in: Direct Release | October 26, 2017 | by: Jagat Review

Direct Release: BlackBerry Meluncurkan Layanan Cybersecurity Baru Untuk Melindungi Orang, Privasi dan Aset

BLACKBERRY SECURITY SUMMIT, LONDON – 24 Oktober 2017 – BlackBerry Limited (NYSE: BB; TSX: BB) hari ini memperkenalkan layanan konsultasi cybersecurity baru yang bertujuan untuk memungkinkan kepatuhan perusahaan atas GDPR dan mengurangi risiko keamanan pada mobil yang terkoneksi yang mengancam keselamatan pribadi dan publik.

BlackBerry-HQ-500x333.jpg

Peraturan Perlindungan Data Umum – (General Data Protection Regulation atau GDPR)

Mulai berlaku pada Mei 2018, dan berlaku untuk perusahaan yang mengendalikan atau memproses Informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi (PII) dari penduduk Uni Eropa, GDPR menuntut perubahan besar terhadap cara organisasi mengumpulkan, menggunakan, dan menyimpan PII tentang pelanggan dan karyawan. BlackBerry Cybersecurity Consulting akan memandu organisasi melalui proses memahami bagaimana mengelola data perusahaan, bagaimana GDPR berlaku untuk organisasi, dan bagaimana mencapai posisi siap sedia yang kompetitif.

“Setelah terlibat dengan Direktorat Kehakiman Uni Eropa sejak 2012, kami memahami persyaratan GDPR dan telah mengembangkan keahlian untuk membantu mengatasi berbagai implikasi GDPR bagi perusahaan, mulai dari penilaian situasional hingga penawaran DPO (Data Protection Officer) sebagai layanan, ” dikatakan Carl Wiese, Global Head of Sales, BlackBerry. “Selain layanan konsultasi, kami menyediakan banyak solusi perangkat lunak yang diperlukan, menjadikan BlackBerry sebagai one-stop shop untuk kepatuhan GDPR.”

Pasal 37 dari GDPR mewajibkan organisasi memiliki DPO khusus untuk mengawasi strategi perlindungan data perusahaan. IAPP memperkirakan lebih dari 27.000 DPO akan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Informasi tentang layanan konsultasi GDPR baru BlackBerry tersedia di blackberry.com/GDPR.

Jasa Konsultasi Cybersecurity Otomotif

Cybersecurity berada pada daftar atas kepentingan bagi pembuat mobil saat teknologi baru dan lebih banyak konektivitas diperkenalkan ke mobil modern. Menurut Automotive Cybersecurity dan Connected Car Report dari IHS Automotive, ada hampir 112 juta kendaraan yang sekarang terkoneksi di seluruh dunia dan pasar global untuk cybersecurity otomotif diperkirakan akan tumbuh menjadi $ 759 juta USD pada 2023. BlackBerry sekarang akan menawarkan layanan baru secara langsung dan melalui sebuah program kemitraan baru yang bertujuan untuk membantu menghilangkan kerentanan keamanan di dalam kendaraan yang terkoneksi dan otonom.

“Bila menyangkut mobil yang terhubung, tidak ada keselamatan tanpa keamanan,” lanjut Weise. “Praktik konsultasi cybersecurity BlackBerry dibangun berdasarkan pengalaman puluhan tahun dalam keamanan informasi, perlindungan data dan ketahanan cyber untuk mendukung klien kami dalam melindungi aset mereka yang paling berharga. Seiring berkembangnya peretasan dan munculnya ancaman baru, layanan konsultasi cybersecurity baru kami akan membantu memainkan peran penting dalam pengembangan kendaraan yang terhubung dengan aman dan otonom.”

Spring Cloud, penyedia platform AI pengemudi otonom di Korea Selatan, akan menjadi mitra pertama yang bekerja sama dengan BlackBerry untuk menyediakan layanan konsultasi cybersecurity baru ke berbagai penyedia teknologi otomotif.

BlackBerry telah menyediakan solusi cybersecurity kepada klien di pemerintahan dan perbankan sejak pertengahan tahun 90an. Dengan akuisisi QNX di tahun 2010, keahlian perusahaan berkembang menjadi sistem keselamatan kritis di bidang otomotif, kesehatan, energi dan manufaktur. Saat ini, BlackBerry Cybersecurity Consulting menyediakan pendekatan cybersecurity secara menyeluruh untuk membantu semua perusahaan mengelola struktur keamanan yang kompleks dan sistem yang        sangat penting di seluruh dunia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang BlackBerry Cybersecurity Consulting dan layanan perusahaan, kunjungi vwww.blackberry.com/cybersecurity.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES