in: Desktop | October 7, 2015 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Mini PC Desktop: HP 260 G1 DM

Hasil Pengujian – System Benchmark

PCMark 7

HP 260 G1 DM PCMark 7 Round Up

HP 260 G1 DM PCMark 7

PCMark 7 Creativity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan viewing, editing, transcoding, dan storing file foto dan video.

PCMark 7 Entertainment berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan recording, viewing, streaming, dan transcoding acara televisi beserta film. Performa sistem dalam melakukan importing, organizing, dan browsing file musik beserta bermain game juga diuji disini.

PCMark 7 Productivity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan loading halaman werbsite dan menjalankan aplikasi office kelas rumahan.

PCMark 7 Computation berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komputasi CPU dan GPU.

PCMark7 Storage berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komponen storage pada sebuah sistem.

PCMark 8

HP 260 G1 DM PCMark 8 Home

PCMark 8 Home berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna pada umumnya pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing, dan Video Chat.

HP 260 G1 DM PCMark 8 Creative

PCMark 8 Creative berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna tingkat lanjut pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Video Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat. Pengujian ini memiliki beban lebih berat terhadap sistem dibandingkan PCMark 8 Home.

 

HP 260 G1 DM PCMark 8 Work

PCMark 8 Work berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing dan Writing.

HP 260 G1 DM PCMark 8 Storage

PCMark 8 Storage berisi sekumpulan beban pengujian untuk mengukur performa komponen storage seperti HDD, SSD, dan Hybrid Drive pada sebuah sistem. Pengujian ini akan menguji performa storage pada aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World of Warcraft, & Battlefield 3.

Cinebench

CINEBENCH R15 SS

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik. Grafik di bawah merupakan hasil pengujian pada komponen prosesor.

HP 260 G1 DM Cinebench R115 01

HP 260 G1 DM Cinebench R115 02

HP 260 G1 DM Cinebench R15 01

HP 260 G1 DM Cinebench R15 02

Handbrake

Handbrake

Handbrake merupakan salah satu aplikasi transcoding video gratis yang cukup popular. Aplikasi tersebut mampu memanfaatkan sejumlah thread prosesor dan sangat menyukai prosesor dengan clock speed tinggi. Oleh karena itu aplikasi tersebut sangat ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor. Hasil pengujian disajikan dalam average frame per second alias jumlah frame yang dapat dikonversi/diolah prosesor setiap detiknya.

HP 260 G1 DM Handbrake 01

HP 260 G1 DM Handbrake 02

Video Source: 3840 x 1714 pixels (H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)

Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.264; Handbrake Normal Preset)

3D Benchmark

3DMark 2013

HP 260 G1 DM 3DMark Ice Storm Extreme

HP 260 G1 DM 3DMark Cloud Gate

HP 260 G1 DM 3DMark Fire Strike

Setting: Default

GRID Autosport

Grid Autosport

HP 260 G1 DM GRID Autosport

Storage Benchmark

Crystal Disk Mark

HP 260 G1 DM Crystal Disk Mark

Temperature & Power

Suhu

HP 260 G1 DM Temperature 01

HP 260 G1 DM Temperature 02

Konsumsi Daya

HP 260 G1 DM Power

Note: Total system power consumption without display device (In Watts)

Video Playback

*) Klik gambar untuk memperbesar

Siapa menyangka jika HP 206 G1 DM dengan Core i3 4030U di dalamnya mampu menjalankan konten video 4K (3840 x 2160 piksel) dengan mulus tanpa gejala tersendat. Walaupun begitu, menjalankan konten video 4K akan membuat utilisasi CPU berada pada angka 100% jika menggunakan tenaga prosesor untuk melakukan proses decoding pada video. Menariknya dengan mengaktifkan fitur Intel Quick Sync, utilisasi CPU dapat dikurangi menjadi hanya sekitar 49% pada saat menjalankan konten video 4K. Dengan kemampuan seperti itu tentu tidak aneh jika mini PC desktop tersebut dapat diandalkan untuk menjalankan konten video Full HD (1920 x 1080 piksel) dengan utilisasi CPU sebesar 47% saat menggunakan tenaga prosesor untuk melakukan proses decoding pada video. Jika fitur Intel Quick Sync diaktifkan, utilisasi CPU dapat dikurangi menjadi hanya sekitar 20% saja. Salah satu aplikasi pemutar video dengan kemampuan memanfaatkan fitur Intel Quick Sync adalah Media Player Classic Homecinema dengan LAV Filters.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES