in: News | June 19, 2017 | by: Friska Suryawinata

Ransomware “WannaCry” Diluncurkan dari Korea Utara?

wannacry_05

Mungkin sebagian besar dari Anda masih ingat dengan ransomware “WannaCry” yang cukup membuat heboh di dunia, termasuk di Indonesia. Ransomware yang menjangkit komputer dengan memberikan ancaman pencurian data kecuali si pengguna mau membayar sejumlah uang melalui BitCoin yang tentunya tidak sedikit tersebut telah menyebar setidaknya di sekitar 300.000 buah komputer di Amerika, Eropa, Rusia dan Tiongkok. Tak hanya itu, WannaCry ini sendiri sudah melumpuhkan berbagai komputer di industri kesehatan seperti rumah sakit.

Ransomware yang dinilai merugikan tersebut pun membuat tanda tanya besar akan dari mana asal ransomware ini sebenarnya diluncurkan. Investigasi yang dilakukan oleh National Cyber Security Centre (NCSC), dilansir dari Zdnet, memamparkan bahwa ransomware ini berasal dari Korea Utara sebagai sumber peluncurannya.

Badan investigasi yang merupakan divisi khusus cybersecurity dari British Intelligence tersebut juga memberikan detil bahwa peluncuran ransomware yang berasal dari Korea Utara tersebut merupakan ulah dari Lazarus Group, sebuah group hacker.

Lebih lanjut lagi, Lazarus Group ini juga memiliki hubungan dengan sejumlah serangan siber dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kasus pencurian cyber bank sebanyak USD 80 juta di Bangladesh, serta peretasan yang dilakukan di Sony Pictures tahun 2014 lalu.

Tidak diketahui lebih lanjut apa hubungan Lazarus Group dengan Korea Utara tersebut ketika meluncurkan ransomware WannaCry ini. Ada yang menyebutkan bahwa mereka sesungguhnya tak menyangka bahwa penyebaran virus ini telah melebar terlalu cepat dan menimbulkan kehebohan yang bisa dilihat dalam beberapa bulan terakhir kemarin. Tapi hingga saat ini, belum ada konfirmasi langsung dari pihak Korea Utara yang meletakan posisi mereka dari serangan siber tersebut.

Tags: