in: Highlights - News | May 16, 2016 | by: Luthfi Fuardi

Review VGA: ASUS Turbo GTX 970 OC

ASUS Turbo GTX 970 OC

ASUS_GTX970_TurboOC_Box4

 

Untuk sebuah graphic card berbasiskan GeForce GTX 970, ASUS Turbo GTX 970 OC memang menawarkan performa ekstra. Peningkatan memang tak banyak dari spesfikasi reference NVIDIA, namun Anda mendapatkan tenaga lebih berkat Max Boostnya yang mencapat angka 1341 MHz. Graphic card ini pun dapat melahap habis game-game yang kami uji di resolusi Full HD. Namun, serupa dengan GeForce GTX 970 versi reference NVIDIA, tenaga ekstra yang dimiliki graphic card ini gagal membantu graphic card ini mencatatkan hasil positif di resolusi 4K. Banyak game yang kami uji mencatatkan frame per detik di bawah 30 FPS. Menariknya, performa ekstra yang diberikan graphic card ini tak membuatnya lantas mengkonsumsi daya yang jauh lebih tinggi. Dengan sistem yang kami gunakan, kami mencatatkan konsumsi daya dengan graphic card ini hanya berkisar 270 watt saat kondisi Full-load.

ASUS_GTX970_TurboOC_Body3

 

Untuk desain, kami juga cukup tertarik dengan desain blower fan dan skema putih merahnya. Sayangnya, skema warnanya tersebut juga membuat bodi plastik graphic card ini terlalu kentara. Beralih ke sektor pendingin, sistem pendingin dengan Dual Intake Blower Fan ini sangat efektif menangani suhu dari GPU GM 204 yang tertanam pada graphic card ini. Dengan suhu Full-load di angka 63°C (fan speed: Auto @60%) Anda tak akan khawatir menggunakan graphic card ini berlama-lama untuk bermain game. Sayangnya, blower fan yang terkenal bising pada saat rpm tinggi akan sedikit mengganggu saat Anda bermain game tanpa headset. Suhu Idle-nya pun tergolong rendah, di angka 31°C. Sayangnya ASUS tak menyematkan fitur 0db pada graphic card ini sehingga Anda akan menemukan fan graphic card ini akan terus berputar.

Anda yang mennginginkan desain berbeda dari yang lain serta tambahan ekstra tenaga dari sebuah card berbasis GeForce GTX 970, rasanya graphic card ini salah satu yang paling cocok. Apalagi untuk Anda yang gemar dengan desain reference yang ditawarkan NVIDIA ataupun produsen graphic card lainnya.

Kelebihan:

  • Minimalis tapi menarik
  • Peningkatan performa di resolusi Full-HD yang memuaskan.
  • Hanya butuh sebuah Kontektor PCI-E 8-Pin
  • Komponen berkualitas tinggi
  • Suhu kerja dapat diandalkan
  • Konsumsi daya tak terpaut jauh dengan referensi NVIDIA
  • Garansi 3 Tahun dari ASUS Indonesia.

Kekurangan:

  • Saat Full-load cukup bising
  • Harga masih tergolong tinggi
  • Seharusnya bisa dibuat lebih kompak
  • Terlalu terlihat plastik

Keterangan Tambahan:

  • Produsen: ASUS
  • Info: www.asus.com
  • Harga: Rp 5.090.000 (Harga Online per tanggal 16 Mei 2016)
  • Distributor Indonesia: ASUS Indonesia
  • Telepon:-

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES