in: Processors | August 5, 2015 | by: Gatot Tri Yuwono

Teknologi Intel Skylake

Masih segar dalam ingatan dimana motherboard Intel dengan chipset 100-Series sukses menjadi bintang pertunjukan selama perhelatan Computex 2015 pada bulan Juni lalu. Tidak tanggung-tanggung, setidaknya kami menemukan puluhan model motherboard berbasiskan chipset 100-Series dimana hal tersebut tampaknya menandakan kesiapan produsen dalam menyambut platform Intel Skylake. Menariknya, pada saat platform kelas mainstream generasi terbaru dari Intel tersebut resmi diluncurkan, kami pastikan kalangan pengguna PC akan menemukan jauh lebih banyak pilihan model motherboard mulai dari kelas dengan harga ekonomis hingga kelas premium dengan fitur sangat lengkap.

Intel Skylake Launch

Dua bulan akhirnya berlalu sejak ajang Computex 2015 berakhir dan inilah saat yang kita nantikan. Rabu, 5 Agustus 2015, platform Intel Skylake dengan prosesor Core i 6th-Gen dan motherboard berbasiskan chipset 100-Series resmi diluncurkan. Menariknya, pada platform kelas msinstream generasi terbaru ini, Intel melakukan sejumlah perombakan besar pada teknologi mereka dimana perubahan sesignifikan itu sulit kita temukan pada platform beberapa generasi belakangan ini. Apa saja implementasi teknologi generasi terbaru pada platform Intel Skylake dapat Anda temukan pada ulasan kami di bawah ini.

Prosesor

Pada skema TICK TOCK milik Intel, prosesor Core i 6th-Gen merupakan fase TOCK. Pada fase tersebut Intel mengaplikasikan arsitektur generasi terbaru dengan codename Skylake. Arsitektur tersebut dipadukan dengan proses fabrikasi 14 nm generasi dua yang telah disempurnakan. Hasilnya, prosesor Intel Core i 6th-Gen siap menghadirkan rasio performa komputasi dan efisiensi penggunaan daya lebih baik dibandingkan generasi terdahulu.

Intel Core i 6th Generation K Series

Peluncuran resmi platform Intel Skylake ditandai hadirnya dua model terbaru prosesor K Series yaitu Core i7 6700K dan Core i5 6600K. Dua prosesor tersebut menjadi produk pertama yang akan dilempar ke pasaran dan diperkirakan akan diikuti model lainnya paling cepat pada kuartal tiga 2015. Ini berarti jika sesuai rencana, pada akhir bulan September mendatang kita akan menjumpai lebih banyak model prosesor Intel Skylake.

Intel Skylake Processor Models

Seperti generasi sebelumnya, prosesor Intel K Series memiliki keunggulan dimana nilai multiplier prosesor dapat dengan mudah dinaikkan dan diturunkan. Alhasil performa prosesor dapat dengan mudah diubah cukup dengan menaikkan dan menurunkan nilai multiplier prosesor. Tentu saja hal tersebut akan sangat disukai oleh kalangan enthusiast seperti gamer dan juga overclocker.

Di luar nilai clock speed, perbedaan Core i7 6700K dan Core i5 6600K terlihat pada jumlah thread alias hadir tidaknya teknologi Hyper-Threading dan jumlah L3 cache. Core i7 6700K dengan teknologi Hyper-Threading mampu melakukan delapan proses komputasi dalam sekali jalan sementara Core i5 6600K hanya mampu melakukan empat proses komputasi. Core i7 6700K juga dilengkapi L3 cache dengan jumlah 2 MB lebih tinggi dibandingkan Core i5 6600K.

Menariknya, baik Core i7 6700K dan Core i5 6600K mendukung memori tipe DDR3L (1,35 Volt) dengan kecepatan 1600 MHz dan DDR4 (1,2 Volt) dengan kecepatan 2133 MHz. Tentu saja tipe memori yang dapat digunakan akan ditemtukan apakah motherboard tersebut menyediakan slot DDR3 atau DDR4 atau keduanya. Core i7 6700K dan Core i5 6600K memiliki nilai TDP (Thermal Design Power) sebesar 95 Watt (menurut CPU-Z) atau 91 Watt (menurut presentasi Intel) dan menggunakan soket prosesor tipe LGA1151. Dua model prosesor itu juga telah dilengkapi kontroler PCI Express 3.0 dengan 16 buah jalur.

Core i7 6700K akan dijual pada kisaran harga $350 (MSRP online) dan $243 (MSRP online) untuk Core i5 6600K. Ini berarti Core i7 6700K memiliki harga $27 lebih rendah dibandingkan Core i7 5775C atau setara dengan Core i7 4790K. Sedangkan Core i5 6600K memiliki harga $34 lebih rendah dibandingkan Core i5 5675C atau setara dengan harga Core i5 4690K.

Intel Skylake Processor i7 6700K

Core i7 6700K akan menjadi prosesor Intel Skylake paling kencang dan bertenaga pada saat platform tersebut resmi diluncurkan. Prosesor quad core octa thread tersebut memiliki base clock speed sebesar 4 GHz dan secara otomatis dapat naik lebih tinggi lagi hingga mencapai 4,2 GHz berkat teknologi Turbo Boost 2.0. Prosesor tersebut dilengkapi graphics card terintegrasi Intel HD Graphics 530 dengan nilai maksimal clock GPU sebesar 1150 MHz. Tentu saja Core i5 6600K juga dilengkapi graphics card terintegrasi dengan tipe serupa.

Intel Skylake Processor Performance

Core i7 6700K diklaim mampu menawarkan performa komputasi CPU x86-x64 hingga 10% lebih tinggi dibandingkan Core i7 4790K, hingga 20% untuk Core i7 4770K, dan hingga 30% untuk Core i7 3770K. Sementara itu performa Intel HD Graphics di dalamnya diklaim meningkat 20-40%. Tentu saja pembuktian klaim ini akan kami sajikan hasilnya di artikel berikutnya, khusus untuk hasil pengujian.

Ingin tahu performa dari Intel Skylake? Cek artikel berikut ini:

Overclocking

Intel Skylake Processor Overclocking

Salah satu perombakan teknologi pada platform Intel Skylake dapat ditemukan di sektor overclocking. Platform Intel Skylake kini tidak hanya mengijinkan perubahan pada nilai multiplier prosesor tetapi juga nilai BCLK (Base Clock) pada saat melakukan tuning kecepatan kerja prosesor. Pada platform generasi sebelumnya, perubahan nilai BCLK memang masih dimungkinkan. Akan tetapi perubahan beberapa MHz saja pada nilai BCLK akan mengakibatkan nilai clock komponen lain berubah sehingga akan mengganggu kestabilan keseluruhan sistem. Intel sendiri sempat memperkenalkan BCLK multiplier pada platform Haswell sehingga lebih memudahkan overclocker dalam melakukan tuning kecepatan kerja prosesor tetapi sayangnya hanya terbatas pada nilai tertentu saja. Di platform Intel Skylake, nilai BCLK dapat dengan mudah diubah tanpa takut mengganggu kestabilan keseluruhan sistem dengan perubahan setiap 1 MHz. Tidak sampai disitu saja, tuning kecepatan memori kini dibuat semakin presisi dengan kenaikan sebesar 100 MHz atau 133 MHz.

Intel Skylake Processor Overclocking Notebook

Produk notebook/laptop berbasiskan platform Intel Skylake tampaknya akan semakin menarik dengan siap hadirnya prosesor Core i 6th-Gen K Series di perangkat komputasi mobile tersebut.

Intel Skylake Processor Overclocking VS Haswell

Untuk melakukan overclocking, penggunaan motherboard dengan chipset Intel Z170 menjadi mutlak, bahkan untuk melakukan tuning kecepatan graphics card terintegrasi. Pada platform generasi sebelumnya, tuning kecepatan Intel HD Graphics dapat dilakukan pada semua tipe chipset dan tidak dibatasi hanya pada chipset Z-Series. Ini berarti pengguna prosesor Intel Skylake non-K dan motherboard non-Z170 tidak akan mendapatkan fitur tuning kecepatan prosesor, memori, bahkan juga graphics card terintegrasi. Ulasan lebih lengkap mengenai overclocking pada platform Intel Skylake akan dibahas lebih lengkap oleh rekan-rekan kami dari JagatOC.

Penasaran? Silahkan simak artikel berikut ini untuk overclocking di Skylake.

Intel Processor Graphics Gen9

Intel Skylake iGPU Feature

Tidak hanya performa komputasi CPU x86-x64, Intel juga melakukan peningkatan pada sisi performa komputasi grafis dengan digunakannya Processor Graphics Gen9. Tidak sampai disitu saja, untuk sejumlah model prosesor, Intel akan menanamkan komponen eDRAM dengan fungsi layaknya memori/RAM pada sebuah graphics card tetapi dalam kecepatan jauh lebih tinggi. Intel HD Graphics “Skylake” telah mendukung sejumlah standar teknologi 3D grafis terbaru seperti DirectX 12, OpenGL 4.3/4.4, OpenCL 2.0 dan tetap menghadirkan teknologi andalan mereka yaitu Quick Sync. Menariknya, Intel HD Graphics “Skylake” kini mendukung codec HEVC/H265 8-bit, VP8, dan juga VP9 baik untuk proses encode maupun decode. Dukungan codec HEVC/H265 tentu saja akan menarik mengingat bahkan graphics card add on generasi terbaru sekalipun belum semuanya mendukung codec tersebut.

Kemasan Produk

Intel Skylake Processor Packaging

Core i7 6700K dan Core i5 6600K akan datang dengan desain kemasan produk lebih segar dan tidak “sekaku” seperti kami temukan pada generasi sebelumnya. Melihat bentuk dan ukuran kemasan tersebut, tampaknya Intel tidak akan menyertakan sistem pendingin bawaan seperti biasanya. Tentu saja tersebut bukan menjadi masalah besar mengingat pengguna porosesor tipe tersebut biasanya akan langsung menggunakan sistem pendingin 3rd party preferensi mereka masing-masing dengan kemampuan pendinginan jauh lebih baik.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES