in: News | June 24, 2017 | by: Yufianto Gunawan

Ransomware Sukses Tutup Pabrik Honda

Honda, perusahaan otomotif ternama dunia, disebut harus menutup salah satu pabrik mereka, setidaknya untuk sementara, karena serangan ransomware. Kejadian ini disebut terjadi di awal minggu lalu dan sempat membuat bagian IT perusahaan raksasa itu kelabakan. Ransomware yang menjangkiti pabrik Honda tersebut disebut adalah yang sempat membuat heboh dunia beberapa waktu lalu, WannaCry.

Honda Sayama

Sempat Menyebar ke Beberapa Pabrik

Awalnya, serangan WannaCry hanya menyerang pabrik Honda di Sayama, Saitama, Jepang. Namun, dalam waktu beberapa hari, ransomware tersebut juga menjangkiti beberapa pabrik Honda yang lain, seperti di Amerika Utara, China, Eropa, dan beberapa lokasi lain di Jepang. Untungnya, Honda hanya perlu menutup pabrik di Sayama, sumber ransomware tersebut, bukan seluruh pabrik yang terjangkiti WannaCry.

Sejauh ini, Honda belum melaporkan kerugian yang mereka derita akibat serangan ini. Namun, mengingat mereka perlu menutup salah satu pabrik mereka, Honda tentu mengalami kerugian akibat pabrik tersebut tidak bisa memproduksi kendaraan sesuai dengan yang diharapkan. Untungnya, setidaknya serangan ini dikabarkan sudah berhasil ditanggulangi.

Sudah “Siap” Hadapi Ransomware

Berdasarkan kabar yang beredar, Honda sendiri sebenarnya sudah menyiapkan diri untuk menghadapi serangan ransomware. Hanya saja, persiapan yang dilakukan tampaknya kurang maksimal, mengingat mereka sampai harus menutup pabrik gara-gara serangan malware. Belum ada keterangan lebih lanjut dari Honda terkait serangan ini, dan apakah mereka pada akhirnya “menyerah”, membayar tebusan ke penyerang, atau bisa mengatasinya melalui tim internal.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES