in: Direct Release | April 6, 2015 | by: Jagat Review

Direct Release: Lintasarta Serahkan Ambulans untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

Jakarta, 4 April 2015. Dalam rangka menyambut hari jadinya yang ke-27 tahun, PT. Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) memberikan bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Sabtu (4/4). Penyerahan dilakukan di Ruang Bundar Masjid Sunda Kelapa, area Kompleks Rumah Sehat BAZNAS Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Business Director Lintasarta, Alfi Asman menyerahkan langsung kepada Direktur Pelaksana BAZNAS, Teten Kustiawan.

Penyerahan-Ambulan-dari-Lintasarta-ke-Baznas

Bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility) dari PT. Aplikanusa Lintasarta kepada warga kurang mampu yang sangat membutuhkan layanan kesehatan gratis dan mudah, melalui program kesehatan BAZNAS. Ambulans yang diberikan memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti tabung oksigen, regulator, tabung pemadam kebakaran, alat-alat infus, tandu medis dan flow meter.

Alfi Asman mengatakan, “Semoga bantuan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat”. Diharapkan bantuan ini dapat digunakan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas.

“Ini merupakan kali kedua Lintasarta memberikan bantuan ambulans untuk digunakan di Rumah Sehat BAZNAS. Insya Allah mobil ini akan sangat bermanfaat dalam pelayanan kesehatan gratis bagi mustahik,” kata Teten Kustiawan.

Ambulans tersebut akan memperkuat Layanan Luar Gedung Rumah Sehat BAZNAS yang memberikan pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola, menyasar lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh fasilitas konvensional. Jenis layanan ini terdapat di seluruh Rumah Sehat BAZNAS yaitu di Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo dan Makassar. Pada 2014 lalu, rata-rata Rumah Sehat BAZNAS tiap bulannya melayani sekitar 13 ribu mustahik.

Selain menyerahkan mobil ambulans, Lintasarta juga memberikan bantuan untuk operasi katarak gratis kepada 100 orang mustahik melalui dana infak sebesar Rp 215 Juta. Operasi tersebut dilaksanakan dengan dua tahap, dengan tahap pertama sebanyak 50 mustahik pada tanggal 4 April 2015. Tahap kedua akan dilaksanakan pada 29 April 2015 dengan pasien katarak sebanyak 50 orang mustahik. Layanan penyembuhan pasien katarak ini lengkap mulai dari pra operasi, tindakan operasi hingga monitoring paska operasi tersebut.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES