in: News | July 7, 2015 | by: Dian Syarifuddin

Tingkat Kesadaran Korban Ransomware Masih Rendah

Trend Micro selaku pemimpin di bidang software dan solusi keamanan, pada hari ini (7/07), secara resmi mengumumkan trend ancaman cyber attack terbaru bernama Ransomware.

Ransomware bukanlah sebuah hal yang baru sebagai permasalahan ancaman. Akan tetapi, fakta mengenai cara Ransomware menyusup ke sistem pengguna dengan cara membonceng malware lainnya terbilang cukup unik dan mampu membajak file-file milik pengguna kemudian mengkompresinya menjadi file zip.

Andreas Ananto Kagawa, Country Manager, Trend Micro Indonesia
Andreas Ananto Kagawa, Country Manager, Trend Micro Indonesia

Awal kemunculan Ransomware pertama kali beredar di Rusia pada 2005-2006 lalu, telah menjadi perhatian banyak kalangan TI. Bahkan pada 2011-2014 lalu, Trend Micro berhasil mencatat munculnya varian Ransomware terbaru bernama CrytoLocker. Pada 2014 lalu tercatat serangan CryptoLocker mengalami peningkatan hingga 30 persen.

Menurut Andreas Kagawa selaku Country Manager Trend Micro Indonesia menyatakan bahwa, saat ini banyak beredar varian malware baru yang jauh lebih canggih dibandingkan ancaman sebelumnya. “Hampir beberapa ancaman baru sangat jarang sekali disadari kehadirannya oleh para korban. Bahkan, beberapa pelaku Small Medium Business paling tinggi menjadi target sasaran para pelaku kejahatan di dunia maya”, Ungkap Andreas.

Menghadapi permasalahan Ransomware yang kembali eksis, Trend Micro memiliki dua solusi cerdas diantaranya Deep Discovery dan OfficeScan. Kedua solusi dari Trend Micro tersebut mampu melakukan pendeteksian, kecerdasan, perlindungan dan pengaturan paling mutakhir yang dapat dikustomisasi untuk masing-masing sistem TI di perusahaan.

Untuk menghindari serangan Ransomware, Trend Micro pun memberikan tips mudah seperti backup file penting hingga 2-3 file di lokasi penyimpanan yang berbeda, bookmark situs-situs favorit yang paling sering dikunjungi, verifikasi sumber email yang datang, serta selalu perbarui software keamanan Anda.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES