in: News | June 17, 2015 | by: Yufianto Gunawan

AMD PC Gaming Show di E3 2015

Sejak beberapa waktu lalu, AMD telah menyatakan diri akan berpartisipasi di E3, salah satu acara dunia game terbesar di dunia. Tentu saja, partisipasi AMD menandakan bahwa mereka akan mengumumkan beberapa hal baru di acara tersebut. Beberapa waktu lalu, tepatnya pada 16 Juni pukul 08.00 PST, atau sekitar 16 Juni pukul 23.00 WIB, AMD menggelar sebuah konferensi bertajuk PC Gaming Show untuk mengumumkan beberapa hal menarik. Penasaran? Bila Anda tidak sempat mengikuti live streaming konferensi tersebut, Anda bisa mendapatkan informasinya di artikel kami ini!

AMD E3 01
Hubby (kanan) dan Nekechuk (kiri) di awal konferensi AMD

Acara dibuka oleh Richard Huddy dari AMD. Dia langsung membahas beberapa tren di dunia PC gaming yang mulai marak beberapa waktu belakangan ini, termasuk bagaimana PC gamer ingin mendapatkan pengalaman yang lebih baik dari sebelumnya. AMD sendiri telah memperkenalkan beberapa hal yang mendukung pengalaman yang lebih baik itu, seperti API Mantle dan juga teknologi Free Sync di monitor.

Tidak cukup dengan itu saja, AMD juga memiliki beberapa hal baru yang diharapkan bisa menambah kaya pengalaman gamer dalam memainkan game di PC mereka. Huddy mengundang Devon Nekechuk, juga dari AMD, untuk memperkenalkan produk dan teknologi baru yang bisa mendukung hal tersebut!

Perkenalan Rx 300 Series

Produk yang diperkenalkan kali ini adalah graphics card Rx 300 Series yang akan mendukung pengalaman bermain game yang lebih baik. Dari keluarga R7 300 Series, terdapat R7 360 dan R7 370. R7 360 ditujukan untuk entry level online gaming, sementara R7 370 ditujukan untuk kelas yang lebih tinggi. R7 360 akan dilengkapi memori 2 GB, sementara R7 370 akan dilengkapi memori GDDR5 hingga kapasitas 4 GB. Terkait harga, R7 360 akan dipasarkan di kisaran harga USD 109, sedangkan R7 370 akan berada di kisaran harga USD 149.

AMD Radeon R7 360

AMD Radeon R7 370

Keluarga R9 300 Series untuk gaming yang lebih serius juga diperkenalkan. Untuk gaming hingga resolusi 2650 x 1440, AMD menyediakan R9 380, dengan memori GDDR5 4 GB, yang akan dipasarkan di kisaran harga USD 199. Sementara untuk gaming di resolusi 4K, terdapat R9 390 dan R9 390X dengan memori GDDR5 hingga kapasitas 8 GB. R9 390 akan dipasarkan di kisaran USD 329, sementara R9 390X akan dipasarkan di kisaran USD 429. Semua graphics card yang diumumkan itu akan tersedia mulai minggu ini.

AMD Radeon R9 390

Terkait teknologi, AMD memperkenalkan dua teknologi baru yang akan mulai diimplementasikan di Rx 300 Series, yaitu Frame Rate Target Control (FRTC) dan Virtual Super Resolution (VSR). FRTC memungkinkan pengguna untuk menghemat resource dengan mengatur sistem untuk hanya menampilkan game di framerate tertentu yang sudah ditentukan. Dengan itu, sistem bisa menghemat resource karena processing power tidak terbuang untuk menghasilkan framerate yang lebih tinggi dari yang dibutuhkan. Sementara VSR, sesuai namanya, memungkinkan pengguna menampilkan visual dengan resolusi virtual lebih tinggi dari yang didukung oleh layar yang digunakan.

DirectX 12: Lebih Banyak Detail untuk Tampilan Memukau

AMD E3 03

Produk dari lini yang diperkenalkan ini akan mendukung penuh DirectX 12, API baru yang disiapkan Microsoft untuk “next level of visual detail“. Untuk memberikan gambaran terkait keunggulan apa yang bisa diberikan oleh DirectX 12, Nekechuk mengundang perwakilan dari studio yang menggarap game berbasis DirectX 12, di antaranya Stardock dan Liohead. Lionhead menggarap Fable Legends, sementara Stardock telah merilis Galactic Civilization III yang nantinya juga siap untuk DirectX 12.

Dengan DirectX 12, pengembang bisa memasukkan lebih banyak detail ke dalam game mereka, baik untuk objek maupun lingkungan. Hal itu tentu saja akan menghasilkan tampilan visual yang tidak bisa dibayangkan sebelumnya, dengan detail yang jauh lebih banyak dari yang ada selama ini. Untuk menangani detail yang jauh lebih banyak tersebut, dikombinasikan dengan tren seperti resolusi 4K, dibutuhkan graphics card dengan kemampuan tinggi, seperti solusi dari AMD yang baru diperkenalkan.

Virtual Reality: Dukungan Teknologi dari AMD

AMD E3 02

Selain DirectX 12, dunia virtual reality (VR) disebut juga akan diuntungkan dengan hadirnya teknologi dari AMD. Huddy mengundang perwakilan dari Oculus dan developer dari EVE: Valkyrie, simulator perang dengan pesawat luar angkasa dalam dunia VR, untuk mengutarakan pendapat mereka. Berdasarkan penjelasan dari Anuj Gosalia, wakil dari Oculus, graphics card dengan kemampuan tinggi mutlak dibutuhkan untuk headset VR demi tampilan yang memuaskan penggunanya. Di sini, tampilan yang memuaskan diartikan sebagai tampilan dengan resolusi tinggi di framerate tinggi yang benar-benar lancar, tidak terputus-putus. Produk graphics card dari AMD disebut telah siap menangani kebutuhan itu.

Setelah penjelasan dari Oculus, giliran perwakilan dari developer EVE: Valkyrie, CCP Games, yang menjelaskan terkait game yang dibuatnya, yang memang dioptimalkan untuk Oculus VR dan akan menjadi “launch title” Oculus Rift di PC. Game ini benar-benar dioptimalkan secara keseluruhan untuk VR, semua aspek dalam game telah disesuaikan sehingga benar-benar menampilkan simulasi yang nyata dan memberikan pengalaman nyata bagi penggunanya. Untuk mendukung optimasi itu, Valkyrie akan mendukung Multi-GPU dari AMD untuk mendapatkan kemampuan proses tinggi yang membuat game dapat ditampilkan dengan baik.

Setelah penjelasan dari Oculus dan CCP Games, giliran perwakilan dari General Electric (GE) yang menjelaskan pemanfaatan VR dalam bidang medis. Banyak sekali hal yang bisa dilakukan dengan bantuan VR dan GE telah mencoba bergerak ke arah itu. Mereka mencoba menghasilkan simulator pemetaan neuron dalam otak yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

High Performance Gaming: Fiji with HBM dan Project Quantum

AMD E3 - Project Quantum
Project Quantum – bagian bawah adalah sebuah PC, sementara bagian atas adalah sistem pendinginnya.

Selepas pembahasan terkait produk dan tren di atas, Huddy melanjutkan acara dengan teaser terkait “high performance gaming” sembari mengundang Chris Hook. Mereka berdua langsung memperkenalkan Project Quantum, perangkat PC berukuran kecil yang disebut berkemampuan “yang terbaik di planet ini”. PC tersebut telah dioptimalkan untuk 4K gaming dan VR experience. Hal itu dimungkinkan karena di dalam PC mungil itu terdapat 2 graphics card Fiji with HBM. Sayangnya, tidak dijelaskan lebih lanjut detail dari spesifikasi PC mungil itu, selain bahwa PC tersebut akan didinginkan oleh watercooling.

AMD E3 - R9 Nano

AMD E3 - R9 Fury X

Terkait Fiji with HBM (High Bandwidth Memory) sendiri, Hubby kini mengundang Lisa Su, untuk memperkenalkan keluarga graphics card yang menggunakan arsitektur itu, yaitu trio Radeon R9 Fury X, Radeon R9 Fury, dan Radeon R9 Nano. Tiga graphics card tersebut telah dioptimalkan untuk gaming di resolusi 4K dan 5K, serta memiliki performance/watt yang jauh lebih baik dari graphics card terbaik AMD yang ada saat ini. Pembahasan lebih detail dari tiga graphics card itu akan kami tampilkan dalam artikel terpisah.

Demo Star Wars Battlefront

Sebagai penutup acara, Hubby mengundang perwakilan dari EA untuk membicarakan Star Wars Battlefront, salah satu game yang tengah dikembangkan yang akan memanfaatkan teknologi dari AMD. Sebuah demo singkat terkait game tersebut juga ditampilkan. Sayangnya, demo tersebut benar-benar singkat dan hanya memberikan sedikit gambaran kecil terkait game tersebut.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES