in: Notebook / Laptop | June 23, 2017 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Notebook Gaming: Gigabyte Aero 15

Ulasan laptop gaming kali ini akan membahas produk andalan terbaru dari Gigabyte yaitu Aero 15. Dari segi spesifikasi, Gigabyte Aero 15 memang tidak banyak berbeda dengan laptop gaming lainnya di pasaran. Ia ditenagai prosesor Core i 7th Generation dari Intel yang baru dirilis awal tahun 2017 dan dipadukan dengan graphics card GeForce GTX 10 Series (Notebook) dari NVIDIA. Laptop ini juga telah mendukung standar memori/RAM DDR4 dan storage SSD PCIe untuk suplai data super cepat.

Gigabyte Aero 15 Orange Black Green

Komitmen Gigabyte untuk menciptakan laptop gaming tanpa kehilangan keunggulan yang dimiliki laptop dalam hal dimensi dan bobot menjadi keunikan yang ditawarkan pada Aero 15. Laptop gaming kencang yang identik dengan dimensi bodi besar dan bobot berat tidak akan ditemukan pada Gigabyte Aero 15. Laptop gaming ini telah didesain khusus sehingga memiliki ukuran bodi lebih kecil dibandingkan laptop lain dengan ukuran layar sama. Bahkan ketipisan bodi Gigabyte Aero 15 mungkin akan membuat Anda ragu jika ia adalah sebuah laptop gaming. Bobot Gigabyte Aero 15 pun tergolong ringan untuk laptop gaming di kelasnya sehingga enteng saat dibawa. Keunggulan di sektor performa, dimensi, dan bobot tampaknya menujukkan jika Gigabyte Aero 15 tidak hanya dirancang untuk menunjang aktivitas kalangan gamer tetapi juga mereka yang membutukan PC kencang yang dapat dibawa dengan mudah kemana saja dan kapan saja untuk menunjang produktivitas harian.

Di artikel ini mari kita lihat lebih jauh lagi kehebatan-kehebatan yang coba ditawarkan Gigabyte Aero 15 untuk memanjakan pemilik laptop gaming ini.

Spesifikasi

Gigabyte Aero 15
Processor Intel Core i7 7700HQ (Base 2,8 GHz/Turbo Boost 3,8 GHz)
Motherboard Intel HM175 Chipset-based
Memory 16 GB (1x 16 GB) DDR4 @2400 MHz (Single Channel)
Graphics IGP: Intel HD Graphics 630
Discrete: GeForce GTX 1060 6 GB GDDR5
Display 15,6 inch @1920 x 1080 pixels @60 Hz
Storage 512 GB SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 x4
Wireless 802.11a/b/g/n/ac & Bluetooth V4.2 (by Intel Dual Band Wireless-AC 8265)
USB 2.0/1.1 0
USB 3.0/2.0 (Type-A Connector)
USB 3.1/Thunderbolt 3.0 1 (Type-C Connector)
eSATA/USB 3.0 Combo 0
Display Port 1 (Mini Connector)
HDMI 1
DVI 0
D-Sub 0
Ethernet/RJ45 1 (by RealTek RTL8168/8111)
Audio In/Out Microphone Jack & Headphone Jack
Optical Drive DVD Writer
Battery 94,24 Wh
Operating System Windows 10
Dimensions (mm) 356,4 x 250 x 19,9 (Width x Depth x Height)
Weight (gram) 2117 (Notebook) 
468 (Charger)
Gigabyte Aero 15 CPUZ 01
Gigabyte Aero 15 mengandalkan prosesor Core i7 7700HQ yang telah mengadopsi arsitektur CPU paling canggih milik Intel saat ini, Kaby Lake. Core i7 7700HQ merupakan prosesor quad core dengan teknologi Hyper-Threading sehingga mampu mengerjakan delapan proses komputasi sekaligus dalam sekali jalan. Core i7 7700HQ sendiri memiliki nilai base clock speed sebesar 2,8 GHz dengan nilai Turbo Boost 2.0 clock speed sebesar 3,8 GHz saat satu core bekerja, 3,6 GHz saat dua core bekerja, dan 3,4 GHz saat empat core bekerja.
Gigabyte Aero 15 CPUZ 02
Gigabyte memadukan prosesor Core i7 7700HQ dengan motherboard soket FCBGA1440 berbasiskan chipset terbaru untuk Core i 7th Generation, Intel HM175.
Gigabyte Aero 15 CPUZ 03
Gigabyte Aero 15 dilengkapi memori/RAM tipe DDR4 (1,2 Volt) dengan kapasitas 16 GB sehingga laptop gaming ini siap menangani aplikasi modern paling rakus memori sekalipun. Kecepatan memori/RAM yang digunakan adalah 2400 MHz dimana ini adalah kecepatan standar di platform Core i 7th Generation. Cukup disayangkan laptop gaming ini masih menggunakan konfigurasi single channel memory dimana hal ini dapat mempengaruhi performa di skenario tertentu seperti saat menggunakan IGP Intel. Walaupun begitu, di satu sisi hal ini justru akan memudahkan pemilik Gigabyte Aero 15 saat ingin melakukan upgrade karena ia menyediakan dua slot memori/RAM dengan dukungan hingga 32 GB.
Gigabyte Aero 15 merupakan laptop gaming yang mengandalkan graphics card GeForce GTX 1060 6 GB GDDR5 di dalamnya. Menariknya saat ini NVIDIA tidak lagi membedakan hardware graphics card untuk PC desktop dan laptop pada lini GeForce GTX 10 Series. Oleh karena itu tidak aneh jika GTX 1060 6 GB di PC desktop dan laptop akan memiliki karakter performa mirip satu sama lain.
Gigabyte Aero 15 tetap menghadirkan teknologi NVIDIA Optimus sehingga IGP dan graphics card discrete dapat aktif secara bergantian. IGP aktif dalam kondisi idle atau berada dilingkungan desktop Windows sementara graphics card discrete aktif saat game 3D mulai dijalankan. Kemampuan seperti ini memiliki tujuan untuk menghemat penggunaan tenaga listrik terlebih saat menggunakan baterai. Gigabyte Aero 15 dilengkapi IGP Intel HD Graphics 630 yang ditanam di dalam prosesor Core i7 7700HQ.
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8
Tags: