in: News | December 9, 2015 | by: Fernando B. Sitorus

Pria 68 Tahun Tuntut Apple Atas Kehilangan Data

Seorang pria 68 tahun bernama Deric White, asal Inggris menuntut perusahaan raksasa Apple atas kehilangan data yang dialaminya. Data yang tersimpan di perangkat iPhone miliknya itu sudah lama tersimpan selama bertahun-tahun. Derivc pun menyatakan bahwa konten data yang hilang dianggapnya sangat berharga dan tak mungkin tergantikan.

Eric 2

Cerita ini bermula ketika Deric membawa iPhone 5 miliknya ke salah satu Apple Store yang terletak di Regent Street, Desember tahun lalu. Hal tersebut ia lakukan karena kerap menerima pesan singkat di perangkat iPhone-nya yang menerangkan bahwa perangkatnya itu secepatnya harus diperiksa karena terdapat gangguan. Setelah sampai di Apple Store, Deric langsung dilayani dan perangkat miliknya langsung di cek kerusakannya

apple store

Proses service ternyata tidak memakan waktu lama seperti yang diperkirakan Deric. Tidak lama berselang, pegawai Apple Store mengembalikan iPhone 5 milik Deric dan memberitahukannya bahwa problem sudah dapat diatasi. Namun kemudian setelah proses pengembalian tersebut, sang pegawai Apple Store berkomentar, “Semoga Anda sudah melakukan Backup seperti yang selalu kami sarankan kepada pengguna produk kami, karena kami harus mereset ulang perangkat tersebut tadi”.

Ternyata Deric tidak melakukan backup. “Saya tidak mau menyimpan foto dan video saya dilangit (cloud) seperti yang dilakukan banyak orang …” dan akhirnya dia menyadari bahwa data-data miliknya sudah bersih terhapus, termasuk video berharga kenangan bulan madu bersama istrinya di Seychelles, Afrika Selatan.

Istri saya menangis mendengar hal tersebut, karena foto dan video tersebut tidak akan dapat tergantikan“, begitu ujar Deric. Setelah memohon pada pihak Apple Store untuk berusaha mengembalikan data yang hilang tersebut dan ternyata tidak dapat dilakukan, Deric merasa Apple tidak memberikan jawaban yang pasti kenapa mereka harus menghapus data-data miliknya tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu.

Akhirnya Deric mengajukan tuntutan pada pengadilan setempat. Melalui tuntutannya, Deric mengajukan ganti rugi sebesar US$ 7500 atas kehilangan data termasuk kontak yang tersimpan pada iPhone 5 miliknya itu. “Di perangkat tersebut tesimpan banyak kontak yang 15 tahun ini saya kumpulkan dan tersimpan di sana”.

Ternyata memang dewi fortuna berpihak pada pria paruh baya ini. Pengadilan menyetujui bahwa Deric berhak atas ganti rugi yang dilakukan oleh pihak Apple Store. “Penuntut berhak menerima ganti rugi atas property yang hilang dan disebabkan kesalahan pihak service centre… Memang harga dari data yang hilang yang diajukan terdakwa sulit diukur, bukan berarti pihak Apple hanya diam saja tanpa melakukan apapun  sebagai gantinya..“, Begitu Hakim berkomentar pada sidang.

Deric
Deric White akhirnya menerima ganti rugi sebesar US$ 1800 atas kerugian tersebut. Memang ganti ruginya lebih kecil dari tuntutannya. Tetapi dibalik semua kejadian itu, Deric cukup puas. “Uang ini tidak seberapa, tapi sebuah kepentingan moral sudah menang disini, Apple adalah sebuah perusahaan raksasa, dimana banyak orang enggan melakukan tuntutan atas kerugian yang terkadang terjadi, banyak orang juga berkata kepada saya bahwa saya tidak mungkin menang melawan raksasa Apple, tapi akhirnya saya ternyata dapat menang, Ini adalah kemenangan yang tidak dapat saya lupakan“, Begitu ujar Deric.

Uang dari tuntutan tersebut rencananya akan digunakan kembali oleh Deric beserta istrinya untuk kembali berbulan madu ke Seychelles Afrika Selatan. “Saya akan mengulang kenagan yang hilang di iPhone saya”, Ujarnya.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES