in: News | May 30, 2016 | by: Fernando B. Sitorus

Charging Smartphone Lewat Port USB PC Berpotensi Tularkan Malware

Makin canggihnya smartphone beserta fitur-fitur yang menyertainya ternyata cukup berimbas kepada konsumsi baterai smartphone yang signifikan. Saat membutuhkan tenaga ekstra agar selalu terhubung, cara yang termudah melakukan charging ketika mobile adalah menghubungkan smartphone dengan laptop yang dibawa serta. Selain lebih praktis, charging dapat dilakukan ketika sedang bekerja menggunakan laptop tersebut. Akan tetapi, apakah Anda mengetahui bahwa hal tersebut ternyata tidak aman dilakukan?

charger 2

Perlu diketahui pada saat dihubungkan, kedua perangkat akan melakukan share, mulai nama dari perangkat, nomor serial, system file, OS dan sebagainya. Penelitian dari Kaspersky Lab baru-baru ini menunjukkan bahaya dari charging melalui port USB laptop atau PC. Hal Ini dikarenakan fitur Legacy System of commands atau lebih dikenal dengan AT Commands yang diciptakan sejak lama untuk menghubungkan modem dengan PC yang terhubung.

Fitur baru memang telah hadir yaitu opsi yang muncul setelah USB port terkoneksi, yakni opsi “Charge Only”, tetapi penelitian Kaspersky lab menyebutkan bahwa AT Commands secara tidak langsung dapat memudahkan para tangan jahil di dunia cyber masuk menjarah data Anda secara tersembunyi. Mulai dari data SIM card hingga akses ke berbagai aplikasi termasuk Online banking yang kerap digunakan pengguna smartphone saat ini. Kemungkinan penyusup meng-instal aplikasi di perangkat yang diserangnya juga sangat besar dapat dilakukan sehingga para tangan jahil tersebut bisa melakukan berbagai metode yang merugikan pengguna.

Public charger yang mulai banyak tersedia di tempat-tempat publik juga berpotensi besar dapat menularkan dampak ini. Kaspersky sendiri yang memang berpengalaman sudah jauh mempredeksi akan bahaya dari port USB yang terhubung ke smartphone. Hal ini dikemukakan dalam konfrensi Black Hat di Eropa pada 2014 lalu.

Alexey Komarov yang menjabat researcher dari Kaspersky menyebutkan “Sungguh mengejutkan setelah lebih dua tahun penelitian dan konsep pertahanan lewat USB port yang terhubung ternyata Smartphone masih sangat mudah terinfeksi lewat USB  port, Bahkan si peretas tidak perlu mempunyai skill tinggi melakukannya, semua mengenai tutorialnya dapat mudah di temukan di Internet“.

Charge

Pada waktu demo Black Hat, Institute Technology Of Georgia juga menyatakan bahwa mereka menemukan celah berbahaya dimana tangan jahil dapat mudah melakukan injeksi software dan berbagai kode ke dalam iPhone 5 yang ter-update dalam selang beberapa menit saja. Ketika terhubung ke port USB PC, Billy Lau yang bekerja sebagai scientist di Institute Technology Of Georgia juga berkomentar, “Saya tidak akan pernah menyambungkan smartphone saya PC atau ke public charger berupa Port USB. Kita tidak akan tahu apakah kita melakukan charging saja atau ada yang lain terjadi disaat yang sama”.

Beliau juga menjadi pembicara dalam demo Black Hat yang diselengggarakan musim panas lalu di Las Vegas. Kaspersky lab sendiri menganjurkan cara aman ketika memang dihadapkan harus men-charging ke port USB PC yaitu dengan menonaktifkan smartphone saat sedang terhubung. Tetapi bila memang tidak memungkinkan mematikan smartphone karena Anda harus tetap terhubung, sebaiknya kembali meninjau setting privasi pada aplikasi maupun smartphone Anda, dimana semua bisa di lihat pada artikel “Personal Data Leakage “yang diterbitkan oleh Kaspersky.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES