in: News | November 3, 2017 | by: Agus Prasetyo

Standar PCIe 4.0 Resmi Diumumkan

Teknologi bergerak cepat terutama untuk CPU dan GPU, sehingga mau tak mau sistem bus pun mengikuti agar tidak menyebabkan bottle-neck. Salah satu yang cukup krusial adalah standar PCIe dimana VGA ditancapkan, yang saat ini menerapkan standar PCIe 3.0 kini naik ke standar PCIe 4.0. Apa keuntungan yang bisa didapat dari standar PCIe 4.0 ini?

Ketika bicara bus, hal ini menyangkut bandwidth dan kali ini standar PCIe 4.0 menawarkan bandwidth dua kali lipat lebih tinggi dari standar PCIe 3.0 yang saat ini digunakan. Special Interest Group untuk PCI (PCI-SIG) baru-baru ini telah mengumumkan standardisasi PCIe 4.0 Version 1, dengan spesifikasi bandwidth teoritis mencapai 16 GT/s sedangkan PCIe 3.0 teoritis sebesar 8 GT/s. PCI-SIG menargetkan penerapan standar PCIe 4.0 pada kuartal 2 2019.

Bagi perkembangan GPU, NVIDIA sudah menerapakan standar PCIe 3.0 sudah menemui batasan untuk pengembangan interkoneksi NVLink. Naiknya bandwidth pada PCIe 4.0 tidak hanya berdampak pada VGA, tapi juga berpengaruh pada sistem storage maupun networking. Salah satunya adalah SSD mulai beralih dari jalur SATA ke PCIe untuk jenis SSD M.2 NVMe. Begitu juga dengan Gigabit Ethernet sudah mulai memanfaatkan jalur PCIe.

Kelebihan bandwidth tidak serta merta menjadi bagus bila tidak didukung oleh reliabilitas atau ketepatan data yang tersalurkan. Fitur lain yang ada pada standar PCIe 4.0 adalah telah dilakukan pengambangan lebih lanjut untuk mengatasi latensi. Tepatnya adalah dengan banyaknya sistem yang menggunakan jalur tersebut, diadakan penanganan latensi terhadap masing-masing komunikasi. Fitur extended tag and credit, bertugas dalam pengaturan diatas. Memastikan virtualisasi I/O, pengaturan bandwidth dan memastikan latensi seketat mungkin. Sistem PCIe 4.0 diprediksi akan cukup bagus diaplikasikan pada sistem high-end yang mewajibkan kecapatan tinggi di semua sektor.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES