in: News | February 25, 2016 | by: Yufianto Gunawan

All-Star Battle di Final Sesi Asus OC iTechno Cup 2016

Final sesi Asus, yang sekaligus menjadi penutup dari rangkaian acara overclocking di iTechno Cup 2016 di Politeknik Negri Jakarta, baru saja berakhir. Babak final di hari kedua lomba ini seakan menjadi sebuah all-star battle untuk overclocker kelas mahasiswa. Bagaimana tidak, peserta dari babak final ini merupakan 6 tim dengan prestasi di berbagai lomba overclocking, baik kelas mahasiswa maupun nasional.

OC iTechno Cup 2016 - 74

Keenam tim tersebut adalah:

  • Opoyo dari UNS Solo (Juara 3 AOCT 2015 Jabodetabek)

    OC iTechno Cup 2016 - 71
    Opoyo (T. Hanif dan Irsyad)
  • TIVEST dari PNJ (Juara 3 XTU Challenge 2015, Juara 2 AOCT 2015 Yogyakarta, Juara 2 Biostar OC Challenge)

    OC iTechno Cup 2016 - 72
    TIVEST (Marcel dan Dani)
  • OC-BOT dari Bina Nusantara (Juara 3 AOCT 2014 The Final Battle, Juara 1 AMD OC Challenge – UMN, Juara 1 Biostar OC Challenge, Juara 1 XTU Challenge 2015)

    OC iTechno Cup 2016 - 69
    OC BOT (Lukas)
  • Classified Solo dari UNS Solo (Juara 2 AOCT 2015 Jabodetabek)

    OC iTechno Cup 2016 - 68
    Classified Solo (Faisal & Beny)
  • Semoga Menang dari Bina Nusantara (Juara 3 AOCT 2014 The Final Battle, Juara 1 AMD OC Challenge – UMN, Juara 3 Biostar OC Challenge, Juara 1 XTU Challenge 2015)

    OC iTechno Cup 2016 - 73
    Semoga Menang (Revin)
  • Kelas Bunga Matahari dari UGM Yogyakarta (Juara 4 AOCT 2014 Yogyakarta, Juara 2 XTU Challenge)

    OC iTechno Cup 2016 - 70
    Kelas Bunga Matahari (Wilson & Faris)

Keenam tim “all-star” tersebut harus mencari skor terbaik mereka di 3 benchmark yang menjadi tantangan di babak final ini, yaitu Geekbench 3 Multi Core, 3DMark Ice Storm Extreme, dan 3DMark Fire Strike Extreme. Benchmark-benchmark tersebut harus dijalankan di sistem dengan spesifikasi:

OC iTechno Cup 2016 - 75

  • APU AMD A8-7650K dengan IGP R7 Series
  • Motherboard Asus ROG Crossblade Ranger
  • RAM Avexir Core Series DDR3-1600C11 2x 4 GB
  • SSD Avexir V1 128 GB
  • PSU Cooler Master B2 500 Watt
  • Monitor Dell S2240L
  • Keyboard & Mouse Logitech G100S
  • Graphics Card Power Color R7 370 2 GB PCS+
  • AIO Watercooling ID-Cooling Frostflow 120

Kemampuan dari tim-tim peserta di final ini benar-benar terlihat. Hanya dalam waktu 15 menit, skor-skor tinggi di benchmark yang dipertandingkan bermunculan, dengan persentase peningkatan di atas 20%. Ini menunjukkan bahwa tim-tim tersebut memang layak berada di final sesi Asus dengan hadiah total lebih dari Rp 20 juta ini!

Saat waktu telah berlalu 30 menit, Classified Solo memuncaki klasemen sementara dengan catatan total persentase peningkatan mencapai 59%, unggul tipis atas OC BOT yang mencatatkan 54.7%. Kedua tim tersebut telah berhasil mencatatkan skor di dua dari tiga benchmark yang menjadi tantangan di babak final ini. Sementara tim-tim lain masih berusaha mengoptimalkan skor di benchmark yang telah mereka jalankan.

SS 45 Min

Memasuki paruh kedua babak final ini, Opoyo menjadi tim pertama yang mencatatkan skor di ketiga benchmark. Mereka berhasil mencatatkan total persentase peningkatan mencapai 99%, sehingga berhasil menempati posisi pertama di klasemen sementara. Tim Semoga Menang dan TIVEST menguntit tim tersebut dari posisi kedua dan ketiga.

SS 30 Min

Memasuki 30 menit terakhir, Opoyo masih berhasil mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen sementara. OC BOT berhasil menyodok ke posisi kedua setelah mencatatkan skor 3DMark Ice Storm Extreme di IGP. Classified Solo, tim satu kampus dari Opoyo, menguntit di posisi ketiga. Keempat tim di posisi teratas telah mencatatkan skor di semua benchmark.

SS 20 Min

Di sisa 20 menit, Opoyo dan OC BOT terlibat adu skor yang sangat sengit. OC BOT yang berhasil merebut puncak klasemen selama beberapa detik terpaksa merelakan posisi tersebut kembali ke Opoyo setelah tim asal Solo tersebut mencatatkan skor Geekbench 3 Multi Core yang meningkatkan kembali total persentase kenaikan mereka. Kedua tim memang mencatatkan total yang sama, tetapi skor 3DMark Fire Strike Extreme yang lebih tinggi membuat Opoyo menempati posisi puncak klasemen sementara. Ini membuat 20 menit terakhir dari final sesi Asus ini menjadi makin panas. Di sisa waktu ini, hanya Kelas Bunga Matahari saja yang belum berhasil mencatatkan skor di ketiga benchmark, setelah TIVEST berhasil melengkapi catatan ketiga skor mereka.

SS 10 Min

Masuk ke 10 menit terakhir, OC BOT kembali mendorong Opoyo ke posisi kedua setelah skor 3DMark Ice Storm Extreme mereka berhasil membawa mereka melewati catatan 100.1% dari Opoyo. OC BOT kini memimpin klasemen dengan catatan 101.2%. Kedua tim kini mencoba kembali meningkatkan skor mereka untuk memperebutkan pimpinan klasemen di sisa waktu yang makin menipis ini. Sementara di posisi ketiga, Semoga Menang kini menggusur Classified Solo untuk posisi terakhir untuk hadiah tersebut.

Di menit-menit terakhir, jagoan tuan rumah, TIVEST, menggebrak dengan skor 3DMark Fire Strike Extreme terbaru mereka yang membawa mereka langsung ke posisi 3, menggusur Semoga Menang. Sementara di 2 posisi tertinggi, OC BOT yang berusaha memperjauh selisih total mereka dengan Opoyo hanya berhasil melakukannya selama beberapa detik. Opoyo sukses menempel ketat OC BOT dengan selisih hanya 1% saja!

SS Final

Masuk ke beberapa detik terakhir, semua tim masih berusaha mencari skor yang lebih baik lagi, melalui satu “last run”. Hanya saja, hal ini tidak berlangsung mulus karena beberapa tim langsung mendapatkan hasil akhir crash, yang tampaknya disebabkan karena mereka terburu-buru mengatur konfigurasi sistem mereka. Hasilnya, tidak ada pergerakan skor di penghujung lomba ini, dan itu membuat OC BOT menjadi juara lomba ini, diikuti Opoyo dan TIVEST!

Ketiga tim tersebut berhak mendapatkan hadiah yang telah disediakan oleh panitia dan pihak sponsor.

OC iTechno Cup 2016 - 78
Juara 3: TIVEST, bersama perwakilan sponsor dan panitia
OC iTechno Cup 2016 - 76
Juara 2: Opoyo, bersama perwakilan sponsor dan panitia
OC iTechno Cup 2016 - 77
Juara 1: OC BOT, bersama perwakilan sponsor dan panitia
OC iTechno Cup 2016 - 79
Finalis bersama dengan Bapak Ridwan dari AMD dan Jesse dari tim juri.

Selamat untuk seluruh pemenang!

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES