in: Processors | November 20, 2017 | by: Yufianto Gunawan

Intel Core i5-8400 & AMD Ryzen 5 1600: Skalabilitas Graphics Card di Game

Beberapa waktu lalu, kami sempat melakukan uji performa untuk dua prosesor yang bisa dikatakan sangat menarik untuk kelas menengah saat ini, yaitu Intel Core i5-8400 dan AMD Ryzen 5 1600. Melihat performa yang ditawarkan oleh keduanya, serta konfigurasi enam core yang diusung, keduanya memang layak menyandang sebutan prosesor yang sangat menarik, terutama untuk yang mencari prosesor di harga sekitar Rp 3 juta. Berdasarkan pengujian yang kami lakukan sebelumnya, untuk berbagai benchmark prosesor dan aplikasi produktivitas, kedua prosesor ini bahkan bisa menawarkan performa yang biasanya hanya mungkin dinikmati dari prosesor dengan kelas harga di atas Rp 4 juta dari generasi sebelumnya.

Kini, sesuai janji kami di artikel sebelumnya, kami akan melakukan pengujian terkait gaming di sistem dengan basis kedua prosesor tersebut! Namun, pengujian yang kami lakukan kali ini cukup berbeda dari rata-rata pengujian yang kami lakukan sebelumnya. Kali ini, kami akan langsung menggunakan beberapa graphics card sekaligus, dari kelas menengah hingga kelas atas, untuk melihat seperti apa kemampuan yang diusung Core i5-8400 dan Ryzen 5 1600 untuk menangani graphics card di era saat ini. Oleh karena itu, kami memilih judul “uji skalabilitas” untuk artikel ini, karena artikel ini akan memberikan gambaran secara umum terkait skalabilitas penggunaan graphics card untuk kedua prosesor tersebut.

Pilihan Graphics Card: GeForce GTX 10 Series

Sebelum melanjutkan, kami akan terlebih dahulu menjelaskan terkait pilihan graphics card yang akan digunakan dalam artikel kali ini. Graphics card yang kami gunakan adalah jajaran produk yang hadir dengan GPU GeForce GTX 10 Series, dengan basis arsitektur Pascal. Mengapa? Karena secara kebetulan, kami melihat ada jajaran lengkap graphics card GeForce GTX 10 Series yang kebetulan ada di lab. pengujian kami, dari GTX 1050, GTX 1050 Ti, GTX 1060 6 GB, GTX 1070, GTX 1070 Ti, GTX 1080, hingga GTX 1080 Ti.

Sayang sekali, untuk graphics card dari AMD Radeon, saat ini di lab. kami hanya ada satu graphics card keluaran baru saja yang tengah menjalani pengujian. Hal itu membuat kami tidak bisa menggarap artikel uji skalabilitas dengan graphics card berbasis GPU Radeon Polaris maupun Vega. Namun, bila kesempatan itu datang di lain waktu, kami tentu saja akan dengan senang hati mengerjakannya.

Core i5-8400 dan Ryzen 5 1600

Kedua prosesor ini memang sudah beberapa kali muncul di artikel yang kami buat. Jadi, wajar bila sebagian dari Anda sudah tahu betul spesifikasi dari kedua prosesor ini. Namun, tidak ada salahnya sekali lagi kami menampilkan spesifikasi singkat dari kedua prosesor tersebut, sebagai pendukung dalam artikel ini. Berikut ini tabel spesifikasi untuk kedua prosesor tersebut:

SPESIFIKASI
CPU Name Core i5-8400 Ryzen 5 1600
Detail CPU
Litography 14 nm 14 nm
Microarchitecture Coffee Lake Zen
CPU Code Name Coffee Lake Summit Ridge
Socket LGA1151 (2nd Gen) AM4
# of Cores 6 6
# of Threads 6 12
Base CPU Clock 2800 MHz 3200 MHz
Turbo – 1 Core 4000 MHz 3600 MHz
TDP Rating 65 W 65 W
L1 Data Cache 32 KB/core 32 KB/core
L1 Inst. Cache 32 KB/core 64 KB/core
L2 Cache 256 KB/core 512 KB/core
L3 Cache (Total) 9 MB 16 MB
Memory
Memory Type DDR4 DDR4
Channel 2-Channel 2-Channel
Max. Mem. Speed DDR4-2666 DDR4-2666
I/O
PCIe Lane on CPU 16 (Gen 3.0) 24 (Gen 3.0)

Platform Pengujian

Berikut spesifikasi dari sistem kami gunakan untuk pengujian ini:

Sistem Intel

  • Prosesor: Core i5-8400
  • Motherboard: ASUS ROG Strix Z370-I Gaming
  • HSF: Intel Stock

Sistem AMD

  • Prosesor: Ryzen 5 1600
  • Motherboard: ASRock Fatal1ty X370 Gaming ITX/ac
  • HSF: AMD Wraith Max

Komponen Umum

  • RAM: Kingston DDR4-3466 2x 4 GB (@ DDR4-2400 15-15-15-36 1T)
  • Graphics Card: GeForce GTX 1080 FE
  • SSD: Samsung 950 Pro M.2 256 GB
  • PSU: Corsair CX500
  • OS: Windows 10 Enterprise Edition
  • Monitor: Dell S2340L

Metode Pengujian

Berikut daftar game yang kami gunakan:

  • Assassin’s Creed Origins
  • Battlefield 1 (DX11)
  • Civilization VI (DX12)
  • Dota 2
  • Grand Theft Auto V (DX11)
  • Middle Earth: Shadow of War
  • The Witcher 3 Wild Hunt

Game Assassin’s Creed Origins, Civilization VI, dan Middle Earth: Shadow of War hadir dengan sistem benchmark internal. Menariknya, benchmark internal dalam game-game tersebut sudah menawarkan data sesuai dengan apa yang kami butuhkan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menggunakan benchmark internal di game-game tersebut untuk pengujian kali ini.

Sementara untuk game-game lain, kami menggunakan tool FRAPS dan FRAFS Bench Viewer untuk mendapatkan data average framerate dan 1% minimum fps. Scene benchmark yang kami gunakan di game-game tersebut sama dengan yang biasa kami gunakan untuk pengujian kami yang lain. Selain itu, kami juga menyertakan data untuk hasil pengujian 3DMark Fire Strike dan 3DMark Time Spy untuk semua graphics card di sistem pengujian kali ini dalam artikel ini.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES