in: News | July 8, 2016 | by: Dian Syarifuddin

10 Ribu Pengguna Facebook Terserang Malware Baru dalam Dua Hari

Tidak dipungkiri, Facebook merupakan salah satu sosial media dengan jumlah pengguna paling banyak di dunia yang mencapai hingga 1.59 miliar lebih. Dengan jumlah pengguna yang kian masif dan terus bertambah, besar kemungkinan pula para penjahat cyber menjadikan Facebook sebagai sasaran utama untuk memperoleh berbagai macam informasi penting dan berharga.

A-smartphone-user-shows-the-Facebook-application

Seperti yang baru saja ditemukan para peneliti dari Kaspersky Lab, malware baru telah ditemukan dan menyasar para pengguna Facebook. Tidak tanggung-tanggung, berdasarkan berita yang kami kutip dari ITPro Portal menyebutkan ada sekitar 10 ribu pengguna facebook telah terinfeksi malware baru tersebut dalam dua hari.

Menurut hasil temuan tim Kaspersky Lab, malware baru tersebut ditemukan pada 24 – 27 Juni lalu. Beberapa negara yang terserang malware tersebut di antaranya Polandia, Peru, Brasil, Kolombia, Meksiko, Ekuador, Yunani, Portugal, Tunisia, Venezuela, Jerman dan Isral. Akan tetapi, Brasil dilaporkan sebagai negara yang pengguna Facebook-nya paling tinggi terserang malware baru ini.

Para tim penyelidik dari Kaspersky Lab menyatakan bahwa malware baru ini memiliki cara unik dan memiliki dua tahap dalam menyadap pengguna Facebook. Pertama, korban yang mungkin tidak curiga menerima pesan di dalam kolom komentar yang disertai dengan link dari seorang teman di Facebook. Ketika si korban mengklik link tersebut, malware tersebut secara otomatis akan aktif dan men-download sekumpulan malware, termasuk add-on pada browser Chrome.

Setelah malware berhasil masuk, maka akun Facebook si korban pun berhasil diambil alih. Setelah itu, sang hacker yang berhasil mencuri akun Facebook si korban akan melakukan perubahan, seperti pengaturan privasi, ekstraksi data dan lain sebagainya, termasuk mem-blacklist situs antivirus.

Para peniliti dari Kaspersky Lab memberikan beberapa saran ke para pengguna Facebook untuk selalu berhati-hati dan selalu meng-update antivirus yang digunakan. Selain itu, jangan mudah terpancing untuk mengklik link apapun, meskipun link tersebut berasal dari teman dekat Anda.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES