in: Notebook / Laptop | November 9, 2017 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Notebook Gaming: ASUS ROG STRIX GL702ZC

Kalangan pecinta produk AMD yang sedang mengincar laptop gaming kini dapat bersuka cita. Setelah lama didominasi oleh prosesor Intel dan graphics card NVIDIA, laptop gaming dengan komponen prosesor dan graphics card dari AMD akhirnya muncul ke pasaran. Memulai debut perdana di ajang Computex 2017 lalu, laptop gaming ASUS ROG STRIX GL702ZC akhirnya resmi menjejakkan kakinya di pasaran.

Meskipun menyandang status sebagai laptop gaming, komponen prosesor dan graphics card yang digunakan di ASUS ROG STRIX GL702ZC ternyata tidak ada bedanya seperti yang digunakan pada sebuah PC desktop. Untuk komponen prosesor, ASUS memilih lini produk Ryzen sementara komponen graphics card dipilih lini produk Radeon dengan GPU Polaris 20. Pilihan jenis komponen itu dirasa tepat mengingat APU 8th Gen Raven Ridge sekalipun akan sulit mengimbangi performa spesifikasi yang kami uji kali ini. Fitur gaming ala laptop gaming ROG STRIX pun tidak luput disertakan oleh ASUS pada produk yang satu ini yang membuatnya tampil makin sempurna untuk kalangan gamer. Mari kita melihat lebih lengkap kehebatan yang ditawarkan oleh laptop gaming kelas 20 jutaan tersebut di artikel berikut ini.

Spesifikasi

Operating System Microsoft Windows 10 Creator Update (64-bit)
Processor AMD Ryzen 7 1700 (Base 3 GHz/Turbo Core 3,7 GHz)
Motherboard AMD B350 Chipset-based
Memory 24 GB (16+8 GB) DDR4 @2400 MHz (Dual Channel)
Graphics AMD Radeon RX 580 4 GB GDDR5
Display 17,3 inch @1920 x 1080 pixels @60 Hz
Storage 256 GB SSD SATA III 6 Gbps
1 TB HDD 5400 RPM
Wireless 802.11a/b/g/n/ac & Bluetooth V4.1 (by Realtek 8822BE)
USB 2.0/1.1 0
USB 3.0/2.0 (Type-A Connector)
USB 3.1 1 (Type-C Connector)
USB 3.1/Thunderbolt 3 0
eSATA/USB 3.0 Combo 0
Display Port 1 (Mini Connector)
HDMI 1
DVI 0
D-Sub 0
Ethernet/RJ45 1 (by RealTek RTL8168/8111)
Audio In/Out Headphone Microphone Combo Jack
Optical Drive Not Available
Battery 74 Wh
Dimensions (mm) 415 x 280 x 34 (Width x Depth x Height)
Weight (grams) 3200 (Notebook) 1203 (Charger)
Pilihan komponen prosesor untuk ASUS ROG STRIX GL702ZC jatuh ke tipe Ryzen 7 1700 dengan rating TDP (Thermal Design Power) 65 Watt. Prosesor dengan basis arsitektur CPU Zen ini tidak dapat dianggap remeh mengingat ia adalah prosesor desktop dengan konfigurasi delapan core (Octa-core). Bahkan dengan implementasi teknologi SMT (Simultaneous Multithreading), Ryzen 7 1700 dapat menangani 16 proses komputasi sekaligus. Aplikasi modern dengan kebutuhan thread dalam jumlah masif akan menyukai tipe prosesor seperti ini. Ryzen 7 1700 memiliki nilai base clock speed sebesar 3 GHz dengan nilai Turbo Core clock speed sebesar 3,7 GHz.
ASUS memadukan prosesor Ryzen 7 1700 dengan motherboard soket AM4 dengan basis chipset B350.
Unit pengujian ASUS ROG STRIX GL702ZC kami dilengkapi memori/RAM tipe DDR4 (1,2 Volt) dengan kapasitas 24 GB yang membuatnya siap menangani aplikasi modern paling rakus memori sekalipun. Kecepatan memori/RAM yang digunakan adalah 2400 MHz.
Kapasitas memori/RAM milik ASUS ROG STRIX GL702ZC sebesar 24 GB memang tidak umum digunakan. Terlebih satu keping memori/RAM DDR4 umumnya memiliki ukuran 4 GB/8 GB/16 GB/32 GB. ASUS ROG STRIX GL702ZC menggunakan konfigurasi dua keping memori/RAM dengan kapasitas masing-masing 16 GB dan 8 GB. Untunglah konfigurasi dual channel memory tetap aktif sehingga performa maksimal sistem dapat dicapai.
Untuk komponen graphics card ASUS ROG STRIX GL702ZC, pilihan jatuh ke Radeon RX 580 dengan GPU Ellesmere “Polaris 20” berbasiskan arsitektur GCN 4th Gen. Seperti dijumpai pada varian desktop, GPU Radeon RX 580 di ASUS ROG STRIX GL702ZC dilengkapi 2304 Stream Processor, 144 Texture Units, dan 32 Texture Units. Tipe chip memori pun sama yaitu GDDR5 dengan memory bus 256-bit. Menariknya jika dibandingkan dengan versi desktop, Radeon RX 580 4 GB ini memiliki kecepatan kerja chip memori lebih tinggi yaitu 8000 MHz (vs 7000 MHz untuk desktop). Walaupun begitu, kecepatan kerja GPU Radeon RX 580 di laptop gaming ini dipatok di angka 1077 MHz atau lebih rendah dibandingkan versi desktop di 1257 MHz.
Sensor GPU-Z pun menunjukkan kecepatan kerja GPU tetap berada di angka 1077 MHz saat menjalankan game dimana hal ini menandakan tidak adanya Boost Clock seperti di versi desktop.
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES