in: News | May 13, 2016 | by: Dian Syarifuddin

Western Digital Resmi Beli SanDisk Seharga Rp 253 Triliun

Western Digital
Setelah mengumumkan ketertarikannya dalam mengakuisisi SanDisk pada Oktober 2015 lalu, WD (Western Digital) selaku produsen hard disk ternama di dunia secara resmi sudah memiliki perusahaan penyedia media penyimpanan berbasis flash tersebut. WD resmi menggelontorkan dana yang cukup fantastis untuk membeli SanDisk dengan harga sekitar USD 19 miliar atau sekitar Rp 253 triliun lebih.
Sesuai dengan kesepakatan awal yang diajukan, WD akan memberikan USD 86,50 per saham kepada SanDisk, yang meliputi USD 85,10 per saham secara tunai dan 0,0176 saham dari pihak WD. Selain pembagian saham, WD juga dikabarkan telah menutup beberapa hutang SanDisk sesuai dengan perjanjian yang sudah ditetapkan. Dengan keberhasilan ini, WD dipastikan bakal turut meramaikan persaingan media penyimpanan berbasis flash, termasuk menyajikan produk SSD.
Steve Milligan, selaku Chief Executive Officer Western Digital mengatakan, “Keberhasilan dalam mengakuisisi SanDisk merupakan hal yang paling bersejarah bagi WD. Kami sangat senang dengan bergabungnya SanDisk ke dalam keluarga WD. Dan kami yakin, kombinasi transformasional antara WD dan SanDisk bakal menciptakan pemimpin di industri media penyimpanan dengan teknologi dan portofolio yang kami miliki”.
Begitu pula Sanjay Mehrotra, selaku co-Founder, President and CEO SanDisk, menyatakan rasa gembiranya dalam kerjasama antara kedua perusahaan yang sama-sama bergelut di dunia media penyimpanan ini. “Sebagai perusahaan gabungan, kami akan berada di posisi terbaik kami dalam menghadapi tuntutan media penyimpanan yang terus tumbuh setiap tahunnya”, Tutur Sanjay. Pria yang bakal masuk ke dalam jajaran dewan direktur WD tersebut berharap agar nantinya dapat berkontribusi untuk mewujudkan harapan dari kombinasi kedua perusahaan ini.
Selain WD, Micron yang merupakan produsen semikonduktor dan chip memory sempat mengajukan ketertarikannya untuk membeli SanDisk. Akan tetapi, Toshiba yang merupakan mitra yang cukup lama bekerjasama dengan SanDisk tampaknya lebih menyetujui tawaran yang diajukan oleh WD. Sebagai informasi tambahan, WD yang berdiri sejak 1970 hingga saat ini masih fokus dalam memproduksi media penyimpanan berbasis hard disk dengan beberapa model pilihan, baik internal maupun eksternal. Sedangkan SanDisk yang berdiri sejak 1988, masih fokus dalam menyediakan media penyimpanan berbasis flash, seperti kartu memori, USB flash drive dan SSD.
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES