU Boost 2.0
  • NVIDIA GPU Boost 2.0: Display Overclocking
  • NVIDIA Adaptive VSync
  • NVIDIA G-SYNC
  • NVIDIA Surround
  • NVIDIA 3DVision
  • NVIDIA 3DVision Surround
  • NVIDIA PhysX
  • NVIDIA CUDA
  • NVIDIA TXAA
  • NVIDIA FXAA
  • NVIDIA SHIELD-ready
  • PCI Express 3.0 x16
  • Dual-link DVI
  • HDMI 1.4a
  • Display Port 1.2

Kemasan Produk

gigabyte nvidia gtx titan z front box

gigabyte nvidia gtx titan z rear box

Paket Penjualan

gigabyte nvidia gtx titan z bundles

Bersama unit graphics card GIGABYTE menyertakan:

  • Driver & utility disc
  • Quick Guide
  • Molex to 8-pin
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES