in: Processors | February 12, 2015 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Review AMD Athlon X4 860K & Athlon X4 760K: Prosesor Quad-Core Murah Tanpa IGP

Konsumsi daya

POWER

Pengujian kami lanjutkan dengan uji konsumsi daya, dan hasilnya cukup predictable. Kedua prosesor Intel, Pentium G3258 dan Core i3-4130 memiliki tingkat konsumsi daya yang cukup rendah dibanding kedua Athlon X4. X4 760K memiliki konsumsi daya sekitar 10 Watt lebih tinggi secara keseluruhan dibanding 860K, dan ini merupakan ‘akibat’ dari seringnya si X4 760K bertahan pada mode Turbo Core, sedangkan 860K sedikit lebih ‘konservatif’ dalam menjalankan Turbo Core.

 

Sedikit Catatan Mengenai Suhu

HSF

Suatu hal yang ingin kami kaji lebih dalam dari kedua Athlon X4 adalah suhu prosesor. Melihat range budget dari kedua prosesor ini, penggunanya akan lebih mungkin bertahan dengan pendingin bawaan untuk menghemat dana, sehingga performa pendinginan dari HSF bawaan menjadi cukup penting. Sayangnya, seperti yang seringkali kami utarakan, jarang sekali ada sensor thermal yang akurat pada prosesor AMD (sebagian besar sensor tersebut menunjukkan suhu 15-19 °C pada idle, yang jelas tidak mungkin dicapai dengan suhu ruang 25 °C), dan seringkali kami harus bergantung pada sensor yang diberikan oleh hardware monitoring pada motherboard, yang mungkin diletakkan di sekitar soket.

Dari apa yang kami temui pada sensor motherboard MSI A68HM-E33 (yang menggunakan Fintek IC), pembacaan suhu sensor ini cukup reliable dalam artian mereka meningkat secara proporsional sesuai dengan suhu ruang (tidak seperti faulty sensor yang sering kami temukan saat menggunakan Core Temp untuk membaca suhu prosesor AMD). Walaupun begitu, perlu diperhitungkan bahwa suhu sensor ini jelas lebih rendah dari suhu core sebenarnya karena tidak berada di daerah core. Berikut pembacaan dari suhu tersebut pada Athlon X4 860K yang sedang menjalankan game Watch_Dogs, dengan keadaan tanpa casing, suhu ruangan 25 °C.

HSFStock_thermal

Sensor di motherboard menunjukkan pembacaan suhu sekitar 51 °C-an. Pembacaan sensor suhu pada Athlon X4 760K dalam keadaan serupa menunjukkan hasil yang mirip, tetapi kadang sedikit lebih tinggi 3-4 °C tergantung load yang diberikan. Melihat data ini, jika semisal prosesor X4 860K diletakkan dalam casing tertutup dengan suhu ruang 28-30 °C-an (umum di Indonesia, suhu kamar tanpa AC), maka suhunya kemungkinan ada di kisaran 55 °C (atau maksimal 60 °C untuk X4 760K), masih cukup wajar untuk sebuah HSF bawaan.

 

Overclocking: CPU

Meski dikategorikan sebagai prosesor murah di kelasnya, baik Athlon X4 760K dan X4 860K memiliki sebuah fitur yang menarik, yakni kemampuan overclocking. Anda yang masih kurang puas dengan performa prosesor Athlon X4 760K/860K dapat meningkatkan kecepatannya lebih tinggi lagi dengan meningkatkan nilai CPU Ratio/CPU Multiplier di dalam BIOS.

Disini, kami mencoba untuk melakukan sebuah praktik overclocking yang dilakukan dengan aman, dalam artian overclocking ini dilakukan tanpa voltase ekstra sama sekali, karena motherboard A68HM-E33 yang kami gunakan tidak menyediakan opsinya. Selain itu, kami juga mencari batas paling stabil yang bisa dicapai dengan tetap menggunakan stock HSF.

Berikut ini setting yang kami gunakan untuk kedua prosesor, baik Athlon X4 760K, dan X4 860K:

860K_OC1

860K_OC2

Kami mengatur CPU Ratio (multiplier) ke 42 untuk mendapat clock 4200Mhz, mematikan fitur AMD Turbo Core Frequency, lalu menyalakan AMD Cool ‘n’ Quiet. Menyalakan Cool ‘n’ Quiet (CnQ) ini cukup penting dilakukan bagi Anda pengguna heatsink bawaan, karena pada saat idle fitur CnQ akan menurunkan kecepatan clock Anda, dan juga voltase yang digunakan, sehingga suhu dan dayanya terjaga.

Berikut ini beberapa benchmark yang kami jalankan dengan kecepatan 4200Mhz:

OC_CBR

OC_CBR_SC

OC_Handbrake

OC_WD

Dengan kecepatan 4200Mhz, skor Cinebench R11.5 multi-CPU dari Core i3-4130 bisa dilewati oleh Athlon X4 860K, walau sayangnya nilai performance single-thread dari X4 860K dan X4 760K yang sudah berjalan di 4200Mhz masih belum cukup untuk mengejar Haswell i3. Di aplikasi video transcoding Handbrake, prosesor X4 860K dapat mengejar ketertinggalannya dari i3-4130, dan unggul tipis disini.

Terakhir, pada aplikasi game Watch_Dogs 1080p, sedikit clock tambahan pada X4 860K dapat sedikit meningkatkan framerate, namun belum mengejar i3-4130.

 

Overclocking: RAM

Seperti yang kami utarakan pada halaman 2, salah satu nilai tambah di platform FM2/FM2+ adalah kapabilitas untuk menjalankan kecepatan memori tinggi(DDR3-1866Mhz ke atas). Untuk sistem dengan basis APU yang memiliki grafis terintegrasi(IGP), tentunya kemampuan menjalankan memori berkecepatan tinggi memberikan tambahan performa yang lumayan signifikan bagi performa IGP-nya. Bagaimana dengan Athlon X4 860K yang tidak memiliki IGP? Mari kita uji di bawah:

860K_OC_DRAM

Ram_2133Mhz

Berbagai motherboard AMD FM2/FM2+ dibuat tetap kompatibel dengan profil XMP (Extreme Memory Profile) yang harusnya berjalan di platform Intel. Kami mencoba mengaktifkan profil XMP pada memori kami dan menjalankannya pada kecepatan DDR3-2133 Mhz. Berikut hasil benchmarknya:

OCRAM_AIDAread

OCRAM_AIDALat

OCRAM_handbrake

Benchmark AIDA64 menunjukkan peningkatan di segi Read Bandwidth dan Latency ketika memori di-overclock. Aplikasi yang menggunakan memori secara intensif seperti video transcoding akan mendapat peningkatan kecil, walau tidak setinggi peningkatan yang terjadi pada pengujian gaming dengan IGP pada APU.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES