in: News | August 18, 2016 | by: Dedy Irvan

Intel: 5G Akan Menjadi Kebutuhan Mendasar

Di hari kedua Intel Developer Forum, Murthy Renduchintala (President, Client and IOTBusinesses and Systems Architecture Group) mengungkapkan apa saja yang menjadi karakter evolusi teknologi yang dibutuhkan untuk mewujudkan dunia yang smart dan selalu terhubung. Singkat kata, ini adalah yang dibutuhkan untuk membuat dunia ini menjadi lebih efisien, tentunya dengan dukungan teknologi tercanggih.

IDF16 Murthy (1)

Evolusi teknologi selalu mengubah pola hidup dengan drastis

Apakah anak-anak jaman sekarang tahu yang namanya telepon umum? Harus antri untuk bisa menelepon teman, kerabat (atau pacar?). Dengan ponsel, semua menjadi lebih mudah dan efisien. Hilang sudah masa-masa di mana bertemu dengan teman di mall atau tempat lainnya bisa membutuhkan waktu cukup lama akibat tidak adanya ponsel untuk mengabari perpindahan lokasi, keterlambatan, atau hambatan lainnya. Sementara, kartu ucapan Ulang Tahun pun sudah bukan menjadi primadona lagi. Ucapan selamat ulang tahun sudah umum disampaikan melalui media social, atau pesan singkat. Lagi-lagi, menjadi lebih mudah, lebih pasti (Anda bahkan menerima peringatan jika teman berulang tahun, bukan?), dan akhirnya lebih efisien. Nah sekarang perubahan apa lagi yang bisa kita lihat ke depannya?

 

Terkoneksinya semua perangkat yang “smart” menjadi evolusi selanjutnya

Perangkat yang “smart” pun akan makin banyak. Mobil tidak membutuhkan supir lagi, navigasi mengandalkan sensor, konektivitas Internet, ratusan sensor penjaga keamanan. Dokter dapat memperoleh hasil penalaran yang dengan lebih cepat, lebih akurat, dan lebih lengkap dari hasil tes laboratorium. Selain itu banyak lagi hal yang bisa tercapai dengan kemajuan evolusi teknologi selanjutnya yang bisa membuat hidup kita jadi lebih efisien.

#1: Komputasi di mana-mana

Apa? Komputer ada di mana-mana? Wah sekarang saja PC sudah mulai tidak laku. Nah, di sini letak salahnya. Tahukah bahwa sebagian besar mobil sekarang sudah dikendalikan komputer? Setidaknya untuk pengapian dan pengaturan parameter mesin lainnya. Di masa depan (yang sangat dekat) akan kian banyak benda-benda yang memiliki kemampuan komputasi. Diprediksi akan ada 50 Milyar penda yang memiliki kemampuan komputasi dan terkoneksi ke Internet pada tahun 2020. Selain itu, akan ada lebih dari 200 Milyar sensor-sensor tambahan yang terkoneksi juga. Ini akan menghasilkan data berukuran amat-sangat besar.

#2: Kemampuan komputasi, analisa, dan penyimpanan data yang tersedia di dalam jaringan Internet

Data dari ratusan milyar input di poin pertama akan harus ditampung, dianalisa, dengan menggunakan kemampuan komputasi yang mudah dicapai. Kemampuannya harus sangat tinggi. Perangkat yang sudah memiliki kemampuan komputasi atau sensor, akan tetap membutuhkan masukan dari luar. Mobil dengan autonomous driving bisa mengirimkan data lokasinya ke server dan bisa diselamatkan dari kecelakaan tabrakan beruntun karena server sudah dengan cepat mengetahui terjadinya kecelakaan di depan dan mengirimkan perintah untuk melakukan pengereman.

#3: Konektivitas yang merata dan menjangkau jaringan hingga ke cloud

Tentu saja, konektivitas ini membutuhkan kecepatan tinggi dan latensi (jeda waktu) yang rendah. 5G adalah solusinya. Teknologi 5G menjamin bandwidth ekstra besar dan jeda waktu yang sangat singkat. Jeda waktu? Ya. Kecepatan 4G bisa kencang tapi transfer data bisa berjalan setelah jeda waktu tertentu. Tapi, 5G memiliki persyaratan latensi di mana data harus bisa langsung dikirimkan saat ada permintaan pengiriman data. Jadi, Anda bisa menggunakan 5G untuk pengendalian benda bergerak yang membutuhkan presisi sangat tinggi, seperti mobil dengan kemampuan autonomous driving.

IDF16 Murthy (2)

Kapan 5G Datang?

Yap, melihat kemungkinan-kemungkinan dan kemudahan yang akan hadir, tentunya kita bertanya-tanya, “Kapan 5G Datang?” Dalam perbincangan antara pihak Intel, AT&T, Docomo (Jepang), dan GE, para panelis meyakini bahwa tahun 2018 akan menjadi saat awal di mana standar 5G akan mulai dicanangkan. Para penyedia telekomunikasi akan segera melakukan uji coba dan kemungkinan besar pengaplikasian di dunia nyata akan terjadi di kisaran tahun 2020/2021. Ya, tinggal sekitar 5 tahun lagi kita akan sudah mulai melihat 5G digunakan. Bersamaan dengan itu, mobil tanpa pengemudi akan mulai diperkenalkan secara komersial dan beragam peluang serta kemungkinan baru akan bermunculan. Mungkin, belanjaan Anda akan dikirim ke rumah dengan drone? Dengan tingkat presisi tinggi, bisa jadi itu bisa terwujud.

 

Lalu, Apa Untungnya Buat Intel?

Ya, IDF 2016 kan diselenggarakan oleh Intel. Bagaimana cara Intel bisa mendukung dan berpartisipasi dalam menyongsong era masa depan ini? Dari sisi pabrikasi, Intel sudah mengumumkan kemampuannya membuat prosesor ARM. Bisa jadi, Intel akan kebanjiran pesanan untuk prosesor ARM yang berperforma tinggi untuk pengaplikasian di lapangan. Jangan lupa, Intel juga masih pembuat prosesor x86 yang paling banyak digunakan untuk server di seluruh dunia. Akan banyak server yang perlu di-upgrade atau bahkan perusahaan perlu menambah server yang jauh lebih canggih untuk bisa mengendalikan perangkat-perangkat komputasi yang bertebaran di sekeliling kita nantinya. Modem pun bisa menjadi salah satu celah bagi Intel untuk masuk ke dalam dunia 5G. Ingat, Intel sudah berhasil menjual modemnya untuk iPhone generasi berikutnya. Itu berarti, kualitas modem Intel pun sudah sangat tinggi. Masih banyak lagi hal yang bisa didukung Intel di era masa datang yang sudah cukup dekat itu.

Tags: