in: Direct Release | March 27, 2015 | by: Jagat Review

Direct Release: ZTE Akan Meluncurkan AliveShare, Fitur Bertukar File, Komunikasi Serta Permainan Interaktif Tanpa Memakan Kuota Data & Tidak Membutuhkan Jaringan 3G/4G

aliveshare2

Fitur Produktivitas Offline Ini Akan Dibenamkan Dalam Smartphone ZTE Terbaru Yang Akan Diluncurkan Di Indonesia

27 Maret 2015, Jakarta, Indonesia –ZTE Corporation (ZTE) (kode saham H: 0763.HK / kode saham A: 000063.SZ), penyedia telekomunikasi, enterprise dan solusi mobile terkemuka, akan membenamkan fitur yang ditujukan untuk produktivitas offline, yaituAliveShare dalam smartphone terbarunya yang akan segera diluncurkan di Indonesia. AliveShare adalah aplikasi dengan fitur-fitur yang dikembangkan oleh ZTE, dan didasarkan pada teknologi Wi-Fi Direct untuk melakukan transfer berbagai jenis data antar perangkat yang berbeda dengan kecepatan tinggi dan tidak membutuhkan jaringan selular serta data.

Karena kondisi lalu lintas jaringan, kotak masuk email yang biasanya membutuhkan koneksi internet terkadang bisa melambat. Aplikasi transfer file melalui Wi-Fi dan Bluetooth konvensional mengharuskan penggunanya memahami berbagai hal teknis mengenai Wi-Fi terlebih dahulu (misal: kode pairing, IP address, dan sebagainya), sehingga menyulitkan. Oleh karena itu, ZTE berpikir bahwa seharusnya ada cara yang lebih mudah bagi pengguna umum untuk saling berbagi file dalam jarak pendek tanpa memakan kuota data. Ini adalah ide awal diciptakannya AliveShare.

Berkat teknologi nirkabel terbaru, kecepatan AliveShare bisa mencapai 40 kali lipat lebih cepat dibandingkan dengan Bluetooth. Sebagai contoh, bila menggunakan Bluetooth, satu file lagu format mp3 yang berkisar 5-10MB mampu dikirim dalam hitungan menit, tapi bila menggunakan AliveShare, hanya membutuhkan satu detik. AliveShare juga memungkinkan pertukaran pesan singkat dengan pengguna lain, atau dengan sekelompok pengguna AliveShare tanpa ada sinyal 3G maupun 4G, yang bisa sangat berguna bila digunakan di daerah pedesaan contohnya, atau di ruang kantor, di mana penggunaan perangkat seluler dan data sangat dibatasi.

“Manusia di jaman modern ini semakin tidak bisa lepas dari perangkat mobile. Tapi ketika lalu lintas data tidak lancar, entah karena jangkauan sinyal seluler maupun hal lain, komunikasi bisa terganggu dan berdampak pada turunnya kreatifitas serta produktivitas,” ujar Fritz Wang, Managing Director of ZTE Handset Business Unit Indonesia. “ZTE memahami betul bahwa sebuah smartphone harus bisa menjadi teman dan rekan yang bisa diandalkan kapan saja. Oleh karena itu, kami menghadirkan fitur AliveShare ini,” tambahnya.

 

AliveShare kini memiliki empat fitur utama, yaitu:

  1. Group Chat

Mirip seperti aplikasi jenis messenger, tapi tidak memakan kuota, Group Chat dalam AliveShare memungkinkan penggunanya untuk bercakap-cakap dan bertukar pesan singkat secara real-time. Group Chat juga dilengkapi fitur emoticon, untuk mengekspresikan perasaan.

  1. Versus Gaming

Rasa bosan akan hilang bila dua pengguna AliveShare saling terhubung dan bermain catur serta match-3 yang seru.

  1. File/Mutual Sharing

Pengguna bisa saling bertukar file misal film, aplikasi dan musik dengan kecepatan tinggi, tanpa bergantung kepada lalu lintas data 3G/4G.

  1. Change Phone (Data Migration)

Apabila pengguna baru saja menggunakan smartphone ZTE, dan hendak memindahkan data-data dari ponsel lama ke yang baru, fitur ini akan melakukannya dengan otomatis, cepat dan praktis.

Awalnya, versi perdana AliveShare diujicobakan sebagai fitur pada perangkat ponsel untuk operator China Telecom. Hanya dalam satu bulan, aplikasi itu digunakan oleh lebih dari 100,000 pengguna, dan terus meningkat.

“Sekali Anda mencoba AliveShare, Anda pasti akan menyukainya. Antarmukanya dibuat menurut filosofi desain MiFavor agar enak dilihat, dan di masa mendatang kami akan senantiasa menambahkan fitur-fitur baru yang bisa dimanfaatkan dalam kondisi offline. Dengan AliveShare, ga ada sinyal, ga mati gaya!” tambah Fritz Wang.

Tags:

Share This: