in: Tips | July 19, 2015 | by: Yufianto Gunawan

Mengenal Konektor Display di VGA Card

Bila dibandingkan dengan memilih VGA card itu sendiri, memilih konektor apa yang akan digunakan untuk menghubungkan monitor ke VGA card tentunya bisa dibilang hal yang sepele. Umumnya, Anda tidak perlu pusing memilih apa konektor yang akan digunakan. Sesuaikan saja dengan yang ada di monitor! Ya, itulah cara termudah! Namun, tahukah Anda bila sebenarnya pemilihan konektor juga berpengaruh terhadap seberapa banyak fitur dari VGA card yang bisa Anda gunakan?

konektor-vga-card

Anda tentu tidak mau kan bila Anda ternyata tidak bisa mengakses resolusi dan refresh rate tinggi yang didukung monitor Anda hanya karena salah menggunakan konektor. Juga, Anda tentu tidak mau tidak bisa merasakan fitur canggih, misalnya NVIDIA DSR dan AMD VSR, hanya karena konektor yang salah. OIeh karena itu, mari mencoba berkenalan dengan konektor display di VGA card, yaitu VGA, DVI, HDMI, dan DP!

VGA Connector

VGA Port
Konektor VGA (warna biru)

Konektor VGA merupakan konektor berumur paling tua yang masih bisa dijumpai di VGA card modern. Konektor ini hadir dalam bentuk D-Sub 15 pin dengan kepala berwarna biru dan menghantarkan sinyal analog. Bisa dikatakan, konektor yang satu ini merupakan yang paling banyak dijumpai di monitor-monitor berharga murah yang ada saat ini.

VGA Connector
Sumber gambar: Wikipedia

Di VGA card modern, terutama untuk kelas menengah ke atas, konektor yang satu ini sudah cukup jarang ditemui. Hal itu tidak terlepas dari kemampuan konektor VGA yang sudah dianggap kurang memadai untuk perangkat display yang ada saat ini. Namun, untuk VGA card kelas entry-level, konektor ini masih bisa dijumpai dengan mudah.

Resolusi maksimal yang didukung oleh konektor ini bila dipasangkan dengan kabel berkualitas baik adalah 2048 x 1536 di 85 Hz. Untuk resolusi yang umum digunakan saat ini, 1360 x 768, 1600 x 900, hingga 1920 x 1080, konektor yang satu ini memang masih bisa mendukungnya. Namun, karena menggunakan sinyal analog, penggunaan konektor yang satu ini umumnya membawa tampilan yang tidak setajam konektor dengan sinyal digital saat digunakan di monitor LCD.

Sinyal analog juga membuat Anda akan kehilangan beberapa fitur yang bisa jadi sudah didukung oleh VGA card Anda ketika menggunakan konektor ini, khususnya fitur yang mengharuskan penggunaan sinyal digital, seperti tampilan 3D, G-Sync/Free Sync, serta AMD VSR/NVIDIA DSR. Resolusi di atas 1920 x 1080, seperti 2560 x 1440 hingga 3840 x 2160 tentunya juga tidak lagi didukung oleh konektor ini. Oleh karena itu, di monitor penuh fitur beresolusi tinggi terbaru, konektor yang satu ini sudah ditinggalkan.

Lalu, apakah konektor yang satu ini sama sekali tidak memiliki kelebihan? Tentu saja ada! Konektor ini, bila dikombinasikan dengan kabel berkualitas baik, bisa menghantarkan sinyal hingga jarak 40 meter tanpa perlu penguat sinyal. Hal itu akan sangat bermanfaat bila jarak antara PC dengan monitor, atau biasanya proyektor, cukup jauh. Hanya saja, seiring bertambahnya jarak, resolusi maksimal yang didukungnya akan semakin rendah.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES