in: News | December 8, 2016 | by: Tim Jagat Review

Facebook, Twitter, Microsoft dan YouTube Akan Berbagi Info Terkait Konten Teror

Facebook, Twitter, Microsoft dan YouTube baru saja menjalin kesepakatan yang menarik. Mereka telah sepakat untuk saling berbagi informasi digital terkait konten berisi kekerasan atau teror yang ditemukan di platform mereka. Jika salah satu perusahaan tersebut menemui konten yang berisi kekerasan atau teror, mereka tidak hanya akan menghapusnya, tapi juga mencatat data hash dan digital fingerprint dari konten tersebut.

cyber-terrorist
Sumber gambar: hacked.com

Data hash dan digital fingerprint itu bisa digunakan perusahaan lain yang menjalin kesepakatan ini untuk mengidentifikasi konten serupa di platform masing-masing. Hal ini akan membantu mempercepat identifikasi konten yang berpotensi bermasalah. Bila setelah diperiksa konten memang melanggar aturan, mereka bisa menanganinya dengan cepat.

Empat perusahaan itu mengatakan bahwa tidak ada tempat bagi konten yang mempromosikan kekerasan dan teror di layanan mereka. Namun, mereka tetap akan melakukan pemeriksaan terhadap semua konten kekerasan dan teror yang ada untuk memastikan apakah konten melanggar aturan atau tidak terlebih dahulu. Kesepakatan ini dibuat untuk mencegah aksi terorisme yang belakangan ini makin sering terjadi.

Banyak pihak yang menyetujui bahwa perusahaan internet seperti Facebook, Twitter, Microsoft dan YouTube memang perlu menjadi pihak ketiga untuk memonitor konten di platform di Internet. Selama ini beberapa organisasi terorisme sering melakukan propaganda, komunikasi hingga merekrut anggota di media sosial. Keempat perusahaan ini akan mulai berbagi informasi tahun depan setelah aturan teknis selesai dirumuskan dan mereka terbuka kepada perusahaan lain yang tertarik untuk bergabung mencegah terorisme dengan kesepakatan ini.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES