in: News | February 9, 2018 | by: Dian Syarifuddin

Dibanderol Rp 89 jutaan, Acer Resmi Hadirkan Predator Orion 9000 Di Indonesia

Setelah mengumumkan kehadiran laptop gaming Predator Triton 700 pada Januari 2018 kemarin, Acer Indonesia kembali meramaikan persaingan pasar PC gaming di Indonesia dengan meluncurkan produk Predator series terbaru yang diberi nama Predator Orion 9000 (PO9-900). Perangkat berupa PC desktop gaming ini disebut memiliki spesifikasi “monster” sehingga menawarkan performa yang sangat powerful.

Disebut sebagai perangkat PC desktop paling mutakhir di tahun ini, Dimas Setyo selaku Pre Sales Manager, Acer Indonesia, menyatakan bahwa Predator Orion 9000 akan mampu memenuhi kepuasan para penggunanya. “Pada umumnya mungkin para PC enthusiast hanya mengetahui bahwa prosesor memiliki 4 core saja. Namun penggunaan prosesor Intel Core i9 X-series di Predator Orion 9000 ini memiliki 10 core dan 20 threads, sehingga tidak hanya mampu menunjang segala game terkini namun juga mampu untuk melakukan beban kerja berat lainnya seperti editor multimedia atau 3D animator”, ungkap Dimas.

Acer Predator Orion 9000 memiliki spesifikasi sangat tinggi di antaranya motherboard dengan chipset X299 Express untuk penggunaan prosesor Intel Core i9-7900X yang dipadu dengan memory dual-channel 2x 16GB DDR4 2133MHz, dual graphics card NVIDIA GeForce GTX 1080Ti, SSD M.2 NVMe 512GB dan power supply dari FSP 1000 watt. Untuk menjaga suhu agar tetap stabil pada prosesornya ketika mengalami beban kerja tinggi, Acer menyertakan sistem pendingin berupa water cooling berbasis radiator 240mm dari Cooler Master.

Selain itu, casing nan futuristik yang dimiliki Acer Predator Orion 9000 ini juga memiliki sistem pendingin yang diberi nama IceTunnel 2.0. Sistem pendingin dari casing ini dilengkapi dengan 5 buah kipas yang terpasang di bagian depan, atas dan belakang dengan ukuran kipas 120mm.

Hal menarik lainnya dari Acer Predator Orion 9000 ini adalah terdapatnya tombol “Turbo” yang terpasang di bagian atas casing. Saat tombol tersebut diaktifkan, prosesor Intel Core i9 7900X langsung di overclock dari keadaan default 4GHz all-cores meningkat menjadi 4.5GHz dengan 10 core aktif.

Alva Jonathan, yang merupakan overclocker profesional turut hadir mendemonstrasikan kemampuan dari Acer Predator Orion 9000 ini. “Penggunaan prosesor Intel Core i9-7900X pada Acer Predator Orion 9000 sangat memudahkan pengguna untuk melakukan overclock pada prosesor tersebut. Terlebih lagi, penggunaan sistem pendingin berupa watercooling pada sistem PC ini tergolong sangat aman dan mampu meredam peningkatan suhu para prosesor saat mengalami beban kerja tinggi”, ujar Alva.

Tidak hanya itu, Alva memperlihatkan bagaimana Acer Predator Orion 9000 yang tidak hanya mampu menunjang kebutuhan para profesional gamer, namun juga untuk para konten creator dengan melakukan pengujian scenario rendering 3D Blender Benchmark 1.06. Prosesor Intel Core i9-7900X memang mampu melakukan proses rendering dalam waktu cepat selama 1 menit 8 detik.

Namun melalui dual graphics card GeForce GTX 1080Ti yang dijalankan secara bersamaan pada mode CUDA GPU Compute, dapat menyelesaikan proses rendering dalam waktu yang lebih singkat lagi, yaitu 29 detik.  Dengan kemampuan tersebut, para pelaku konten creator tentu akan sangat terbantukan dalam untuk mempercepat proses pekerjaan mereka.

Saat ini, Acer Predator Orion 9000 (PO9-900) sudah tersedia di pasar Indonesia dan dapat melakukan pembelian melalui Acer eStore atau eCommerce resmi dengan harga sekitar Rp. 89.999.000. Paket penjualan dari Acer Predator Orion 9000 sudah termasuk keyboard mechanical dan mouse Predator. Untuk pembelian dalam periode 5-28 Februari 2018, pembeli akan mendapatkan bonus berupa perangkat Acer Windows Mixed Reality (senilai Rp. 7.500.000).

Tags: