in: Audio | March 25, 2017 | by: Tim Hardware Jagat Review

Review Headphone Bowers & Wilkins P9 Signature

Nama Bowers & Wilkins di dunia perangkat audio sudah cukup identik dengan perangkat audio berkualitas tinggi, terutama untuk di kalangan audiophile. Perusahaan asal Inggris ini sebenarnya lebih banyak dikenal dulu melalui loudspeaker, tetapi juga sudah sejak lama juga memproduksi headphone yang mendapatkan pengakuan akan kualitasnya dari berbagai pihak. Salah satu headphone populer dari Bowers & Wilkins, P9 Signature, beberapa waktu lalu tiba di lab. pengujian kami.

Bowers & Wilkins menyebutkan bahwa headphone P9 Signature ini merupakan buah dari pengalaman mereka menggarap produk audio berkualitas tinggi selama 50 tahun. Headphone ini secara khusus didesain untuk pengguna yang menginginkan headphone yang nyaman untuk mobilitas tinggi, tetapi tetap menawarkan built quality prima dengan kualitas suara yang tinggi. Mereka juga memperhatikan desain headphone yang satu ini sehingga secara fisik desainnya menunjukkan sebuah produk kelas atas.

P9 Signature

Headphone P9 Signature ini hadir dengan desain yang terbilang sederhana, tetapi tetap menunjukkan kelasnya sebagai sebuah produk premium. P9 Signature ini hadir sebagai sebuah headphone wired dengan desain ear cup closed back. Bahan yang dipilih Bowers & Wilkins untuk menyusun headphone ini adalah kulit khusus yang mendukung kelasnya sebagai produk dari perusahaan ternama tersebut.

Ear cup dari P9 Signature hadir dengan desain sederhana, tetapi bahan yang digunakan menunjukkan kelasnya.
Ear cup dari P9 Signature hadir dengan desain sederhana, tetapi bahan yang digunakan menunjukkan kelasnya.

 

Terdapat unit kontrol volume di kabel headphone ini.
Terdapat unit kontrol volume di kabel headphone ini.

 

Headphone ini menggunakan konektor audio 3.5 mm.
Headphone ini menggunakan konektor audio 3.5 mm.

Busa yang digunakan untuk ear cup dari headphone ini terbilang empuk dan mendukung kenyamanan saat menggunakannya. Sementara untuk headband, Bowers & Wilkins mendesain headband tidak terlalu keras, sehingga tidak terlalu menekan kepala penggunanya, tetapi tetap terasa kokoh sekali. Bobot dari headphone ini hanya sekitar 400 gram, terbilang tidak terlalu berat untuk headphone sekelas ini.

Penggunaan

P9 Signature ini tergolong nyaman saat digunakan. Bobot keseluruhan dari headphone ini terbilang cukup ringan, serta saat digunakan headphone ini tidak terlalu menekan kepala, sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu yang lama. Pad yang empuk serta besar juga sangat membantu kenyamanan penggunaan dari headphone ini.

Impresi Suara

Kami menguji Bowers & Wilkins P9 Signature ini dengan memutar lagu dari player Onkyo DP-X1. Penggunaan dengan player yang berbeda bisa jadi akan membuat suara sedikit berbeda dengan impresi yang kami dapatkan saat pengujian. Impresi suara yang kami dapatkan akan kami bagi bagi beberapa bagian. Lagu yang kami gunakan dalam pengujian ini adalah:

  • Chon – Story
  • Celline Dion – Loved me back to life
  • Animal as Leader – Physical Education
  • Fourplay – Galaxia
  • Adelle – Skyfall
  • Daft Punk – Get Lucky

Low

P9 Signature memilik suarai low yang cukup dominan, kuantitas yang cukup besar, tetapi tetap terkontrol dan tidak mempengaruhi frekuensi lain. Untuk selera kami, porsi bass dari P9 Signature ini sedikit berlebih dan terlalu dominan, tapi bukan berarti frekuensi Low dari P9 ini tidak bagus. Bagi Anda penikmat lagu EDM atau lagu modern “Top 40”, mungkin Anda akan menyukai headphone yang satu ini. Saat kami memutar lagu Get Lucky dari Daft Punk, dentuman bass yang dihasilkan terasa asyik dan mampu “menggoyang” kepala kami.

Mid

Untuk suara frekuensi mid, headphone ini berhasil mereproduksi suara yang tergolong rapi dan memiliki tingkat kejernihan yang baik. Layering pada bagian mid juga tergolong baik. Detail pada bagian mid, seperti penyanyi yang mengambil nafas saat menyanyikan lagu juga dapat terdengar. Hanya saja, untuk vokal wanita, seperti Adelle atau Celline Dion, kami agak merasakan kurangnya “tenaga” pada bagian mid, khususnya vokal yang dikeluarkan oleh headphone ini.

High

Frekuensi High pada headphone ini adalah favorit kami. Walaupun merupakan headphone closed back, tetapi suara high yang dihasilkan sangat menggambarkan suara “airy” layaknya sebuah headphone open back. Petikan gitar saat mendengarkan lagu dari Chon sangat terdengar jelas dan ektensi dari treblenya sendiri tergolong baik.

Staging

Soundstage dari headphone ini bisa dikatakan tidak terlalu megah dan tergolong intim. Separasi dari headphone ini juga cukup baik, sehingga kita dapat mendengar suara tiap instrumen dengan jelas. Secara width, separasi yang dihasilkan tidak terlalu luas, tetapi depth yang dihasilkan cukup baik, sehingga menimbulkan efek” 3D” saat kita mendengarkan lagu dengan headphone ini.

Driveability & Portability

Headphone ini tergolong ringan untuk di-drive. Hanya dengan menggunakan smartphone biasa pun suara yang dihasilkan sudah cukup kencang. Anda yang tidak memiliki amplifier pun seharusnya tidak akan merasakan headphone ini menghasilkan suara yang terlalu pelan. Sementara untuk portabilitas, bobot yang ringan membuat headphone ini mudah untuk dibawa kemana-mana.

Kesimpulan

Headphone P9 Signature ini bisa dikatakan headphone dengan ukuran kecil yang mudah untuk dibawa kemana mana dengan suara yang tidak main main.  Suara gitar yang renyah serta bass yang menggelegar akan membawa Anda  terhanyut dalam music. Bagi Anda penggemar lagu kekinian ataupun genre EDM, akan cocok dengan headphone yang satu ini. Apalagi bagi Anda yang senang berpergian dan ingin menggunakan headpone dan tetap ingin mendapatkan suara yang terbaik, headphone ini sangat cocok menjadi pilihan Anda. Harga yang ditawarkan untuk headphone P9 Signature ini berada pada harga 900 USD.

Kelebihan

  • Bass yang rapi dan terkontrol
  • Treble renyah layaknya headphone open back
  • Desain menarik
  • Mudah untuk dibawa berpergian
  • 3D soundstage
  • Nyaman untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama
  • Terdapat mic dan pengaturan volume

Kekurangan

  • Harga yang mahal
  • Bass yang terlalu dominan dan bagi sebagian orang agak terlalu besar kuantitasnya
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES