in: Graphics Card | February 24, 2015 | by: Reza Afrian Ramadhan

Review Digital Alliance R7 240 2GB DDR3 OC: VGA Entry Level dengan Tampilan Menarik

Graphics card dengan harga di bawah Rp 1 juta mungkin kurang diminati oleh seorang gamer hardcore. Namun, tidak tertutup kemungkinan gamer dengan budget terbatas mencari graphics card di rentang harga tersebut untuk mendapatkan kualitas grafis yang lebih baik, misalnya dari pengolah grafis terintegrasi dalam prosesor. Memang, untuk saat ini, graphics card di rentang harga tersebut umumnya sudah memadai untuk menjalankan game di resolusi yang tidak terlalu tinggi. Selain itu, konsumsi dayanya yang rendah juga tidak akan “menyakitkan” gamer berdana terbatas.DSC09999

Nah, kali ini kami kembali kedatangan sebuah graphics card AMD yang harganya di bawah Rp 1 juta, yaitu Digital Alliance R7 240 OC. Graphics card mungil yang satu ini seharusnya sanggup menjalankan game AAA dengan cukup baik di resolusi rendah, misalnya 1366 x 768. Penasaran dengan performa dari graphics card tersebut? Yuk, mari kita simak review lengkapnya hanya di JagatReview!

Platform Pengujian Digital Alliance R7 240 OC 2GB DDR3 OC

  • Prosesor: Intel Core i3 4330 @  3,5 GHz
  • Motherboard: ASUS H81
  • Graphics Card:
    AMD R7 250 GDDR5/HD 6670 DDR3
    NVIDIA GT 630G DDR5 /GT 730 GDDR 5
  • Memory: 2 x 2 GB Kingston HyperX Blu (@1600 MHz; 1.65 V)

  • Storage: Kingston HyperX SSD 120GB

  • Power Supply: Corsair AX1200
  • CPU Heatsink: Intel Stock Heatsink
  • Monitor: LCD Monitor 1920×1080
  • Input: Generic Keyboard and Mouse
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver:
    Catalyst 14.9/ Omega Driver
    Forceware 344.60

(*) Seluruh graphics card diuji pada setting default yang disediakan driver tersebut, pada versi tersebut.

Arsitektur

Unit pengolah grafis di graphics card ini adalah Oland Pro, alias versi ringkas dari chip GPU Oland XT/Cape Verde LE. AMD melakukan pemangkasan chip Oland XT dari 6 CU menjadi 5 CU, sehingga membuat Radeon R7 240 memiliki 320 Stream Processor, 20 Texture Units, dan 8 ROP Units. Oland Pro tetap menggunakan proses fabrikasi 28 nm dengan 2,8 milyar transistor di dalamnya.

SpesifikasiUntitled

 

Jika Radeon R7 250 dapat hadir dalam dua varian, yaitu dengan memori DDR3 dan GDDR5, AMD hanya mengijinkan Radeon R7 240 untuk menggunakan memori DDR3. Selain itu, perbedaan yang paling mendasar dari Radeon R7 250 dan Radeon R7 240, selain dari chip GPU, adalah penggunaan spesifikasi clock lebih rendah, yaitu maksimum clock 780 MHz. Di versi Digital Alliance OC kali ini, DA sedikit meningkatkan clock GPU dari R7 240 tersebut sehingga dapat mencapai maksimum di 800 MHz.

Sementara itu, memori DDR3 sebesar 2 GB yang digunakan beroperasi pada clock 1800 MHz. Penggunaan memori DDR3 memang membuat bandwidth total berkurang hampir separuh dari GDDR5. Walaupun begitu, dari card ini, tetapi terdapat satu hal menarik, Radeon R7 240 memiliki nilai TDP sangat rendah, yaitu hanya 30 Watt saja, sehingga sangat ramah dalam hal konsumsi daya.

Radeon R7 240 Features

  • Microsoft DirectX 11.2
  • AMD Mantle
  • AMD HD3D
  • AMD Eyefinity 2.0
  • AMD CrossfireX
  • AMD PowerPlay
  • AMD PowerTune with Boost
  • AMD ZeroCore Power
  • AMD Accelerated Parallel Processing (APP)
  • Bitstreaming Audio
  • Discrete Digital Multi-Point Audio (Next Generation)
  • Enhance Quality Anti Aliasing
  • Universal Video Decoder 3.0
  • PCI Express 3.0 x16
  • Dual-Link DVI
  • Display Port 1.2
  • HDMI 1.4a

Kemasan ProdukDSC09990

 

Paket PenjualanDSC00009

 

Di dalam kemasan Anda akan mendapatkan:

  • 1x CD Driver
  • 1x Manual Book dan Warranty Card
    Daftar Isi
    Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES