in: Movies | February 8, 2017 | by: Irham

Review Film SPLIT: Satu Orang dengan 24 Kepribadian, Seperti Apa?

poster splitBanyak film yang mengangkat tema tentang kepribadian ganda. Dalam kurang lebih satu decade terakhir mungkin yang paling berkesan bagi saya adalah film Fight Club, yang diperankan oleh Edward Norton dan Brad Pitt, mengisahkan seorang penderita insomnia yang akhirnya memiliki kondisi dimana kepribadiannya terpecah menjadi dua. Tapi itu hanya kasus dimana seseorang memiliki dua kepribadian, lalu bagaimana jika dalam satu tubuh memiliki banyak kepribadian, bahkan hingga lebih dari dua puluh kepribadian? Itu yang ada di film terbaru karya M Night Shyamalan berjudul ‘Split.’

review film split indonesia 2

Film ini dibuka dengan penculikan tiga gadis remaja oleh seorang pria tak dikenal. Ketiga remaja ini disekap di ruang bawah tanah, tapi yang membingungkan pria yang menculiknya tadi sering berganti pakaian yang aneh. Setiap kali berganti pakaian, tingkah lakunya pun berubah, seolah ia bukan orang yang sama.

review film split Patricia

Rupanya pria tersebut memang menderita kelainan jiwa, yang memaksanya berubah-ubah lantaran di dalam dirinya ada 23 macam kepribadian. Entah apakah pria ini baik atau tidak, dan apa motivasinya untuk menculik gadis-gadis remaja, itu yang menjadi pertanyaan yang disuguhkan di film Split. Pria ini sudah mengaku kepada psikiater bahwa ia memiliki 23 kepribadian, namun muncul lagi satu kepribadian yang benar-benar buas. Apakah semua kepribadian tersebut benar-benar ada, atau hanya rekaan dari pria tersebut?

James McAvoy makin kemari  tampaknya punya skill peran yang kian terasah. Aktingnya kini tidak sekedar menjadi aktor pria keren seperti yang ditampilkan di franchise film X-Men ataupun Wanted, beberapa film yang ia perankan akhir-akhir ini terlihat semakin menantang. Seperti film bergenre thriller berjudul Trance di tahun 2013, atau juga saat ia jadi ilmuan gila di film Victor Frankenstein di tahun 2015. McAvoy benar-benar sudah berubah menjadi aktor pemain karakter yang patut diperhitungkan. Dan peran ia di film Split kali ini benar-benar sangat memukau.

review film split DennisWalau tidak ke-23 kepribadian dari Kevin yang ia mainkan secara jelas, tapi setidaknya ada 4 karakter yang paling menonjol yang ia perankan dan benar-benar mencapai totalitas. Peran sebagai Dennis dengan obsessive-compulsive disorder, Patricia adalah seorang wanita dengan tatapan dingin, Hedwig seorang anak berusia 9 tahun, hingga Barry yang agak kemayu dan gemar dengan desain fashion, diperankan sangat baik oleh McAvoy. Bahkan saking totalnya ia memainkan setiap karakter, penonton bisa merasakan bahwa setiap karakter kepribadian tersebut memang benar-benar berbeda antara satu dan yang lain. Terutama karakter untuk Hedwig, adalah seorang bocah berusia 9 tahun yang rada usil dan tinggi tapi punya rasa penasaran tinggi.

Lawan main McAvoy disini adalah aktris muda berusia remaja, Anya Taylor-Joy yang berperan sebagai Casey. Casey memiliki karakter yang anti-sosial dengan masa lalu yang kelam, namun cerdik dan pandai memanfaatkan  keadaan untuk bisa menyelamatkan diri.

review film split hedwig

Setting lokasi yang lebih banyak berkutat di ruang bawah tanah, mengingatkan kita akan film 10 Cloverfield. Tapi setidaknya sesekali ada scene diluar ruangan, dimana Kevin mengunjungi konsultan psikiaternya yaitu Dr Fletcher (Betty Buckley). Atau ketika Casey flashback ke masa kecilnya saat ia berburu rusa bersama ayahnya. Ini lumayan tidak membuat penonton jengah, apalagi buat penonton yang punya phobia ruang sempit dan gelap.

Yang unik di film ini juga tentunya karena sudut pandang cerita tidak hanya diambil dari pemeran protagonist, yang notabene disini adalah Casey. Karena pengembangan cerita justru lebih mengutamakan si Antagonis yaitu Kevin. Apa yang menyebabkan Kevin menjadi psikopat dengan bermacam kepribadian, dan apa motivasinya menculik Casey dan rekan-rekannya, membuat penonton penasaran sekaligus merasakan kengerian sepanjang film.

Secara keseluruhan, film ini memang benar-benar menegangkan dan bikin penasaran. Tak cuma itu acting dari para aktor dan aktrisnya juga berhasil membawa penonton merasakan ketegangan yang cukup mendebarkan. Dan ini juga menjadi sedikit menjadi ciri khas dari M Night Shyamalan, yaitu memasukan unsur ‘fiktif’ yang lebih kuat dibagian akhir, adegan ‘tak masuk akal’ yang entah ini membuat film semakin menarik atau sebaliknya, itu tergantung penilaian dari penonton. Apakah penonton lebih senang yang lebih realistis atau sedikit hiperbolik. Yang jelas hingga bagian akhir film, cerita yang dihadirkan tetap sulit untuk ditebak dan cukup diluar dugaan.

review film split

Minim fun, dominasi thriller,dan tambahan drama, menjadi paket menarik yang ditawarkan di film Split. Thriller yang dihadirkan pun tak sekedar psychological thriller, tapi benar-benar suspense thriller dengan adegan kejar mengejar yang cukup memacu adrenaline penonton.  Secara keseluruhan, film ini benar-benar menguras psikologis penonton dan pastinya bakal menyisakan kesan puas setelah pulang dari bioskop.

Tapi, lagi yang mungkin akan menjadi pertimbangan, yaitu akhir cerita film yang agak ‘gantung’. Walaupun ada pula sedikit mix di bagian akhir dengan karakter di film Shyamalan lain, karena ada kemunculan Mr Glass  dan David Dunn dari film Unbreakable. Film Split ini sendiri sepertinya sengaja digarap sebagai spin off dari film Unbreakable, yang nampaknya nanti akan digarap dalam sekuel  yang mempertemukan karakter Kevin dengan Mr. Glass dan David Dunn.

Split tayang di bioskop tanah air mulai tanggal 15 Februari 2016.

Tanggal Rilis: 15 Februari 2017

Rating: 17+

Durasi: 117 Menit

Sutradara: M Night Shyamalan

Pemain: James McAvoy, Anya Taylor Joy, Jesica Sula, Haley Lu Richardson, Betty Buckley.

Studio: Universal Pictures

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES