in: Tips | July 14, 2015 | by: Reza Afrian Ramadhan

Mitos Dalam Memilih VGA Gaming!

Seperti yang kita tahu, graphics card merupakan salah satu elemen penting dalam peracikan dan perakitan sebuah komputer untuk kebutuhan gaming. Bagaimana tidak? Komponen yang satu ini 80% akan menentukan apakah suatu game dapat dijalankan di sistem Anda atau tidak. Semakin tinggi “kelas” graphics card tersebut, maka akan dengan mudah memainkan game-game keluaran baru dengan kualitas tinggi, yang umumnya disebut game “AAA”.

Source: Google.com
Source: Google.com

Memilih graphics card sendiri bisa dikatakan gampang-gampang susah. Gampang bagi yang paham akan seluk-beluk VGA dan susah bagi yang kurang paham. Hal tersebut membuat banyak sekali orang diluar sana yang membuat “pedoman” tentang graphics card. Sayangnya kebanyakan dari pedoman tersebut adalah mitos belaka. Apa saja “pedoman” yang tergolong mitos tersebut? Lalu, bagaimana sebaiknya memilih graphics card yang Anda butuhkan? Langsung saja yuk kita bahas lebih dalam!

Pilih Bit yang Besar!

giphy-2
Seriously?

Ini merupakan hal yang paling banyak kita dengar sebelum membeli VGA, “pilih yang bit-nya besar, pasti kencang!” Apakah pendapat ini benar? Tentu saja tidak!

Bit yang besar belum tentu lebih kencang, mau bukti? Kita sempat membuat artikel GDDR5 vs DDR3 dimana GDDR5 hanya menggunakan bus width 64-bit sedangkan DDR3 memiliki 128-bit. Performanya? GDDR5 64-bit jauh lebih kencang berkat teknologi yang digunakannya yang memang lebih canggih. Contoh lain? R9 290X vs GTX 980, sudah tidak diragukan lagi GTX 980 akan lebih kencang dari R9 290X, padahal memiliki bit yang lebih kecil. Hal tersebut dikarenakan karena chip GPU GTX 980 lebih baru dan telah menggunakan arsitektur baru yang lebih efisien, sedangkan R9 290X sudah memiliki umur lebih dari 3 tahun.

Apa kesimpulannya? “Bit yang besar lebih baik” hanyalah mitos belaka dalam menentukan performa dari graphics card. Semua spesifikasi akan berpengaruh, tidak hanya dari “bit” saja. Jadi Bit yang besar saja tidak dapat menentukan performa VGA secara keseluruhan. Kami juga memiliki beberapa review yang berhubungan dengan topik kali ini :

The 4096 Bit Fury X!

128-bit GTX 960 Vs  graphics card dengan bit besar?

 

Pilih Kapasitas Memory yang Besar! 1GB GDDR5 atau 2GB GDDR 3?

giphy-3
WROOOONG!

“Bang beli VGA 2 GB”, kata tersebut sering terdengar ketika berada di toko komputer. Padahal kemampuan graphics card tidak dapat diukur dari kapasitas memori graphics card tersebut seperti pembelian RAM. Kapasitas memori pada graphics card tersebut hanya berguna untuk buffering saat GPU melakukan rendering gambar, semakin tinggi resolusi tampilan, atau semakin banyak tekstur dalam game, maka kapasitas memori yang diperlukan semakin banyak.

Walaupun begitu, memori ini tidak membawa peran penting pada performa graphics card. Justru jenis memori lah yang lebih berpengaruh, seperti GDDR5 akan memberikan peningkatan performa yang sangat jauh daripada DDR 3. Hal tersebut juga dijelaskan “kenapa” di artikel kami yang ada sebelumnya. Kami juga memiliki beberapa artikel dimana besarnya RAM tidak memiliki pengaruh yang signifikan, dan artikel yang menjelaskan sejauh apa performa DDR 3 dengan GDDR5 :

GTX 980 Ti 6GB, memiliki performa mirip dengan TITAN X 12 GB?

13 VGA Gaming murah, GDDR 5 terbaik?

Brand A untuk Gaming, yang lain tidak!

maxresdefault

Ini sudah pasti mitos! Tiap produsen GPU memiliki produk andalan yang siap untuk Anda ajak bermain game. Keluarga graphics card baru, seperti NVIDIA GeForce GTX 900 Series dan AMD Radeon Rx 300 Series pastinya siap menemani Anda bermain game keluaran baru yang ada. Tidak ada istilah “A lebih cocok untuk gaming dibandingkan B”!

 

Makin Besar Makin Baik

TestPerbandingGTX970_Aufmarker1

Lagi-lagi Mitos! Pendinginan yang tepat, tidak selalu harus membuat VGA card menjadi berukuran besar. Terkadang, produsen bahkan memanfaatkan anggapan ini sebagai senjata mereka. Maka dibuat lah VGA card berukuran “monster” yang membuat calon pembeli merasa yakin akan performanya. Padahal, VGA yang terlalu besar akan susah masuk ke dalam casing ekonomis. Pengaturan kabel menjadi lebih rumit. Aliran udara pun akan terhambat. Penggunaan pada casing Mini-ITX akan menjadi mustahil dengan VGA berukuran raksasa. Sementara itu, VGA yang lebih kecil bisa jadi dijual dengan harga jauh lebih murah dan performanya tidak terpaut jauh dari yang “bongsor”.

 

Lalu bagaimana cara memilih VGA card dengan baik dan benar? Lanjutkan ke halaman berikutnya.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES