in: News | March 26, 2015 | by: Friska Suryawinata

Tim Developer Muda Indonesia Jebolan Imagine Cup 2015 akan Wakili Negara di Taraf Internasional

DSCF2115

Pada Kamis (26/3) berlokasi di Mal Gandaria City, Jakarta, ajang kompetisi developer muda Imagine Cup 2015 yang merupakan hasil kerja sama Microsoft dengan Telkom Indonesia dan United States Agency for International Development (USAID) telah memasukki babak final. Dalam kompetisi final inI, terdapat sembilan tim yang akan bertanding dalam tiga kategori terpisah.

“Melihat dari seberapa banyak jumlah pendaftar dan tim yang berhasil lolos seleksi dalam ajang ini, kami pun menyadari bahwa perkembangan teknologi saat ini telah merata, di mana tim yang sudah lolos seleksi untuk maju ke babak final tidak didominasi oleh satu atau dua universitas tertentu saja.” ujar Bapak Irving Hutagalung sebagai Technical Evangelist dari Microsoft yang sekaligus menjabat Program Manager untuk Imagine Cup 2015.

Bpk. Irving Hutagalung, Technical Evangelist Microsoft; Bpk. Mustakim Wahyudi, Assistant Vice President Activation & Communication PT Telkom Indonesia; Andrew Sisson, Mission Director USAID
Bpk. Irving Hutagalung, Technical Evangelist Microsoft; Bpk. Mustakim Wahyudi, Assistant Vice President Activation & Communication PT Telkom Indonesia; Andrew Sisson, Mission Director USAID

Total peserta yang telah mendaftar untuk Imagine Cup 2015 ini mencapai hingga lebih dari 8.000 peserta dari 17 kota di Indonesia. Jumlah ini merupakan jumlah pendaftar terbanyak di seluruh ASEAN, dan nomor 5 besar di seluruh dunia. Hal ini membuktikan bahwa antusias dan ketertarikan anak muda untuk menjadi developer semakin tinggi.

Tim yang akan bertanding pada hari ini untuk  kategori World Citizenship adalah ALIX dari Universitas Komputer Indonesia Bandung dengan aplikasi Bantu Anak Asuh, tim The Combine dari Institut Teknologi Bandung dengan aplikasi Alis, dan tim Trios dari Universitas Gadjah Mada dengan Yogyakarta dengan aplikasi Desila.

Pada kategori Innovation terdapat tim Bananas Technology dari UGM dengan aplikasi Pro Mayor, tim Dodo Project dari UNIKOM Bandung dengan aplikasi Dodo Kids Browser, dan tim watchman dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan aplikasi Watchman.

Dan di kategori Games, terdapat tim Silver Point dari Universitas Bina Nusantara dengan aplikasi TransPath Station, tim UpSee Studio dari Universitas Telkom Bandung dengan aplikasi Landed On Stage, dan tim Urban Studio dari Universitas Trunojoyo Madura Bangkalan dengan aplikasi Help Me Up.

DSCF2119 DSCF2121 DSCF2122

Kesembilan tim ini akan melakukan kompetisi terakhir yang saat ini tengah diadakan di Mal Gandaria City dan pengumuman akan dilakukan jam 9 malam nanti, di mana para pemenang akan dapat membawa pulang hadiah jutaam rupiah sekaligus mewakili Indonesia untuk ajang kompetisi taraf International di Seattle, Amerika Serikat, pada Juli 2015 mendatang.

Kompetisi yang sudah berjalan sejak tahun 2005 di Indonesia ini telah membuktikan prestasi para pelajar terutama di bidang teknologi. Dan prestasi mereka tidak kalah dengan pelajar yang ada di luar negeri. “Kami pastikan mereka untuk bisa berkarya dengan memberikan akses untuk bisa mengembangkan bakatnya, sehingga kami akan mendukung juga dalam pemasaran karya dan ide kreatif mereka dalam mengembangkan aplikasi.”

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES