in: Notebook / Laptop | October 23, 2017 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Notebook: Dell XPS 13 9365 2-in-1

Battery Life

DELL XPS 13 9365 2-in-1 Battery

 

Setting: Windows Power Option – Balanced | Windows Brightness – 1/10 | Speaker Volume – 20 % | Airplane Mode – On (Video Playback & Charging) | Web Browsing & Video Streaming – WiFi On/Bluetooth Off

Dell XPS 13 9365 2-in-1 sukses menorehkan daya tahan baterai lebih dari 7 jam di skenario pengujian dengan menjalankan video maupun menjelajah dunia maya secara terus menerus. Untuk aktivitas yang tidak dilakukan secara terus-menerus/dengan jeda, Dell XPS 13 9365 2-in-1 seharusnya dapat menorehkan waktu lebih lama lagi. Dengan daya tahan baterai seperti itu, pemilik Dell XPS 13 9365 2-in-1 dapat melakukan aktivitas harian mereka dengan tenang tanpa perlu repot mencari colokan listrik setiap menyalakan laptop. Perangkat charger pun tidak perlu selalu dibawa untuk aktivitas satu hari.

Video Playback

DELL XPS 13 9365 2-in-1 4K Playback

Kemampuan Media Engine di lini prosesor Intel Kaby Lake memang tidak dapat dipandang sebelah mata. Gambar di atas memperlihatkan utilisasi prosesor hanya berkisar +/- 13% dengan clock speed ratusan MHz saja saat menjalankan video 4K. Seperti kita ketahui semakin tinggi resolusi video akan membutuhkan hardware dengan kemampuan komputasi lebih tinggi. Konten video “kelas berat” – 4K (3840 x 2160 piksel) dengan tingkat frame rate 60 fps dan codec HEVC/H.265 seharusnya juga dapat dijalankan dengan lancar mengingat Core m3 7Y30 (varian dua tingkat di bawah Core i7 7Y75) dapat melakukannya dengan sempurna.

Kesimpulan

Build quality Dell XPS 13 9365 2-in-1 memang tidak perlu dipertanyakan lagi dengan implementasi bahan alumunium dan serat karbon yang terkenal kuat tetapi tetap ringan. Permukaan layar sentuh pun diperkuat lapisan Corning Gorilla Glass membuatnya tahan terhadap tekanan dan goresan akibat sentuhan jari. Penggunaan bahan kualitas tinggi tampaknya menjadi salah satu faktor yang membuat Dell XPS 13 9365 2-in-1 ditawarkan di kisaran harga 27,9 juta rupiah.

DELL XPS 13 9365 2-in-1 Official v4

 

Hadir menggunakan prosesor Core i7 7Y75 memang membuat kita tidak dapat mengharapkan performa super kencang dari Dell XPS 13 9365 2-in-1. Laptop 2-in-1 ini lebih cocok digunakan untuk aktivitas dengan kebutuhan komputasi ringan hingga menengah. Ia memang masih mampu menangani komputasi berat seperti render 3D tetapi kami lebih menyarankan untuk menggunakan sistem lebih kencang. Untunglah konfigurasi dual channel memory dan SSD NVMe PCIe 3.0 x4 membuat laptop 2-in-1 ini dapat memperlihatkan “bakat” terbaiknya.

Performa Core i7 7Y75 sebagai salah satu varian prosesor Intel Y-Series memang tidak mengecewakan. Hasil pengujian kami memperlihatkan ia mampu mengimbangi performa sejumlah varian prosesor Intel U-Series generasi sebelumnya di skenario tertentu. IGP Intel HD Graphics 615 sendiri masih tergolong mumpuni untuk menangani game dengan grafis ringan dan berkat Media Engine generasi terbaru, ia siap menangani konten video modern dengan resolusi masif dan tingkat frame rate tinggi. Daya tahan baterai pun memuaskan dengan torehan lebih dari 7 jam membuat aktivitas seharian bebas dari kebutuhan colokan listrik. Performa seperti itu pun disuguhkan hanya dengan mengandalkan sistem pendingin pasif yang menghasilkan tingkat kebisingan 0 dB. Penggunaan sistem pendingin pasif tidak hanya menguntungkan dari segi kebisingan tetapi membuat laptop 2-in-1 ini dapat digunakan di atas permukaan lunak (bantal, kasur, kain, dan lainnya) tanpa takut dengan masalah di sirkulasi udara.

DELL XPS 13 9365 2-in-1 Official v3

 

Sebagai laptop 2-in-1, Dell XPS 13 9365 2-in-1 memang datang dengan daya tarik dimana ia dapat diubah ke berbagai bentuk untuk produktivitas lebih baik di skenario tertentu. Kemampuan menjadi tablet juga membuat pemiliknya tidak perlu repot membawa perangkat serupa lainnya. Engsel dari bahan besi yang dibungkus alumunium pun membuat pemiliknya tidak perlu mengkhawatirkan durabilitas saat melakukan tranformasi bentuk secara berulang-ulang.

Dell XPS 13 9365 2-in-1 pun didukung layar InfinityEdge resolusi QHD+ dengan panel IPS yang siap menghadirkan kualitas tampilan tajam kaya warna. Fitur keamanan pun diperhatikan dengan baik dengan hadirnya fitur autentifikasi dengan identifikasi wajah dan juga sidik jari. Tersedia pula fitur untuk memeriksa kapasitas baterai yang tersisa tanpa perlu menghidupkan laptop. Walaupun begitu, jumlah dan tipe konektor tergolong minim dengan dua Type-C USB. Terlebih jika laptop 2-in-1 ini digunakan sambil mengisi daya yang membuat jumlah Type-C USB menjadi hanya satu. Dibutuhkan USB Hub untuk menggunakan sejumlah perangkat USB secara bersamaan dan juga konverter display untuk monitor non-Display Port jika membutuhkan layar kedua. Masalah lain yang kami temukan adalah tidak adanya celah kecil disisi depan yang membantu memudahkan membuka laptop mengingat Dell XPS 13 9365 2-in-1 menggunakan magnet yang cukup kuat untuk “mengunci” bagian layar dan keyboard.

Untuk spesifikasi seperti di artikel ini, Dell XPS 13 9365 2-in-1 ditawarkan dikisaran harga Rp. 27.999.000,- termasuk sistem operasi Windows 10. Jika performa super kencang yang dicari, Dell XPS 13 9365 2-in-1 tampaknya kurang cocok untuk Anda mengingat laptop 2-in-1 ini dapat ditukar dengan laptop gaming dengan performa berkali-kali lipat lebih kencang. Dell XPS 13 9365 2-in-1 akan lebih cocok untuk mereka yang membutuhkan laptop kecil dan ringan dengan performa mumpuni serta daya tahan tinggi di kekuatan bodi dan baterai.

Kelebihan

(+) Bodi dari bahan alumunium dan serat karbon

(+) Engsel dari bahan besi

(+) Kecil dan ringan

(+) Layar 13,3 inci di bodi 11,6 inci

(+) Performa kencang di kelas laptop hemat daya

(+) Daya tahan baterai lebih dari 7 jam

(+) Temperatur permukaan bodi rendah

(+) SSD NVMe PCIe 3.0 x4

(+) Dual Channel Memory

(+) Layar InfinityEgde resolusi QHD+ dengan lapisan Corning Gorilla Glass

(+) Dukungan Tunderbolt 3 (40 Gbps)

(+) Dukungan USB 3.1 Gen 2 (10 Gbps)

(+) Kebisingan 0 dB

(+) Aman digunakan di permukaan lunak

(+) Fitur keamanan dengan identifikasi wajah dan sidik jari

(+) Fitur pemeriksa kapasitas baterai tanpa perlu menghidupkan laptop

(+) Disertakan konverter USB Type-C to Type-A dan stylus

Kekurangan

(-) Jumlah dan tipe konektor minim

(-) Laptop cukup sulit dibuka dari keadaan tertutup

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES